Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Bansos
Lapor JAGA Bansos, Data Pelapor Dijamin Aman
2020-07-10 18:54:43
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Masyarakat tidak perlu ragu untuk melaporkan temuan penyalahgunaan dana bansos melalui aplikasi JAGA Bansos. KPK menjamin keamanan pengaduan lewat aplikasi ini, agar masyarakat tak ragu lagi untuk ikut andil mengawal dan menjaga penyaluran dana bansos selama masa pandemi.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dalam diskusi secara live melalui Instagram @official.KPK mengatakan, seluruh pengaduan yang diterima dari masyarakat akan diverifikasi oleh KPK. "Tidak perlu takut memasukkan pengaduan lewat aplikasi ini, kami jamin 100% data pelapor aman," katanya, Selasa (7/7).

Hasil verifikasi pengaduan itu oleh KPK akan disampaikan kepada Pemda yang bersangkutan dan dalam waktu 7 hari kerja Pemda harus menindaklanjuti dan mengupdate hasilnya kepada KPK.

KPK, lanjut dia, perlu transparansi dan kejelasan laporan dari masyarakat. "Jangan buat laporan palsu, mengada-ada karena aplikasi ini memang dibuat untuk mengawal penyaluran dana bansos," ujar Pahala.

Pahala meminta masyarakat yang menggunakan aplikasi ini memberikan data dan alamat yang lengkap agar KPK bisa melakukan verifikasi dan meneruskan laporan kepada Pemda yang dituju.

Dia menambahkan, ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk peduli dengan lingkungan sekitar. Saat ini, yang sering ditemui adalah penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran.

Dari 600 pengaduan melalui aplikasi JAGA Bansos, 200 pengaduan karena tidak mendapatkan penyaluran bansos, padahal seharusnya masuk dalam kategori orang tidak mampu. Saat ini sudah 218 laporan yang masuk lewat aplikasi ini yang sudah diselesaikan oleh KPK.(KPK/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Jokowi Bagi Suvenir Picu Kerumunan di NTT, Munarman: Bisa Kena Pasal Penghasutan

Masyarakat Yang Tolak Vaksin Harus Jadi Perhatian Pemerintah

Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015

Wahh, Rektor IPB Sebut Indeks Pangan Indonesia Lebih Buruk dari Zimbabwe dan Ethiopia

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerumunan Menyambut Jokowi di Maumere, PKS: Pemerintah Tidak Konsisten, Apa Pun Alasannya

Jokowi Bagi Suvenir Picu Kerumunan di NTT, Munarman: Bisa Kena Pasal Penghasutan

Satresnarkoba Polrestro Jaksel Sambut Baik Aplikasi Dumas Presisi yang Diluncurkan Kapolri

Korban Mafia Tanah Senilai Ratusan Miliar Tak Hanya Kehilangan Suaminya, Kerugian Harta Benda Juga

Dilantik Jadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Putu Kholis: Bismillah

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2