Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
IMM
Milad 54 Tahun IMM Teguhkan Nalar Gerakan untuk Indonesia Berkeadilan
2018-02-14 16:08:20
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) pada tanggal 12-14 Maret 2018 akan menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Milad IMM ke 54.

Disampaikan Imam Mahdi, Ketua DPP IMM Bidang Pengembangan Riset dan Keilmuan, milad kali ini mengangkat tema "Meneguhkan Nalar Gerakan untuk Indonesia Berkeadilan". Selain itu, akan diselenggarakan berbagai kegiatan guna memeriahkan Milad kali ini, diantaranya rembuk guru muda, seminar politik dan keamanan, lomba karya tulis dan orasi kebangsaan.

"Agenda kegiatan ini tidak hanya bersifat formalitas, tapi mengarah pada peran langsung yang diberikan oleh IMM terhadap berbagai fenomena kebangsaan. Seperti rembuk guru muda, dengan harapan kader IMM bisa hadir di daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal)," jelas Imam, pada Selasa (13/2).

Imam kembali mencontohkan, pada kompetisi karya tulis, outputnya tidak hanya sekedar lomba, namun nantinyaakan dimasukan ke dalam journal yang sudah terakrediasi.

"Hal ini sebagai bentuk manifesto kader yang tidak hanya bisa dan pandai dalam berorasi dan berargumentasi verbal, tapi juga tulisan," imbuh Imam.

Dalam konteks seminar politik, DPP IMM juga akan membahas tentang regenari politik yang dinilai masih lamban.

"Terlalu banyak pemain yang sudah tua, secara fisik atau pemikiran, maka dibutuhkan sebuah terorobosan baru agar para pemimpin muda ini tampil dipermukaan," jelas Imam.

Seminar tersebut akan diisi oleh Hanafi Rais, Anggota DPR RI, Ahmad Rofiq dari Partai Perindo, dan juga Agus Harimukti Yodhoyono.

"Pada puncaknya, agenda milad kali ini akan dimeriahkan berbagai atraksi budaya dari para kader IMM. Dan sebuah deklarasi kebangsaan dari DPP IMM, termasuk gerakan IMM mengabdi dan berbakti," pungkas Imam.(muhammadiyah/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Muhammadiyah
 
  Pidato Kebangsaan: Haedar Sebutkan Enam Kriteria Kepemimpinan Profetik
  Silaturahim ke Kediaman Ketum Muhammadiyah, Menhan Diskusikan Tiga Hal
  Dakwah Muhammadiyah Disegala Aspek Horizontal
  PP Muhammadiyah Menyayangkan Sikap Pasif Aparat dalam Kasus Penghentian Pembangunan Masjid At-Taqwa
  Warga Muhammadiyah Harus Jadi Pemilih yang Cerdas, Kritis, Arif, dan Bijaksana
 
ads

  Berita Utama
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional

Ketua DPR Berharap Asian Games Rekatkan Persaudaraan Negara-negara Asia

Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera

Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019

 

  Berita Terkini
 
Masuki Tahun Politik, Perlunya Persatuan antar-Elemen Bangsa

Helikopter TNI Dauphin HR-3601 Onboard KRI Usman Harun-359 di Laut Mediterania

Petugas BLH Cepat Tanggap Demi Kaur Bersih dan Indah

Rencana Pembongkaran Masjid di Cina oleh Aparat 'Mengancam Perdamaian'

Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2