Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Permasalahkan Anggota Legislatif Ikut Pilkada, Pemohon Perbaiki Petitum
JAKARTA, Berita HUKUM - Sidang uji materiil Pasal 7 huruf s Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang

Pimpinan Pansus RUU Paten Ditetapkan
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi III John Kenedy Azis terpilih menjadi Ketua Panitia Khusus (P

Lima Langkah Memulai Program Antikorupsi
JAKARTA, Berita HUKUM - Suasana di Perpustakaan lantai dua, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK

Generasi Muda Diminta Pahami Pemikiran Bung Karno
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Ahmad Basarah mengatakan bahwa generasi muda bangsa harus memahami ku

Maia Estianty: Pembunuh Angeline Harus Dihukum Berat
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah melalui proses penyidikan yang panjang, ibu angkat Angeline kini dij

Brigjen TNI Markoni, SH Jabat Kababinkum TNI
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko bertindak selaku Inspektur Upacara pa

Mutasi Jabatan 32 Pati TNI
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI ya

Krisis Keuangan, Warga Yunani Gelar Aksi 'Mendukung' Pemerintah
ATHENA, Berita HUKUM - Ribuan pengunjuk rasa propemerintah menggelar aksi di luar gedung parlemen Yu

   

  Berita Terkini >>
   
Permasalahkan Anggota Legislatif Ikut Pilkada, Pemohon Perbaiki Petitum
Pimpinan Pansus RUU Paten Ditetapkan
Lima Langkah Memulai Program Antikorupsi
Generasi Muda Diminta Pahami Pemikiran Bung Karno
Maia Estianty: Pembunuh Angeline Harus Dihukum Berat
Brigjen TNI Markoni, SH Jabat Kababinkum TNI

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Generasi Muda Diminta Pahami Pemikiran Bung Karno
Pesawat Hercules TNI AU Jatuh di Pemukiman di Medan
TangSel Harus Lebih Cerdas Lagi, Ivan Ajie Balon Walkot Berjanji akan Sediakan Wifi Gratis
Kapolda Bali: Margriet Pelaku Utama Pembunuhan Engeline
Terkait Blok Mahakam, FPKE: 'Tolak Pembentukan BUMN Khusus Migas'
Johan Budi: Revisi UU KPK Kontradiktif

SPONSOR & PARTNERS



















Lingkungan    
 

Kerusakan Lingkungan di Indonesia Meningkat Drastis
Saturday 31 Dec 2011 03:40:35
 
Kerusakan lingkungan yang parah menjadi penyebab bencana banjir di berbagai daerah di Indonesia (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Pemerintah Indonesia dianggap tidak konsisten terhadap komitmen dalam menjaga lingkungan hidup. Pasalnya, kasus kerusakan serta pencemaran lingkungan meningkat tajam sepanjang 2011. Jika dibanding 2010, jumlah kasus kerusakan dan pencemaran lingkungan tahun ini meningkat hampir dua kali lipat.

Berdasarkan data Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), ada 141 kasus pencemaran lingkungan sepanjang 2011. Meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, dari sekitar 75 kasus. Hal itu diperkuat meningkatnya jumlah kejadian bencana banjir sepanjang 2011 yang naik 11 persen, ketimbang tahun sebelumnya. Pada 2010 ada 345 kasus banjir, sedangkan 2011 sebanyak 378 kasus.

“Pemerintah tak menjalankan amanat seperti yang ada dalam UU Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Mestinya pemerintah melakukan pembenahan, perbaikan dan pemulihan lingkungan Indonesia,” kata Direktur Eksekutif WalhiBerry Nahdian Furqon dalam jumpa pers di kantor Walhi, Jakarta, Jumat (30/12).

Dari sisi jumlah kabupaten/kota yang terkena banjir itu, lanjut dia, terlihat pula ancaman kerusakan lingkungan yang semakin merata di wilayah Indonesia. Sebanyak 170 kota terkena banjir, baik dalam kasus tertentu maupun secara berulang, seperti yang dialami Jakarta. "Ini berarti sepertiga daerah kabupaten/kota di Indonesia, termasuk wilayah ancaman banjir," jelas Berry.

Menurutnya, kinerja pemerintah benar-benar terlihat sangat lamban untuk menyelesaikan acuan perundang-undangan tersebut. Bahkan, tidak ada kebijakan pemerintah yang bisa diandalkan dalam menangani kasus-kasus lingkungan. Padahal, mengatasi masalah lingkungan, sangatlah penting dilakukan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden SBY.

“Jika pemerintah tidak mampu mengatasi masalah lingkungan, Walhi siap mengurus masalah lingkungan yang ada di Indonesia. Persoalan takkan selesai, bila tidak dilakukan langsung oleh presiden. Sebab, masalah lingkungan di Indonesia ini, sangat besar dan begitu rumit. Keterlibatan presiden secara langsung sangat diperlukan,” tandasnya Berry.(dbs/rob)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com