Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Opini Hukum    
Partai Berkarya
Partai Berkarya Sambut Gembira Survei Pak Harto Paling Berhasil Memimpin Indonesia
2018-05-21 07:23:02
 

Ilustrasi. Priyo Budi Santoso.(Foto: twitter)
 
Oleh: Priyo Budi Santoso

PARTAI BERKARYA menyambut gembira hasil survei Indo Barometer yang menempatkan Pak Harto sebagai Presiden yang paling berhasil memimpin Indonesia. Seperti diprediksi, akan tiba suatu masa dimana masyarakat luas akan terkenang kembali jasa & prestasi para pemimpinnya, termasuk era Presiden Soeharto. Beberapa tahun belakangan ini, telah terjadi demam kerinduan enaknya zaman pak Harto di berbagai daerah di tanah air.

Kini kami tidak ragu-ragu mengatakan bahwa salah satu strategi Partai Berkarya adalah mengangkat kembali memori masyarakat pada zaman Pak Harto dengan tagline yang sudah beredar luas 'luwih enak zamanku to?' bersama foto pak Harto dengan senyum khasnya.

Namun kami juga nenyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama merajut sejarah kebaikan-kebaikan semua zaman: Orde Lama, Orde Baru, maupun Orde Reformasi. Kita serap kebaikan-kebaikan, prestasi & capaian masing-masing Orde tanpa harus berlebihan mencela para pemimpin pada zamannya. Bangsa ini akan besar kalo berdamai dengan sejarah & tidak lagi tenggelam dalam kebencian sejarah.

Hak kami u/ mengatakan bahwa Pak Harto adalah tokoh bangsa yang hebat, Bapak Pembangunan yang besar jasanya, demikian pula Bung Karno adalah Bapak pendiri bangsa yang hebat. Mereka berdua adalah putra-putra terbaik yang pernah dilahirkan bangsa ini. Presiden-presiden setelahnya diharapkan merupakan resultante dari kebaikan-kebaikan pendahulunya.

Apa beda Partai Berkarya dengan Partai Golkar? Platform kami hampir sama dengan partai Golkar & partai-partai nasional besar lainnya tentang keIndonesiaan, kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dsb. Yang membedakan ialah Partai Berkarya kini dipimpin langsung Hutomo Mandala Putra yang adalah trah Soeharto. Kami juga tidak ragu-ragu mengusung kembali ajaran Soeharto tentang Tri Logi Pembangunan sebagai solusi terhadap karut-marut situasi bangsa sekarang ini. Trilogi yang diperbarui yang intinya adalah pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pemerataan pembangunan & stabilitas nasional yang mantap. Tanpa panduan yang jelas arah pembangunan kita akan melewati lorong yang gelap.

U/ capres Partai Berkarya belum bersikap apapun & belum tertarik u/ ikut2an gerakkan tagar #2019gantipresiden. Kami juga belum putuskan untuk mendukung siapapun. Kami masih menunggu siapa tahu muncul sosok pemimpin yang mampu selamatkan bangsa dari situasi pancaroba ini. Tokoh mumpuni yang diyakini bisa menjamin stabilitas keamanan & sekaligus bisa membawa perbaikan ekonomi.

Hari-hari ini kami lebih fokus u/ pemenangan Pileg, karenanya tagar kami #2019gantilegislatif.

Ketua Umum Tommy Soeharto sudah memerintahkan kami untuk ambil sekurangnya 80 kursi DPR RI. Orang bilang ini ambisius? Jawabannya adalah ini kalkulasi yang matang. Kami tidak ingin hanya sekedar lolos dari lubang threshold 4 persen.

Kami ingin menjadi partai pemenang pemilu 2019 atau paling tidak masuk 5 besar.
Jika dipercaya rakyat, kami siap mengambil alih kekuasaan politik di parlemen & kami akan abdikan untuk Indonesia yang lebih baik. Kami melihat tanda-tanda bakal ada perubahan peta politik yang dramatis pada pemilu 2019 ini.

Pemilu di Malaysia telah memulainya, Barisan Nasional yang dipimpin PM Najib yang disokong partai-partai mapan telah rontok dikalahkan partai baru yang dipimpin tokoh lama Tun Mahathir yang segenerasi dengan Pak Harto. Efek bola saljunya sudah berasa & akan segera berimbas disini.

Penulis adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya.(wa/bh/as)




 

 
   Berita Terkait > Partai Berkarya
 
  Partai Berkarya DPW DKI Jakarta: Sinergi dan Komunikasi Pengurus dan Caleg Sangat Penting untuk Raih Kemenangan
  Tim Pemenangan DPW Partai Berkarya DKI Jakarta Beri Motivasi Kader dan Caleg DPD untuk Serap Aspirasi Warga
  Sosok Soeharto Jadi Magnet Pengusaha Gabung Ke Partai Berkarya
  Bergabung Ke Partai Berkarya, Inilah Pernyataan Politik Titiek Soeharto
  Trilogi Pembangunan, Panduan Partai Berkarya Membangun Indonesia
 
ads

  Berita Utama
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum

Rizal Ramli Minta Undang-Undang BPJS Segera Direvisi

Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''

Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres

 

  Berita Terkini
 
PRM Akan Beri Masukan ke DPR Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan Agama

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis Meresmikan Portal Baru PMJNEWS.com

Amnesty International Cabut Penghargaan untuk Aung San Suu Kyi

Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum

Empat Maskapai Sudah Kantongi Izin Rute Penerbangan Bandara APT Pranoto Samarinda

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2