Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Lapas
Komisi III Soroti Permasalahan di Lapas
2016-04-12 07:55:13
 

Ilustrasi. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi III DPR RI menilai permasalahan di tubuh Kemeterian Hukum dan HAM (kemkumham) dari tahun ke tahun sama yakni seputar over capacity di lapas (lembaga pemasyarakatan) yang akhirnya memicu kerusuhan serta beberapa permasalahan lainnya. Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Menteri Hukum dan HAM, Senin (11/4) di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan Jakarta.

"Penjelasan pak menteri muter-muter, over capacity di dalam Lapas dan sebagainya, yang ujung-ujungnya masalah kekurangan anggaran. Padahal disini masalah yang utama justru dari internal lembaga itu sendiri. Misalnya saja kerusuhan di Lapas, apakah itu karena kesalahan dari narapidana atau malah sipir.yang tidak beres," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa.

Ditambahkannya, sudah menjadi rahasia umum jika kerap ditemukan sipir yang suka memalak. Sehingga over capacity bagi sipir bisa menjadi sebuah keuntungan. Meskipun di sisi lain Menteri selalu mengatakan banyak lapas yang kelebihan jumlah penghuni.

Hal yang sama juga diungkapkan Anggota Komisi III lainnya, Adies Kadir misalnya yang menilai Menkumham perlu membuat kebijakan baru terkait rotasi sipir secara periodik. Karena tidak sedikit sipir yang bekerja di sebuah lapas selama bertahun-tahun.

"Ada sipir yang ditempatkan di sebuah lapas selama bertahun-tahun. Menurut saya akan lebih baik jika dirotasi, maksimal dua tahun, kemudian bisa dipindahkan ke lapas lainnya, hal ini selain untuk mengantisipasi kejenuhan juga bisa mencegak terjadinya hal-hal seperti yang diungkapkan anggota lainnya seperti pemalakan dan sebagainya. Bahkan saya juga berharap agar sipir juga diberikan pendidikan dan pelatihan. Karena menurut pengakuan beberapa sipir, mereka tidak pernah diberikan diklat," ungkap Adies.

Sementara itu dalam penjelasan yang diungkapkannya pada rapat tersebut Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyampaikan kapasitas rumah tahanan dan Lembaga pemasyarakat di Indonesia saat ini sudah kelebihan kapasitas.

"Persoalan over kapasitas bisa menimbulkan ledakan yang besar, tempatnya sesak dan sudah tidak manusiawi. Di Medan misalnya, 3500 narapidana menempati Lapas yang maximal capacitynya hanya seribu orang, dengan 17 orang per shift. Ini sangat tidak manusiawi," jelasnya.

Selain permasalahan lahan, anggaran yang dikeluarkan oleh Kemenkum HAM untuk mengurus napi juga besar. Dia memaparkan biaya untuk memberi makan napi per bulan saja mencapai Rp 1 triliun. Atas kondisi tersebut, Yasonna berharap adanya penambahan anggaran untuk mengatasi permasalahan tersebut.(ayu/dpr/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Lapas
 
  Dirjen Pemasyarakatan: Lapas Kita Belum Sanggup Penuhi Kebutuhan Biologis Narapidana
  50 Ribu Warga Binaan Rutan Seluruh Indonesia Gelar Khataman Alquran Bersama
  Semua Elemen Lapas Wajib Lakukan Pembenahan Reformasi Hukum
  Kristryo Nugroho Gantikan Nurwulan Hadi Menjadi Kepala Rutan Sempaja Samarinda
  Lapas Banceuy Rusuh dan Terbakar karena Ada Napi Tewas
 
ads

  Berita Utama
Partai Gerindra Tolak Hak Angket KPK

Polres Jakbar Menangkap 7 Orang Pengguna Ijazah Palsu Mendaftar Calon Bintara Polri 2017

Koarmabar TNI AL Gelar Latihan Siaga Tempur di Perairan Natuna

Deklarasi Arus Baru Ekonomi Indonesia pada KEU Jadi Momentum Penguatan Basis Perekonomian

 

  Berita Terkini
 
Pimpinan DPR RI Terima Surat Terkait Hak Angket

Partai Gerindra Tolak Hak Angket KPK

Pangkoopsau II Pimpin Sertijab 9 Pejabat di Jajaran Makoopsau II

DHO WNA Nigeria Pemilik Sabu 2 Kg dari China Tewas di Tembak Polisi

Dirjen Pemasyarakatan: Lapas Kita Belum Sanggup Penuhi Kebutuhan Biologis Narapidana

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2