Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Pembunuhan
Pasutri Kelilit Hutang Tega Membunuh Temannya dengan Modus Diajak Mabuk
2017-02-17 22:02:55
 

Kasubdit 3 Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyono saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jum'at (17/2).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya meringkus pasangan suami istri (Pasutri) yakni Komarudin alias Komeng (32) dan Desy Ratna (24). Kedua ditangkap karena melakukan pembunuhan berencana terhadap korban Deston Sidabutar.

Peristiwa bermula ketika pelaku Komarudin menghubungi korban Deston untuk bertemu dengan dalih mengajak minum minuman keras dan akan memberikan teman kencan wanita yang notabene adalah Desy, istri dari pelaku.

Selanjutnya, pada hari Rabu (8/2) pelaku Komarudin lantas bertemu dengan korban Deston di Kampung Ciherang, RT 02/04 Desa Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Setelah pertemuan tersebut, antara korban dan tersangka Komarudin alias Komeng bersama-sama meminum minuman keras yang sebelumnya sudah dibeli oleh korban," terang Kasubdit 3 Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyono di Polda Metro Jaya, Jum'at (17/2).

Mengetahui korban dalam keadaan mabuk, pelaku lantas membelakangi korban dan langsung menghujamkan pisau dapur tepat dibagian perut sebanyak dua kali, dan satu kali dibagian dada. Tidak puas sampai disitu, tersangka Komarudin lalu menendang kepala korban sebanyak tiga kali hingga korban tersungkur kedalam irigasi.

Setelah korban terjatuh kedalam irigasi, selanjutnya tersangka turun ke irigasi untuk memastikan korban sudah meninggal.

"Setelah korban dipastikan telah meninggal dunia, selanjutnya tersangka meninggalkan korban dan membawa sepeda motor milik korban," sambungnya.

Namun sayang, masih menurut Aris, belum sempat menikmati barang hasil curiannya, pada tanggal 9 Februari 2017 pelaku Komarudin berhasil diciduk Tim Opsnal Subdit 3/Resmob Polda Metro Jaya di PT. SSI, Jalan Jababeka IX, Kelurahan Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, saat sedang bekerja. Sementara istrinya, Desy ditangkap di kontrakannya saat sedang menonton televisi.

"Pelaku dan korban merupakan teman. Komeng dan Desy (adalah) pasangan suami istri. Korban adalah teman baik mereka sendiri (korban). (Motifnya karena) pelaku kelilit hutang," ujar Aris.

Lebih lanjut Aris mengatakan, akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat hukuman berlapis. Diantaranya Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.

"Tersangka juga melanggar Pasal 338 KUHP ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara," pungkasnya.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Pembunuhan
 
  Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuh Dini di Apartemen Laguna Pluit
  Polisi akan Membongkar Makam Abi Korban Persekusi Vape Guna Otopsi
  Reka Ulang Pembunuhan Suami Istri Juragan Angkot di Loa Berjalan Ricuh
  Hanya Gara-gara Tisu Masuk ke Gelas Kopi, Nyawa Iwan Melayang
  Duet Pelaku Penembakan Italia Chandra Kirana, Saiful dan Joki Sudah 4 Kali Aksi Kejahatan
 
ads

  Berita Utama
Muhajir Mengapresiasi Putusan MK terkait Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat

Terkait Pemutaran Film G30S PKI Berikut Tanggapan Ketum Muhammadiyah

Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuh Dini di Apartemen Laguna Pluit

Aktivis 98 Dukung Usul Panglima TNI Nobar Film G30S/PKI

 

  Berita Terkini
 
Untuk Apa Mark Zuckerberg Lepas Saham Facebook Senilai Rp169 Triliun

Kapuspen TNI: TNI dan Dewan Pers Sepakati Perjanjian Kerja Sama

Panglima TNI: Orang-Orang Hebat Mengambil Pelajaran dari Kekalahan

Komputer Trouble, Layanan Samsat Gunung Sahari Sempat Terganggu

4 Pilar Kebangsaan Pondasi Kuat Menangkal Bahaya Laten Komunis

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2