Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Jakarta
Kronologis Beton Pembatas Proyek MRT Jatuh, 1 Korban Luka
2017-11-04 13:09:40
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Korban beton pembatas proyek MRT yang rubuh di Jalan Wijaya II, Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dirawat di RS Pertamina Pusat, Jumat (3/11) malam.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Subowo menerangkan korban mengalami luka di punggung dan mata kaki sebelah kiri setelah beton jatuh nyaris menimpanya.

"Saat ini korban luka dibawa ke RSPP untuk perawatan medis, petugas juga sedang melakukan evakuasi beton jatuh tersebut dan periksa saksi-saksi," ujarnya.

Menurut pernyataan pengelola MRT, pihaknya akan bertanggung-jawab atas pengobatan pengendara motor yang menderita luka-luka itu.

Sementara itu sesuai pernyataan MRT, inilah kronologis kejadian sementara berdasarkan hasil investigasi sampai dengan pukul 22.24:

1. Hari ini dilakukan pemasangan OCS Parapet dengan beban 3ton menggunakan crane truck berkapasitas 10 ton dengan posisi di atas deck girder proyek MRT Jakarta di Jalan Wijaya II pada pukul 21.00.

2. Saat proses install/pemasangan dilakukan, telah dilakukan pengamanan dengan menutup separuh jalan, disiagakan flagman, dan dijaga pihak keamanan.

3. Ketika setting OCS parapet sedang berlangsung, tiba-tiba crane truck tersebut tidak stabil dan OCS parapet jatuh ke jalan, melewati batas pengamanan di bawah deck girder yang telah tertutup separuh.

4. OCS parapet tidak langsung terjun ke jalan, karena tertahan oleh crane truck dan parapet yang telah terpasang.

5. OCS parapet ini kemudian menimpa kendaraan bermotor roda dua yang sedang melaju dan mengenai pengendara.

6. Pengendara mengalami luka ringan dan segera dibawa ke RS Pertamina oleh pihak kontraktor.

7. Penanganan korban dan kendaraan menjadi tanggung jawab MRT Jakarta.(bh/as)





 

 
   Berita Terkait > Jakarta
 
  Gubernur DKI Jakarta Gelar Apel Operasi Siaga Ibukota
  Pengemis Tajir Terjaring Sudinsos Jakpus Membawa Uang Rp23 Juta
  Kronologis Beton Pembatas Proyek MRT Jatuh, 1 Korban Luka
  Gubernur Anies Baswedan Beberkan Alasan Penutupan Alexis
  Pidato Pertama Anies-Sandi Terhalang di DPRD, Ketua DPRD DKI Arogan Dan Tidak Berjiwa Besar!
 
ads

  Berita Utama
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi

Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur

Dipindahkan dari RSCM ke Rutan KPK, Setnov Pakai Rompi Orange dan Kursi Roda

Gubernur DKI Jakarta Gelar Apel Operasi Siaga Ibukota

 

  Berita Terkini
 
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi

Program KUBE Butuh Penasihat Usaha

MKD DPR Tetap Akan Memproses Setya Novanto

Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur

Aparat Hukum Harus Buktikan Kasus Transfer Standard Chartered Rp19 Triliun

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2