Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Suriah
Militer Israel Lancarkan Serangan terhadap Pasukan Iran di Suriah
2019-01-23 10:08:05
 

Suriah menyatakan pertahanan udara mereka telah menangkal sebagian besar rudal Israel.(Foto: EPA)
 
SURIAH, Berita HUKUM - Militer Israel (IDF) mengatakan mereka mulai melancarkan serangan terhadap pasukan Iran di Suriah.

IDF mengatakan target operasi ini adalah Pasukan Quds, satuan elite Garda Revolusioner Iran.

Belum ada detail lebih lanjut mengenai hal ini, tapi dikabarkan telah terjadi serangan di sekitar ibu kota Suriah, Damaskus, pada Senin pagi.

Media Suriah mengatakan angkatan udara mereka telah memukul mundur "serangan udara Israel". Pada Minggu (20/1), IDF mengklaim mereka telah menghentikan sebuah roket yang meluncur di atas Dataran Tinggi Golan.

Apa yang sudah diketahui tentang operasi ini?

IDF mengumumkan bahwa mereka telah memulai operasi tersebut melalui akun Twitter mereka pada Senin (21/1) pagi.

Israel Defense Forces @IDF, "We have started striking Iranian Quds targets in Syrian territory. We warn the Syrian Armed Forces against attempting to harm Israeli forces or territory.".

Kantor berita Suriah, Sana, mengatakan pasukan angkatan udara Suriah telah menembak jatuh hampir seluruh "rudal musuh".

Lembaga pemantau hak asasi di Suriah (SOHR) yang berbasis di Inggris, mengatakan roket Israel berupaya menyerang "wilayah sekitar Damaskus."

Saksi mata di Damaskus mengatakan mereka mendengar suara ledakan keras di langit saat malam hari.

SOHR mengatakan rudal Israel menghancurkan depot senjata dan pos-pos militer milik Iran dan gerakan Hezbollah yang didukung Iran.

SOHR juga mengatakan korban-korban berjatuhan akibat serangan ini.

Peringatan Netanyahu

Operasi militer ini dimulai setelah Israel mengatakan "sebuah roket telah ditembakkan ke arah Dataran Tinggi Golan dan dihentikkan oleh sistem pertahanan rudal Iron Dome".

Destinasi wisata populer, Gunung Hermon di Dataran Tinggi Golan, yang selalu ramai di musim dingin, ditutup akibat kejadian itu.

Tentara IsraelHak atas fotoAFP/JALAA MAREY
Image captionTentara Israel melakukan penjagaan di dekat perbatasan dengan Suriah, 10 Mei 2018.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan peringatan terkait hal ini saat kunjungannya ke Chad pada Minggu (20/1).

"Kami telah membuat kebijakan untuk menyerang kubu pertahanan Iran di Suriah dan untuk membahayakan siapapun yang mencoba untuk mengganggu kami," kata Netanyahu.

Selama ini, Israel sering membantah bahwa mereka telah melakukan penyerangan ke dalam wilayah Suriah.

Namun, pada Mei 2018, Israel mengatakan bahwa mereka telah menghancurkan hampir seluruh infrastruktur pasukan militer Iran di Suriah, serangan terbesar sejak dimulainya perang saudara Suriah pada 2011.(BBC/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil

AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei

Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh

Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?

 

  Berita Terkini
 
Pengamat: Rusuh 22 Mei Diharapkan Jadi Momen Perubahan Budaya Politik

Ini Tanggapan Presidium Alumni 212 Soal People Power dan Rusuh di Bawaslu

Pemprov DKI Jakarta Gelar Lomba Foto dan Vlog

AJI: Kekerasan terhadap 20 Jurnalis Saat Aksi 22 Mei Harus Diusut

Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2