Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pangan
Kondusifitas Jelang Pemilu 2019 Berpengaruh Pada Swasembada Pangan
2018-11-23 16:08:17
 

Ketua DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Tengah, Kholiq Arief saat memberikan pendapatnya.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Stabilitas ketersedian pasokan pangan khususnya beras dapat dikategorikan dalam kondisi yang baik, salah satunya dipengaruhi juga oleh situasi keamanan negara yang kondusif, terlebih dalam tahun politik jelang Pemilihan Umum 2019.

Demikian disampaikan Ketua DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Tengah, Kholiq Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/11).

"Hampir semua kegiatan petani itu sangat bergantung pada situasi dan kondisi yang ada di Indonesia, contoh suatu daerah tidak aman situasi untuk mengirim bahan pangan juga tidak bagus," ujar Kholiq.

Kholiq menyebutkan, situasi keamanan negara jika tidak kondusif dapat berpengaruh pada aktifitas sehari-hari dari para petani dan juga pihak-pihak terkait lainnya.

"Harga-harga pupuk juga mungkin tidak stabil, namun sebaliknya siapa pun yang berkompetensi dalam Pileg (Pemilu Legislatif) maupun Pilpres (Pemilu Presiden) bisa menjaga kondusifitas dengan bagus, maka petani bisa berproduksi. Swasembada beras di Jawa Tengah pun bisa dijaga," kata dia.

Oleh karena itu, Kholiq menyarankan baik pemilih maupun orang yang dipilih bertindak cerdas. Argumentasi atau isu-isu yang disampaikan ke masyarakat oleh calon wakil rakyat maupun kepala negara, hendaknya yang berdasarkan data, sehingga tak menimbulkan kegaduhan.

"Dengan begitu, selain bisa berproduksi pangan dengan baik, para petani mampu mendistribusikannya bagus. Ya secara langsung kita bisa menjamin stabilitas pangan nasional," kata dia.(bh/mos)



 

 
   Berita Terkait > Pangan
 
  Pemerintah Didesak Standardisasi Harga Pangan
  Wujudkan Swasembada Pangan, Prabowo-Sandi Siapkan Program Redistribusi Tanah untuk Petani
  Terdakwa Jual Makanan Luar Negeri Tanpa Izin Dihukum Percobaan, Jaksa Pikir-Pikir
  Gerindra Ungkap Paradoks Kebijakan Pangan Rezim Jokowi
  Kondusifitas Jelang Pemilu 2019 Berpengaruh Pada Swasembada Pangan
 
ads

  Berita Utama
Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil

AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei

Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh

Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?

 

  Berita Terkini
 
Pemprov DKI Jakarta Gelar Lomba Foto dan Vlog

AJI: Kekerasan terhadap 20 Jurnalis Saat Aksi 22 Mei Harus Diusut

Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil

Brexit: PM Inggris Theresa May akan Mundur karena Tak Mampu Bawa Inggris Keluar dari Uni Eropa

PAN: Pemerintah Harus Tegas Terhadap Aktor Intelektual Rusuh 22 Mei

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2