Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Virus Corona
Pemerintah Tidak Akan Lakukan Lockdown, Fadli Zon: Kalau Korban Makin Banyak, Pak Jokowi yang Tanggung Jawab?
2020-03-22 19:33:18
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah Indonesia memutuskan tidak akan melakukan Lockdown guna menekan penyebaran virus corona yang semakin mewabah. Hal itu ditegaskan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona atau Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo, saat jumpa pers, Sabtu (21/3).

Putusan tersebut kontan mendapat kritik tajam dari mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Dia sepertinya menyesalkan sikap pemerintah yang menegaskan tidak bakal melakukan Lockdown.

Menurut politikus Partai Gerindra ini, jika keputusan tidak melakukan Lockdown berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berarti Presiden mesti bertanggung jawab jika korban terus meningkat di kemudian hari.

Meskipun, ia dan seluruh masyarakat Indonesia berharap tidak ada korban lagi akibat virus corona. "Keputusan tidak ada Lockdown adalah instruksi Presiden @jokowi. Artinya, kalau ternyata semakin banyak korban karena keputusan itu, maka Pak Jokowi lah yang paling harus bertanggung jawab. Begitu kan?" kata Fadli Zon dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, Sabtu (21/3).

Sekadar informasi, hingga Sabtu (21/3), total kasus positif corona sudah mencapai 450 orang, 20 orang telah sembuh, dan 38 orang meninggal dunia.

Angka tersebut naik cukup drastis dari hari sebelumnya, Jumat (20/3), yakni 369 positif corona, 17 orang sembuh dan 30 meninggal dunia.(ad/RMOL/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Virus Corona
 
  Vaksin Covid-19 Harus Gratis
  Vaksin Covid-19 dari China Harus Aman dan Transparan
  Tingkat Kematian di Meksiko Kini Tertinggi Ke 3 di Dunia Akibat Covid-19
  Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemerintah Diminta Serius Tanggulangi Pandemi
  Pasien Covid-19 Tembus 100 Ribu Kasus di Indonesia
 
ads1

  Berita Utama
Wasekjen Demokrat: Kok Partai Pendukung Pemerintah Kebakaran Jenggot Karena Pernyataan Mas Ibas?

Para Tokoh Bangsa Deklarasikan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI)

Besok!! Ganjil Genap Kembali Berlaku, Polda Metro: Penindakan atau Tilang Mulai 6 Agustus 2020

Buronan Djoko Tjandra Akhirnya Ditangkap Bareskrim Polri di Malaysia

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bamsoet Ajak AHY Gotong Royong Atasi Persoalan Bangsa

Wasekjen Demokrat: Kok Partai Pendukung Pemerintah Kebakaran Jenggot Karena Pernyataan Mas Ibas?

Vaksin Covid-19 Harus Gratis

Anggota DPR Ingatkan Proses PHK Harus Sesuai UU Ketenagakerjaan

Pembobolan ATM Marak Terjadi, Anggota DPR Imbau Masyarakat Lebih Waspada

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2