Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Prabowo Subianto
Orasi Ilmiah Prabowo di Wisuda UMJ: Tidak Setuju Pekerja Asing Masuk Indonesia
2018-04-27 06:21:35
 

Tampak Letnan Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina, Ketua Umum Partai Gerindra saat acara wisuda UMJ memberikan orasi ilmiahnya di ICE, BSD Serpong, Tangerang, pada Kamis (26/4).(Foto; twitter)
 
TANGERANG SELATAN, Berita HUKUM - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan orasi ilmiah dalam rangka wisuda Pasca Sarjana, Sarjana dan Diploma Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Adapun wisuda UMJ Pasca Sarjana adalah yang ke-37, sedangkan wisuda Sarjana adalah yang ke-68

Acara Wisuda diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD Serpong, Tangerang, pada Kamis (26/4).

Prabowo Subianto hadir untuk memenuhi undangan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. DR. Syaiful Bakhrie SH, MH, yang memintanya untuk memberikan orasi ilmiah.

"Jujur saya tidak setuju dengan sistem yang ada saat ini, karena banyak pekerja asing yang masuk. Bagaimana bisa rakyat kita yang seharusnya bisa memanfaatkan hasil kekayaan alamnya tidak dapat pekerjaan di negaranya sendiri. Bagi saya Right or wrong my people, kalau rakyat kita lemah harus dibikin kuat, kalau rakyat kita kurang pintar harus dibikin pintar. Kalau alasannya banyaknya pekerja dari negara kita keluar negeri itu tandanya tidak ada pekerjaan yang layak bagi mereka". Demikian disampaikan Prabowo Subianto dalam orasi ilmiah.

Dalam kesempatan itu Pak PS juga mengingatkan bahwa kekayaan Indonesia itu tdk tinggal di Indonesia. "Saya harus sampaikan kepada kalian bahwa kekayaan kita tidak tinggal di dalam negeri, bukti yang memperkuat adalah kutipan dari mantan Menkeu sebelum yg sekarang, bahwa ada uang rakyat Indonesia yang menginap di luar negeri sebanyak 11.400 triliun (sekitar 830 milyar dolar AS)," tutur Prabowo yang menjabat Ketua Dewan Pembina, Ketua Umum Partai Gerindra.

Tak hanya itu, Pak PS juga berpesan agar para sarjana berjuang utk rakyat kecil "Saya ingin memberikan pesan ini kepada kalian karena kalian saya anggap sebagai anak saya sendiri, karena kalian adalah calon-calon pemimpin bangsa Indonesia. Pesan orang tua saya waktu itu adalah "Prabowo apapun yang kamu lakukan, apapun yang kamu kerjakan, kamu harus selalu berpihak kepada rakyat kecil" begitupun dengan kalian, apapun yang kalian lalukan nanti, dimanapun kalian bekerja, ingat selalu bahwa kalian harus selalu berpihak kepada rakyat," tegas Prabowo seperti diceritakan Sepri Pak PS, Ridwan Dhani Wirianata.

Di awal orasinya Pak PS menyinggung hubungan sejarah TNI - Muhammadiyah. "Saya seorang mantan prajurit TNI yang pada sejarahnya Bapak TNI kita Jenderal Sudirman adalah seorang kepala sekolah Muhammadiyah jadi saya adalah produk dari Muhammadiyah," aku Prabowo yg siang tadi mengenakan pakain adat Betawi .

Tokoh-tokoh Muhammadiyah selalu hadir dalam kondisi Bangsa yang kritis, dan selalu berperan dalam pembangunan Bangsa, lanjut Pak PS.

Sejak masuk di ICE BSD, pak PS selalu mendapat tepuk tangan meriah dari 1.700 wisusawan dan wisudawati plus orangtua mereka.

Usai acara, selain rebutan pada minta foto, teriakan "Prabowo Presiden ..Prabowo Presiden" juga terdengar di kalangan intelektual itu.(dbs/NanikS.Deyang/sketsanews/bh/sya))




 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta

Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana

Poyuono: Analogi RS Ibarat Orang Bakar Ban Mobil Berteriak Rumahnya Kebakaran

Ditlantas Polda Metro Jaya Sosialisasi Sistem E-TLE dengan Pembagian Brosur dan Pembentangan Spanduk

 

  Berita Terkini
 
Masyarakat Harus Lihat Peluang Baik dalam Penggunaan Teknologi Informasi

Komisi VIII Dorong Bantuan Korban Bencana Sulteng Cepat Tersalurkan

Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta

Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi

Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2