Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Infrastruktur
Kunjungan Jokowi ke Riau, Syahrul Aidi Minta Bukan Jalan Tol Saja Dibangun, Tapi Juga Jalan Umum
2020-02-21 22:09:51
 

Tampak Presiden Jokowi melihat pembangunan MTsN 3 Pekanbaru Jumat (21/2).(Foto: Istimewa)
 
RIAU, Berita HUKUM - Momen kedatangan Presiden Jokowi ke Riau dimanfatkan betul oleh Pemprov Riau beserta Pemkab/Pemko se-Riau untuk menyampaikan aspirasi pembangunan Riau.

Kedatangan Jokowi juga disambut baik oleh Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazat yang juga turut mengikuti kegiatan Presiden Jokowi beserta jajarannya.

"Kita mengapresiasi kedatangan Presiden Jokowi ke Riau yang memberi angin segar pembangunan di Riau. Dari kemarin saya ikut proses kunjungan ini, dimulai dari mengikuti Mentri PUPR Pak Basuki hingga hari ini dengan presiden. Mereka melihat secara langsung progres pembangunan beberapa infrastruktur di Riau," terang Syahrul Aidi saat mendampingi Presiden melihat pembangunan MTsN 3 Pekanbaru Jumat (21/2) pagi.

Salah satu yang dikunjungi presiden adalah progres pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Dumai pada Jumat (21/2).

Mengomentari kunjungan Presiden tersebut, Syahrul Aidi mengingatkan pemerintah Indonesia agar juga memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan selain Jalan Tol, yaitu jalan umum yang selalu dipakai masyarakat dengan gratis.

"Kita minta pemerintah juga prioritaskan jalan umum yang jadi kebutuhan masyarakat. Bukan di Riau saja, tapi juga se-Indonesia. Tidak semua masyarakat lewat jalan tol. Yang paling dilalui tentu adalah jalan umum, terutama jalan-jalan di perdesaan." pinta laki-laki yang akrab dipanggil Ustadz kita itu.

Khusus di Riau, Syahrul Aidi memberi catatan bahwa hampir semua jalan nasional di Riau sudah layak diperbaiki. Apalagi akses untuk jalan usaha tani di sentra pertanian masyarakat yang masih terbilang rendah.

Dalam kunjungan Presiden tersebut, Syahrul Aidi juga mengajak Menteri PUPR yang diwakili oleh Dirjend Bina Marga untuk melihat progres jalan nasional Pekanbaru-Padang persisnya di kilometer 20-26 yaitu antara Desa Kualu dan Desa Tambang.

Tahun ini, Kementerian PUPR mengagendakan pembangunan jalan Pekanbaru-Padang pada ruas Desa Kualu Nenas hingga Desa Tambang dengan nilai 120 milyar dan ruas jalan M. Yamin-Simpang Panca (Kota Bangkinang) senilai 70 milyar.(AnharRosal/wag/prc1/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Lakukan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020 Sepihak, Menag dinilai 'Offside'

Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS

Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur

Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal

 

ads2

  Berita Terkini
 
Dana Haji Dialihkan Untuk Perkuat Rupiah, Rizal Ramli: Pemerintah Kehabisan Ide, Payah Deh...

Habib Aboebakar Sayangkan Dua Kado Pahit di Hari Lahir Pancasila

Lakukan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020 Sepihak, Menag dinilai 'Offside'

Hartono Tanuwidjaja: Mengapresiasi Putusan Majelis Hakim PTUN Sarang Berdasarkan Asas Umum Pemerintahan

Din Syamsuddin Ungkap 3 Syarat Pemakzulan Pemimpin

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2