Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Iran
Konflik AS-Iran Memanas, Pemimpin MPR Minta Pemerintah Indonesia Segera Ambil Sikap
2020-01-12 09:43:10
 

Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad saat bersalaman dengan Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Khoush Heikal Azad.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad meminta pemerintah Indonesia mengambil sikap atas konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pasca serangan udara militer AS, yang menewaskan komandan tinggi militer Iran Mayor Jenderal Qasem Soleimani, di Irak

Fadel melihat, pernyataan sikap Indonesia penting sebab konflik AS-Iran tersebut telah menjadi isu global dan juga berpotensi menimbulkan dampak besar secara global pula. "Saatnya Indonesia berperan dalam isu yang sangat krusial ini. Sebab, konflik panas tersebut bukan hanya masalah AS-Iran saja tapi menjadi masalah kemanusiaan yang banyak negara mesti berperan termasuk Indonesia," ujarnya, usai bertemu dengan Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Khoush Heikal Azad, di Jakarta, Jumat (10/1).

Fadel sendiri sebagai Pimpinan MPR, sangat menyayangkan terjadinya konflik antara AS dan Iran terutama sumber awal konflik yakni pembunuhan petinggi militer sebuah negara oleh negara lain dan berharap agar masalah tersebut bisa diselesaikan secara damai.

"Saya sebagai Pimpinan MPR serta mewakili Pimpinan MPR lainnya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Qasem Soleimani kepada pemerintah dan rakyat Iran. Apalagi. Almarhum Qasem sangat dihormati rakyat Iran. Menurut Dubes Iran, beliau almarhum adalah seorang pahlawan buat bangsa Iran seperti tokoh pahlawan Jenderal Sudirman untuk bangsa Indonesia. Semoga akan ada titik penyelesaian konflik dengan damai, serta ke depan jangan terjadi kembali terutama penyerangan-penyerangan petinggi satu negara di negara lain," ungkap Ketua Komite Indonesia-Iran Kadin Indonesia ini.

Dalam kesempatan tersebut, Fadel sangat mengapresiasi sikap pemerintah Iran yang akan berusaha mengambil jalan damai dalam penyelesaian konflik dengan AS. "Dubes Iran menyatakan bahwa sikap Iran yang terbaru saat ini adalah berusaha menahan diri atau cool down, berupaya keras tidak membuat ketegangan lebih panas lagi. Itu menurut saya hal yang patut diapresiasi," tambahnya.

Merespon pernyataan simpati Pimpinan MPR, Dubes Iran atas nama pemerintah dan rakyat Iran menyatakan apresiasi dan rasa terima kasih yang sangat dalam. "Kami sangat berterima kasih, kami memang sangat kehilangan sosok pahlawan kami. Rasa simpati Pimpinan MPR dan rakyat Indonesia adalah penyejuk bagi kami," tandasnya.(mpr/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Iran
 
  Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei Bela Angkatan Bersenjata
  Konflik AS-Iran Memanas, Pemimpin MPR Minta Pemerintah Indonesia Segera Ambil Sikap
  Iran Gempur 2 Pangkalan Udara AS, Harga Minyak Naik
  Iran akan 'Balas' Pembunuhan Jenderal Soleimani oleh AS: Seberapa Besar Kekuatan Militer Iran?
  Militer Iran Sita Kapal Tanker Inggris, Menlu Inggris Peringatkan 'Konsekuensi Serius'
 
ads1

  Berita Utama
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati

Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK

Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!

 

ads2

  Berita Terkini
 
MA Kabulkan Gugatan Rachmawati, KPU Kehilangan Pijakan Menetapkan Pemenang Pilpres 2019

Lembaga Pendidikan Swasta Tutup, IPM Anjlok

Di HBA Ke-60, Kejari Sinjai Mengusung Tema 'New Normal Dalam Pendemi Covid-19'

Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Terjadi Problem Mendasar Jika Persentase 'Parliamentary Threshold' Dinaikkan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2