Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Beras
Mentan dan Kapolda Metro Jaya Tinjau Beras Ilegal dari Vietnam
2016-03-08 14:49:14
 

Mentan Andi Amran dan Kapolda Metro Jaya, Tito Karnavian saat meninjau masuknya beras ilegal dari Vietnam. (?BH/rar)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pihak Polda Metro Jaya menangkap lima pelaku yang diduga kuat turut berpartisipasi menyelundupkan beras sejumlah 345 ton asal Vietnam.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan pak Tito dan tim Krimsus Polda dalam menggagalkan impor beras ilegal dari Vietnam. Masuknya beras ilegal ini dapat mempengaruhi harga ditingkat petani selain merugikan sejumlah nama yang dicatut dari beras yang dioplos," sebut Amran, Selasa (8/3) di Komplek Pergudangan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Terkait penangkapan lima pelaku, Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Tito Karnavian menuturkan, informasi pertama kali masuk melalui pihak intel Mabes Polri, informasi kemudian dikembangkan bekerjasama dengan Polda Metro Jaya.

"Tim Krimsus pada 4 maret lalu sudah mengikuti saat beras ini turun di pelabuhan. Setelah digeledah, ada tindakan pengoplosan beras dan beras dimasukan kedalam sejumlah plastik lokal. Ini tentu saja tindak penipuan," papar Tito.

Pemilik dua bintang itu menambahkan, paska penampakan, pihaknya sedang menelusuri keterkaitan dokumen akan izin impor yang digunakan. Sementara sejumlah nama pemilik beras sudah didapat pihak Polda Metro Jaya.

"Kami lanjutkan penelusuran terkait izin dan dokumen. Apakah beras ilegal ini masuk melalui jalur tidak resmi? Atau jika masuk dari jalur resmi, kami akan telusuri untuk membuktikan bahwa mungkin mereka memalsukan izin dan dokumen impor. Soal nama pelaku dan pemilik, kami belum bisa sebut nama karena masih dalam penyidikan," pungkas Tito, pada pewarta BeritaHUKUM.(bh/rar)



 

 
   Berita Terkait > Beras
 
  Rizal Ramli: Impor Beras Dikelola Kartel
  Nasrudin Joha: Enggar 'Dimakan' Buwas
  Indonesia Impor Beras adalah Bukti Jokowi Gagal Muliakan Petani
  DPR akan Selidiki Penyimpangan Izin Impor Beras Bermasalah
  Petani Kecewa, Impor Beras Bertolak Belakang dengan Semangat Serap Gabah Petani
 
ads

  Berita Utama
2 Hari Ini, Prabowo-Sandi Dijadwalkan Bersafari Politik di Jawa Timur #PrabowoSandi

Partai Golkar Ziarah ke TMPN Kalibata, Berikut Do'a HUT ke-54 dan Kemenangan

Gerindra Minta Pemerintah Setop Klaim Divestasi Saham Freeport

Belum Ada Se-Rupiah pun Pembayaran Pembelian Saham PT Freeport

 

  Berita Terkini
 
Ribuan Orang Demo Mendesak Taiwan Merdeka dari Cina

Napak Tilas Perjuangan Jenderal Sudirman, Ribuan Kader Hizbul Wathan dalam Mendidik Generasi Penerus Bangsa

Ombudsman Harus Kawal Layanan Publik

2 Hari Ini, Prabowo-Sandi Dijadwalkan Bersafari Politik di Jawa Timur #PrabowoSandi

Ketum GL-Pro 08 Bakal Laporkan Pendemo yang Menghina Gubernur Anies Baswedan

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2