Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Islam
Panglima TNI: Al-Qur'an Mengajarkan Kasih Sayang Antar Sesama Umat Manusia
2017-06-14 23:00:28
 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada peringatan Nuzulul Qur'an 1438 Hijriyah, di Masjid Panglima Soedirman, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/6).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kitab suci Al-Qur'an adalah tuntunan hidup bagi umat muslim, karena didalamnya telah diatur mana yang haq dan mana yang bathil. Al-Qur'an juga merupakan kitab suci yang mengajarkan kasih sayang tidak hanya bagi sesama umat manusia, tetapi juga kasih sayang terhadap alam semesta yang akan memudahkan umat muslim selamat dunia akhirat, karena semua aturan-aturan kehidupan ada didalamnya.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada peringatan Nuzulul Qur'an 1438 Hijriyah, dengan tema "Jadikanlah Hikmah Nuzulul Quran 1438 Hijriyah Sebagai Sarana Peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan, Kepedulian Serta Kebersamaan Prajurit TNI Dengan Masyarakat Guna Mewujudkan Prajurit Yang Kuat Hebat Profesional dan Dicintai Rakyat", di Masjid Panglima Soedirman, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/6).

"Nuzulul Qur'an yang kita peringati setiap tahun bukan sekedar peringatan saja, akan tetapi untuk mendalami makna Al Qur'an agar menjadi bekal bagi kita semuanya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Pada kesempatan tersebut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kaum wanita khususnya para istri untuk selalu berbakti, sabar, patuh dan taat kepada suami. Jika seorang istri beriman benar-benar memperhatikan kewajibannya terhadap suami dan suami ridha dengannya, maka ia dijamin masuk surga.

"Allah dalam Al Quran menjanjikan surga kepada istri yang beriman dan taat dalam melaksanakan kewajiban kepada suaminya," ucapnya.

Sementara itu KH Syarif Rahmat RA.S.Q.,M.A. dalam ceramahnya menyampaikan antara lain, kalau kita ingin hidup bahagia maka ada tiga yang harus diperhatikan, yaitu jangan makan barang haram, waspada orang ketiga biasanya sahabat dekat atau bukan orang jauh serta selalu berpedoman pada Al-Qur'an dan Hadist.

"Untuk menegakkan sebuah negara yang berdaulat, kita harus melibatkan semua komponen bangsa dan seorang pemimpin massa yang memiliki keramahan hati, Kenapa ? Seperti peribahasa mengatakan seulas senyuman lebih mengenyangkan dari pada segelas minuman, bisa jadi satu ucapan lebih nikmat dibanding sejuta santapan dan sekedip pandangan bisa lebih menusuk dari pada semeja hidangan," ujar KH Syarif Rahmat RA.S.Q.,M.A.,pada akhir ceramahnya.(TNI/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Islam
 
  Pernyataan Kapolres Dharmasraya Lukai Umat Islam
  Indonesia Butuh Pemimpin Berpaham Islam Moderat
  MUI Datangi PCNU Garut Klarifikasi Penolakan Kedatangan Ustadz Bachtiar Nasir
  Ketum Muhammadiyah: Islam dan TNI Itu Satu Napas Satu Jiwa
  Muhammadiyah dan Persis Bentuk Benteng Koordinasi
 
ads

  Berita Utama
MUI Menghimbau Masyarakat Indonesia Boikot Produk AS dan Israel

Ada 668 Rumah Rusak dan 2 Orang Meninggal Akibat Gempa Tasikmalaya

Operasi Premanisme, Jatanras Polda Metro Tangkap 2 Pelaku Jambret Tas ATM

4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi

 

  Berita Terkini
 
Google Membantu NASA Temukan 2 Planet Baru

MUI Menghimbau Masyarakat Indonesia Boikot Produk AS dan Israel

Ada 668 Rumah Rusak dan 2 Orang Meninggal Akibat Gempa Tasikmalaya

#KamiIndonesia, Ketua MPR: Jangan Ada Lagi Yang Merasa Paling Pancasila!

DPR Yakin Aksi Bela Palestina Berlangsung Damai

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2