Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Reuni Akbar 212
Melalui Live Streaming, Ini Pidato Lengkap Habib Rizieq di Reuni Akbar 212
2018-12-03 05:54:46
 

Tampak suasana acara Reuni Akbar 212 di Monas, Minggu (2/12).(Foto: BH /sya)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Imam besar FPI (Front Pembela Islam) Habib Rizieq Shihab menyampaikan orasi melalui live streaming pada Reuni Akbar 212 di lapangan Monas, Jakarta, Minggu (2/12).

Habib Rizieq yang tengah berada di Mekah, Arab Saudi tersebut berpesan kepada peserta Reuni 212 untuk tetap menjaga perdamaian di Indonesia.

Berikut isi pidato lengkap Habib Rizieq:

Assalamulaikum. Alhamdulillah, wamakunnalilahi. Melalui acara reuni, kami persiapkan khusus diri kami sendiri dan khusunya umat Islam agar bertakwa pada Allah SWT. Dan selalu berkata benar sebagaimana perintah Allah dalam surat Al Anzhar. Rasullah pernah bersabda sebagaimana dalam kitab Ahmad, jadi nabi mengatakan tidak sumpurna iman seorang hamba hingga ia tinggalkan berbohong..

Bergurau dan bercanda saja tidak boleh bohong, apalagi dalam mengurus umat bangsa dan negara. Sekali lagi jangan bohong, sekali lagi jangan bohong. Inilah nasihat pembuka yang ingin kami sampaikan untuk reuni alumni 212 ini.

Selanjutnya, kami sampaikan dari tengah kota suci, kami ucapkan terimakasih atas kehadiran reuni alumni 212.

Beribu terima kasih kami sampaikan, semoga kita semua dapatkan hidayah dari Allah SWT. Saudaraku seiman dan seaikidah. Tadi sudah kita dengar tentang khutbah 212 yang pernah saya sampikan tahun lalu.

Sebaikanya pidato tersebut diputar kembali peserta alumni 212. Jadi, dari aksi 212 yang kita pernah gelar tidak lain dan tidak bukan tidak bisa dipisahkan dari pertarungan ideologi.

Ayat konstitusi yang manapun baik UUD yang dibuat MPR, atau dibuat DPR, atau aturan yang lainnya yang dibuat presiden dan menterinya. Maka wajib kita kawal dan kita rawat agar tidak bertentangan dari ayah suci.

Saudaraku seiman, ketahuilah bahwa menegakkan ayat suci di NKRI bukan saja kewajiban agama, tapi amanat konstitusi NKRI. Jadi dengan demikin, jelas bagi kita semua, bahwa Indonesia adalah negara beragama dan berketuhanan, dan Indonesia adalah negara bertauhid. Jadi dengan demikian, juga kita bisa tegaskan bahwa Indonesia bukan negara komunis dan ateis. Alhamdulillah.

Saudaraku seiman dan seakidah. Melalui reuni Akbar alumni 212, mari kita renungkan kondisi bangsa kita dalam 5 tahun terakhir. Selama ini kita sangat merasakan adanya gerakan sistematis yang ingin menghancurkan sendiri-sendiri beragama dengan menghalalkan segala cara.

Kondisi buruk ini harus segera disetop.

Caranya kita wajib bersama-sama bersatu padu, wajib segera melakukan perubahan, sekali melakukan perubahan yaitu perubahan ke arah yang lebih baik. Bahwa Allah dalam surat Arrahman ayat 11, Allah nyatakan, sesungguhnya Allah tidak merubah suatu kaum atau suatu bangsa.

Jadi jelas, kalau kita memohon pada Allah, untuk melakuakn perubahan. Dan Alhamdulillah. Allah SWT telah memberi kesempatan yang luar biasa untuk melakukan perubahan. Saat ini pintu perubahan semakin dekat, jangan disia-siakan, mari bergandengan tangan melakukan perubahan ke adalah yang lebih baik.

Ayo ubah negara dari yang menyebar bohong dan fitnah. Ayo ubah negara yang ekonomi neolib. Ayo ubah negara yang kriminalisasi ulama dan ormas. Ayo ayo, insya Allah. Bahu membahu, insya Allah Indonesia bisa dibawa ke arah yang lebih baik.

Saudaraku akhirnya di penutupan, kami sampaikan kepada segenap umat Islam, amanat perjuangan untuk perubahan. Sekali lagi kami sampaiakn amanat perubahan untuk perjuangan, ini amanat bukan kampanye, ini amanat perjuangan bukan propganda.

Ayo di Pilpres dan pileg 2019 kita wajib berjuang untuk perubahan inilah amanat perjuangan untuk perubahan. Kami ingin sampaikan, tanpa sedikit pun keraguan, bahwasanya di Pilpres dan Pileg haram kita memilih capres dan cawapres yang dipilih dan diusung partai penista.

Sekali lagi di Pilpres dan Pileg, haram kita memilih capres cawapres yang anti agama, anti pancasila, dan anti kebinekaan. Ayo sebarluaskan.

Bahwasanya haram, memilih capres cawapres yang didukung mereka, siapapun calonnya. Ayo kita pilih capres dan cawapres hasil ijtima ulama. Ayo. Kita pilih caleg, hanya dari partai koalis keumatan. Jangan khawatir, kita bersama Allah SWT, kita mencari ridho Allah SWT.

Ayo semua fokus, siap membawa perubahan? Siap berjuang? Siap milih capre ijtima ulama? Siap pilih capres ijtima ulama? Siap tenggelamkan parpol pendukung penista agama? Takbir takbir. Sallonalannabi.

Dengarkan suara lengkap Habib Rizieq Shihab berceramah melalui live streaming di youtube pada Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Klik disini.(ahm/teropongsenayan/bh/sya)




 

 
   Berita Terkait > Reuni Akbar 212
 
  Hadir Reuni 212, Cucu Hasyim Asy'ari: Tak Terasa Air Mata Saya Menetes
  Putri Cantik Habib Rizieq Shihab Hadir di Reuni Akbar 212
  Melalui Live Streaming, Ini Pidato Lengkap Habib Rizieq di Reuni Akbar 212
  Mereka Memfitnah Persatuan Umat
  Reuni Akbar Alumni 212 di Monas Berjalan dengan Damai dan Tertib
 
ads

  Berita Utama
Hakim Kabulkan Permohonan Tahanan Kota Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda

Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembobol Kartu Kredit di Bandung dan Medan

Ditjen AHU Kemenkumham Raih Penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2018 dari KemenPAN RB

Kasus Jurnalis Yusro Hasibuan, Lemkapi: Wartawan Harus Bisa Memilah Tugas Jurnalistik dengan Penyebaran Berita Bohong

 

  Berita Terkini
 
Legislator Pertanyakan Penyelesaian Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung

Dirjen AHU: GRIPS Penting Bagi Notaris untuk Cegah TPPU

Kejari Barito Selatan Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Jembatan MTU - Bengkuang

Badan Publik Wajib Berikan Informasi Kepada Masyarakat

5 Hal yang Kamu Dapatkan Saat Memesan Makanan di Restorasi Kereta Api

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2