Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Perdata    
BANI
PT Bumigas Energi Pertanyakan Putusan Hasil Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Kode Etik 2 Anggota BANI
2019-01-20 16:46:13
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik terhadap Ketua Majelis Arbitrase, Anangga Roosdiono dan Sekretaris Arbitrase, Eko Dwi Prasetiyo yang tengah berproses di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dengan pengadu PT Bumigas Energi, belum juga memperoleh putusan.

Kuasa Hukum PT Bumigas Energi Bambang Siswanto menegaskan, jika merujuk pada mekanisme yang ada, pihaknya sudah seharusnya dapat memperoleh putusan tersebut. "Amar putusannya kami belum mengetahui gitu. Justru itu kita surati lagi," ujar Bambang kepada wartawan, Sabtu (19/1).

PT Bumigas Energi, kata Bambang, memiliki kewenangan dan berhak untuk mendapat putusan tersebut. "Kami selaku masyarakat sangat kecewa dengan jawaban yang bersifat konfidensial. Karena tidak transparan dari BANI," ujarnya

Dia menilai BANI sudah tidak objektif dan profesional. Sebab,hasil putusan sudah waktunya diketahui oleh pihak pengadu. "Kode etik di instansi manapun pasti diberitahukan tindak lanjutnya. Nah di BANI tidak demikian, sehingga kami tak tahu hasil putusannya," kata dia.

Bambang menambahkan, padahal berdasarkan informasi dari sumber terpercaya menyebutkan hasil pemeriksaan kode etik Anangga dan Eko sudah diputus oleh Ketua BANI Husseyn Umar. "Intinya kami mendapat kabar tapi enggak jelas putusannya seperti apa," paparnya.

Atas dasar belum memperoleh putusan tersebut, pihaknya memutuskan untuk melaporkan kejanggalan tersebut ke Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Pasalnya, PT Bumigas Energi merupakan anggota Kadin.

Meski begitu, pimpinan Kadin belum menanggapi aduan PT Bumigas Energi. "Mohon maaf mas, bapak masih full dan besok keluar kota," kata seorang asisten pribadi Ketua Kadin.

Selanjutnya, PT Bumigas Energi tetap mengupayakan proses hukum ke BANI meski sudah dua kali melayangkan surat dan tak direspon baik. Bambang mempertanyakan alasan BANI menutupi hasil pemeriksaan terhadap kedua anggotanya.

"Itu hal mencurigakan dan tidak etis. Dia (BANI) bukan lembaga individu. BANI lembaga yang melayani publik. Kami merasa dirugikan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Kehormatan BANI, Garuda Wiko, masih enggan banyak berkomentar."Kita enggak bisa buka ke media, karena sifatnya konfidensial atau rahasia," kata sekretaris Garuda, Lina Sam.(bh/mos)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi

Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati

Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK

 

ads2

  Berita Terkini
 
Pemerintah dan DPR Perlu Duduk Bersama Batalkan RUU HIP

DPR Tegaskan Pentingnya Pengawasan Anggaran Covid-19

Jokowi Merasa Ngeri

Virus Corona: Trump Resmi Menarik AS dari Keanggotan WHO di Tengah Pandemi Covid-19

'Garap' 305 Anak Perempuan Dibawah Umur, Pak Tua Asal Perancis Ini Terancam Hukuman Mati

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2