Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Pariwisata
Legislator Minta Anggaran Promosi Pariwisata Tidak Disia-siakan
2016-09-30 05:24:58
 

Ilustrasi. Billboard "Wonderful Indonesia" di Berlin.(Foto: @DianSafitriPR)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi X DPR Dony Ahmad Munir meminta Kementerian Pariwisata untuk tidak menyiakan-nyiakan anggaran promosi pariwisata Indonesia. Ia berharap, promosi yang digencarkan Kemenpar dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, dan anggaran promosi dialokasikan secara efektif dan efisien.

Demikian ditekannya saat rapat Panja Pemasaran dan Destinasi Pariwisata dengan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara dan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9).

"Dengan biaya promosi yang cukup besar ini, di angka Rp 2 triliun lebih, setidaknya harus berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisawan nusantara. Jadi harus diketahui tingkat keberhasilan promosi, terhadap jumlah peningkatan jumlah kunjungan wisman," kata Dony.

Politisi F-PPP itu berharap Kemenpar betul-betul mengefektifkan dan mengefisienkan anggaran yang ada untuk promosi pariwisata Indonesia, dan betul-betul dialokasikan kepada media yang berdampak langsung pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

"Anggaran cukup besar, harus efektif dan efisien. Harus betul-betul lebih kreatif lagi, hasilnya harus lebih berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Sayang sekali jika yang besar ini kalau disia-siakan," jelas Dony.

Politisi asal dapil Jawa Barat itu pun mengingatkan kepada Kemenpar untuk menentukan media mana yang paling tepat, yang dapat dilihat khalayak, dan berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar, Dadang Rizki Ratman, mengatakan promosi pariwisata telah dilakukan di berbagai media. Melalui promosi Media Elektronik dilakukan pada 11 jenis promosi, 15 TV Commersial, 2200 spot dan waktu penayangan 60 persen prime time dan 40 persen regular time. Untuk promosi media online pada 4 jenis promosi yakni social media activation, banner ad, video ad, dan social media ad, dengan 120 juta impresions, 2 juta views, dan 109 hari penayangan.

Sementara untuk promosi media cetak berupa pencetakan booklet Pesona Wisata dan pencetakan bahan promosi lainnya seperti flyer, poster dan leaflet. Tiga media promosi juga disebar di koran nasional, majalah nasional dan inflight magazine.

Untuk promosi media ruang menggunakan TVC di TV Kereta Api, branding pilar, hingga body branding di kapal laut. 27 lokasi billboard dan 13 lokasi videotron disebar ke seluruh wilayah Indonesia. Dan 42 TVC di jurusan kereta api eksekutif di Pulau Jawa.(sf/DPR/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Pariwisata
 
  Pak Jokowi, Pariwisata Indonesia Juga Semakin Gak Beres Nih
  Sensasi Menjelajah Lautan dengan De' Kartini
  Menpar Memberikan Penghargaan Uang Tunai Jutaan Rupiah dalam APWI 2018
  Prabowo-Sandi Janji Fokus Pengembangan Pariwisata Halal, Taufan: Ini Dapat Menjadi Solusi Ekonomi
  Dear Travellers, Ini 5 Rute Kereta Api Paling Indah di Dunia
 
ads

  Berita Utama
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?

Ketua DPR Imbau Semua Pihak Tahan Diri Terkait Papua

PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'

 

  Berita Terkini
 
Pengadaan Mobil Dinas Baru Bukti Jokowi Gagal Jalankan Politik Anggaran

Kapolres, Dandim Jakpus Gelar Silaturahmi Kamtibnas dengan Warga Papua di Jakarta

Bagir Manan: Saatnya Laksanakan Pasal 33 UUD NRI Tahun 1945 Secara Benar

Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?

KPK Tetapkan Jaksa Satriawan sebagai Tersangka Kasus Suap Lelang Proyek TP4D

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2