Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Bulog
Panglima TNI Terima Dirut Bulog
Wednesday 06 May 2015 04:07:48
 

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima kunjungan Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Dirut Bulog) Leni Sugihat beserta empat orang staf, di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa (5/5).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI Ngakan Gede Sugiarta Garjitha, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya dan Waasintel Panglima TNI Brigjen TNI Joni Supriyanto menerima kunjungan Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Dirut Bulog) Leni Sugihat beserta empat orang staf, di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa (5/5).

Dalam kesempatan tersebut Dirut Bulog menyampaikan masalah ketahanan pangan saat ini disebabkan oleh banyak berkurangnya lahan-lahan persawahan, sehingga masyarakat petani banyak yang beralih bekerja di sektor industri. Hal ini dikarenakan sektor industri yang lebih cepat mendapatkan hasil dibandingkan dengan mengolah lahan persawahan. Dirut Bulog Leni Sugihat meminta dukungan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko untuk dapat bekerja sama, dalam meningkatkan ketahanan pangan khususnya beras, demikian juga kerja sama satuan-satuan TNI di daerah untuk dukungan kelancaran pendistribusian beras raskin.

Panglima TNI menyambut baik dan menanggapi positif penyampaian Dirut Bulog, dan pada prinsipnya TNI siap untuk membantu pemerintah maupun institusi lainnya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. TNI mendukung sepenuhnya pendistribusian beras miskin dalam mewujudkan ketersediaan pangan dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup sesuai dengan yang diamanatkan UURI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan.

“TNI senantiasa selalu mendukung ketersediaan dan kepastian kedaulatan pangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah khususnya dalam membantu peningkatan pangan masyarakat di perbatasan, daerah terpencil, dan pulau-pulau terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, kata Panglima TNI.

“Suatu konsep pemikiran memang diperlukan tetapi tindak lanjutnya adalah sebuah keharusan. Bagi TNI tidak terlalu banyak berdiskusi atau seminar, tetapi begitu memahami atas persoalan ketahanan pangan dan swasembada pangan, TNI tidak pernah mengkalkulasi berapa tenaga yang diberikan, kapanpun TNI diminta akan siap”, tegas Panglima TNI.

Hasil pembicaraan Dirut Bulog dengan Panglima TNI, menyimpulkan bahwa stok beras nasional sampai saat ini masih dalam keadaan aman.(tni/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Refleksi Mubes Pers Indonesia: Belajar untuk Berdemokrasi

Permasalahan Tumpahan Minyak Montara, Ini Tanggapan Dirjen AHU Kemenkumham

Ngawur!, Petani Sawit Butuh Solusi Harga Turun, Kok Malah Diminta Tanam Pete Jengkol

Polisi Melakukan 20 Adegan Rekonstruksi Pengeroyokan Anggota TNI oleh Juru Parkir

 

  Berita Terkini
 
Refleksi Mubes Pers Indonesia: Belajar untuk Berdemokrasi

Brigjen Maruli Simanjuntak Resmi Jabat Danpaspampres

Public Service Tak Kenal Untung Rugi

Fahri Hamzah: AS Tak Bisa Diharapkan Wujudkan Kemerdekaan Palestina

Cina dan Perlakuan pada Muslim Uighur: Yang perlu Anda Ketahui

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2