Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Gempa
Ketua DPR Minta Pemerintah Segera Selamatkan Korban Gempa Lombok
2018-07-31 06:55:19
 

Ilustrasi. Tampak kerusakan bangunan akibat Gempa Lombok.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat diguncang gemba bumi berkekuatan 6,4 SR pada Minggu (29/7/2018) lalu, yang mengakibatkan 15 orang meninggal, 197 luka-luka, dan lebih dari 1000 rumah mengalami kerusakan. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong pihak-pihak terkait untuk segera menyelamatkan korban dan memberikan bantuan kesehatan, pangan, pakaian, dan kebutuhan lainnya, serta memperhitungkan kerugian yang ditimbulkan akibat gempa.

"Pimpinan DPR RI mendorong Komisi V dan Komisi VIII untuk meminta Basarnas untuk bersinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera memberikan bantuan kepada korban," tegas Ketua DPR RI saat ditemui Perlementaria setelah menerima penyematan Brevet Hiu Kencana di Pangkalan Komando Lintas Laut Militer Tanjung Priok, Jakarta, Senin (30/7).

Bamsoet, sapaan akrabnya, juga mendorong Komisi VIII DPR RI meminta Kementerian Sosial (Kemensos) berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui taruna siaga bencana (tagana) untuk memobilisasi pemberian bantuan kemanusiaan agar kebutuhan yang dibutuhkan oleh masyarakat Lombok yang terdampak gempa dapat disalurkan tepat sasaran dan disesuaikan dengan kondisi yang ada.

"Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) melalui Ditjen Cipta Karya dan Balitbang PUPR untuk memobilisasi bantuan air bersih dan sanitasi bagi para pengungsi, serta melakukan pembangunan kembali kepada lebih dari 1000 rumah masyarakat, rumah ibadah, dan fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan akibat gempa," tambah politisi Partai Golkar itu.

Ia menambahkan, Komisi IX DPR RI juga harus meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mendirikan posko siaga kesehatan dalam menyediakan obat-obatan dan tenaga kesehatan guna mengantisipasi penyakit yang timbul dan dialami oleh para pengungsi gempa. BMKG pun terus melakukan pemantauan gempa, serta terus menginformasikan perkembangan gempa.

"Kami menyampaikan rasa prihatin dan dukacita yang mendalam, terutama bagi korban yang meninggal dan terluka, serta bagi keluarga korban untuk bersabar menerima musibah gempa ini. Masyarakat kami imbau untuk tetap waspada dan tidak mempercayai dengan mudah berita-berita hoaks yang mungkin beredar pascagempa, dan hanya mempercayai berita atau informasi dari sumber terpercaya," pesan Mantan Ketua Komisi III DPR RI itu.(sf/DPR/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Gempa
 
  Fahri Hamzah Sarankan Presiden Segera Bentuk Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi
  Agus Hermanto Dorong Status Gempa Lombok Ditetapkan Menjadi Bencana Nasional
  TNI dan Polri Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Lombok
  Seruan Nasional: Jum'at Untuk Lombok
  PMJ, Kodam Jaya dan Lanud Halim Kirim Bantuan Logistik Korban Gempa Lombok
 
ads

  Berita Utama
PB HMI akan Berperan Aktif Dukung Bawaslu dan Polri Sukseskan Pemilu Damai 2019

Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup 7 Ruas Tol Selama Asian Games 2018

Polisi Menangkap Otak Pelaku Pembunuhan Penembakan Herdi Sibolga di Jelambar

Sejumlah Kepala Daerah Raih K3 Award dari Kemnaker

 

  Berita Terkini
 
Menteri Asman Abnur Mundur, Gerindra Kritik Jokowi

Jusuf Kalla Yakin Uang Rp500 Miliar Sandiaga Uno Bukan Mahar Politik

Pimpinan Komisi VIII Minta Ma'ruf Amien Mundur dari Ketua MUI

Desa Sumber Harapan Membangun Jalan untuk Perluasan Pemukiman Desa

Cina Bantah Menahan Satu Juta Warga Minoritas Muslim Uighur

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2