Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Islam
Memfitnah Ulama Zakir Naik, Tolak Angin Tak Perpanjang Kontrak Komika Ernest Prakasa
2017-03-08 06:56:27
 

Ilustrasi. Ernest Prakasa - Dr Zakir Naik.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ramai diberitakan tentang cuitan Ernest Prakasa sebagai komedian Tionghoa-Indonesia yang disebut menuduh Dai internasional, akibat kicauan komika Ernest Prakasa di Twitter mengenai ulama asal India, Zakir Naik tak hanya memancing emosi netizen karena kicauannya tentang pertemuan Zakir Naik dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam tulisannya, Ernest menyebut jika Zakir Naik adalah orang yang mendanai ISIS. Namun, kicauannya juga berdampak terhadap kontrak kerjanya dengan PT Sido Muncul, selaku prosuden Tolak Angin.

Imbas dari kicauan tersebut, PT Sido Muncul tampaknya tak lagi memperpanjang kontrak Ernest sebagai brand ambassador produk Tolak Angin.

Melalui akun Twitternya, @Tolakangin mengunggah 6 poin menanggapi kicauan Ernest tersebut.

Dalam poin pertama, pihak Tolak Angin dengan tegas menyatakan bahwa yang tertulis di media sosial adalah tanggung jawab pribadi, dan tak terkait dengan brand Tolak Angin.

Dalam kesempatan itu, Irwan kembali menyatakan bahwa pihaknya tak memperpanjang kontrak untuk Ernest Prakasa.

"Kami tidak memperpanjang kontraknya," ucapnya.

Terjadinya kasus kemarin diakuinya membuat Sido Muncul segera mengakhiri kontrak. Seperti diberitakan, kicauan komika Ernest Prakasa kali ini menuai kontroversi.

Selumnya, ada komedian Uus yang harus menanggung nasib dibanjiri hujatan atas tuduhan hinaannya terhadap Habib Rizieq, kini Ernest hampir senasib dengannya.

Kali ini bukan dengan Habib Rizieq, melainkan Zakir Abdul Karim Naik yang merupakan Dai kondang sekaligus ahli teologi.

Melalui kicauannya di Twitter, Ernets menyebut Zakir Naik merupakan orang yang mendanai ISIS.

Zakir Naik sedianya menyambangi Indonesia dalam rangka menyampaikan rencana 'Zakir Naik Visit Indonesia 2017', program ceramah di beberapa kota di Indonesia, April 2017.

Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Jakarta, Sabtu (4/3) lalu.

Akibat kicauannya yang dituding memfitnah Zakir Naik, sutradara Cek Toko Sebelah ini harus menuai hujatan dari netizen.

Tak lama kabar ini beredar, Ernest langsung memberikan klarifikasinya melalui Twitter pula.

Namun permintaan maaf Ernest tidak serta merta meredakan kondisi.
Tagar boikot Tolak Angin, yang merupakan produk yang dibintangi Ernest dengan cepat tersebar di media sosial.(dia/tribunnews/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Islam
 
  Survei: Hampir Separuh Warga Muslim AS Alami Diskriminasi
  Panglima TNI: Al-Qur'an Mengajarkan Kasih Sayang Antar Sesama Umat Manusia
  Sunnah, Begini Cara Nabi Muhammad Memakan Kurma
  Ormas Islam Perlu Kembali Memahami Dasar Pemikiran Masing-Masing Agar Tidak Kehilangan Arah
  Hidayat Nur Wahid: Hentikan Stigma Negatif tentang Islam, Pahami Sejarah Kemerdekaan Bangsa
 
ads

  Berita Utama
Wakil Ketua DPR RI Nilai Pidato Presiden Tidak Sesuai Realita

Pemimpin Korut Kim Jong-un Putuskan Memantau Dulu 'Para Yankee Dungu' Amerika

Jadi Korban First Travel? Hubungi Posko 'Hotline' Ini jika Butuh Informasi!

Polisi Sita Ribuan Paspor, First Travel Diperkirakan Tidak Mampu Kembalikan Uang Calon Jemaah

 

  Berita Terkini
 
Galaxy Note 8 Siap Meluncur, Samsung Sebarkan Video Teaser

Meriahnya Perayaan Kemerdekaan di Istana, SBY dan Megawati Hadiri Bersama Detik-Detik Proklamasi

Presiden Sampaikan Program Pemerintah 2018 Dalam Paripurna DPR

Presiden Tidak Optimal Majukan Koperasi dan UKM

Presiden Ucapkan Terima Kasih Disetujuinya Perppu Akses Informasi Keuangan

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2