Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Aa Gym
Maju Pilgub Jabar, Aa Gym Ingin Mencontoh Erdogan
2017-06-14 10:39:18
 

Ilustrasi. Recep Tayyip Erdogan presiden Turki dan Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dai kondang sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Bandung, Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym, secara mengejutkan masuk dalam bursa calon Gubernur Jawa Barat yang dirilis oleh Lembaga Survei Poltracking.

Berdasarkan rilis lembaga survei yang digawangi oleh Hanta Yuda tersebut, Aa Gym menjadi calon kandidat yang memiliki tingkat popularitas yang paling tinggi sebesar 92,04%. Tidak hanya itu, hasil survei juga menunjukan Aa Gym paling disukai.

Tiga kandidat lainnya, yaitu Deddy Mizwar dengan popularitas 86,05 persen, Dede Yusuf (84,03 persen), dan Ridwan Kamil (79 persen). Keempat nama tersebut juga dipastikan menjadi favorit masyarakat Jabar untuk maju dalam bursa Cagub Jabar 2018.

Aa Gym kembali mengungguli tiga nama tersebut. Dia difavoritkan oleh 75,63 persen warga. Ridwan Kamil atau Emil berada di posisi kedua. Sebanyak 75,63 persen warga meminati Emil.

Dalam simulasi 25 nama, nama-nama lain yang muncul seperti anggota DPR Dessy Ratnasari, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, Rieke Dyah Pitaloka, Cellica Nurrachadiana dan TB Hasanuddin.

Tak ayal, dorongan dan dukungan berbagai pihak agar Aa Gym maju Pilgub Jabar juga semakin kencang.

Hingga saat ini Aa Gym menyatakan masih melakukan istikhoroh agar diberikan yang terbaik.

Namun Aa Gym mengisyaratkan untuk maju Pilgub untuk memberikan yang terbaik seperti yang dilakukan Erdogan.

"Politik adalah alat dakwah, sebagaimana Presiden Erdogan berjuang mengembalikan Turki menjadi negara bersyariah Islam secara bertahap," ujar Aa Gym di hadapan jamaahnya.

Berikut statement Aa Gym terkait Pilgub Jabar:

1. Aa tidak berambisi... Sehingga kalah menang tidak menjadi masalah.

2. Jika hal ini adalah takdir Allah maka Aa insya Allah siap. Dalilnya QS Ali Imran 26:

Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS Ali Imran: 26)

3. Situasi politik Indonesia yang kurang kondusif bagi ummat Islam dimulai pengamanan dari Jabar sebagai barometer kekuatan politik setelah Provinsi DKI Jakarta dimana ancaman sudah di depan mata (silakan diuraikan dan dilacak kebenarannya dari berbagai sumber).

4. Aa sudah didukung dan didorong oleh beberapa ulama untuk saatnya ulama menjadi pemimpin politik dan menjadikan politik berakhlaqulkarimah.

5. Bahwa politik bukan hanya milik partai tapi milik semua elemen masyarakat.

6. Bahwa politik adalah alat dakwah sebagaimana halnya Rasulullah SAW dan para Shalafushaleh yang ulama juga umaro pemimpin ummat.. Indonesia sudah dimulai dengan ulama Aher sebagai Gubernur di Jabar, TGB di NTB dan beberapa tempat lainnya. Untuk dunia kita bisa lihat seorang hafidz Quran, yakni Presiden Erdogan berjuang mengembalikan Turki menjadi negara bersyariah Islam secara bertahap.

7. Aa tidak mempermasalahkan dengan peliknya masalah politik saat ini... Tahap awal, yang Aa ingin lakukan adalah membuat regulasi/aturan/peraturan agar kaum Lelaki kembali ke masjid.. Karena Aa membutuhkan pertolongan Allah dan pertolongan akan datang jika semua ummat Muslim sudah merapatkan barisan dari masjid. Amiin.(portal-islam.id/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Aa Gym
 
  Maju Pilgub Jabar, Aa Gym Ingin Mencontoh Erdogan
  Bijaknya Aa Gym di ILC tvOne: Umat Muslim Hanya Minta Adil di Tegakkan
  Aa Gym Berikan Dukungan Prabowo-Hatta di Masjid Sunda Kelapa
  Aa Gym : Kewibawaan Bukan Pada Hal-Hal Kelenik
 
ads

  Berita Utama
SMS Hary Tanoe, Lieus: Keresahan Tokoh terhadap Kondisi Penegakan Hukum di Tanah Air

Tempat Ahok Bukan di Mako Brimob, Namanya Juga Lapas Mana ada yang Kondusif dan Nyaman

Polisi Menangkap 7 Tersangka Kasus Perampok Modus Gembos Ban di SPBU Daan Mogot

Kronologi OTT Kasus Suap Gubernur Bengkulu dan Istri, KPK Sita Rp 1 M

 

  Berita Terkini
 
SMS Hary Tanoe, Lieus: Keresahan Tokoh terhadap Kondisi Penegakan Hukum di Tanah Air

AKBP Tatan Dirsan Layak Ditiru, Hujan Deras dan Banjir Dilalui Demi Tugas pada Malam Takbiran

Valentino Rossi Juara MotoGP Assen

Hacker Berulah, Microsoft Kebobolan Data Rahasia Besar

Haedar Nashir: Mengajak Orang untuk Menyelamatkan Bangsa Itu Musuhnya Berat

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2