Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Ganja
Pengadilan Meksiko Melegalisasi Penggunaan Ganja
Thursday 05 Nov 2015 15:10:04
 

Meksiko berada di bawah tekanan untuk melonggarkan aturan terhadap narkoba. Meksiko berada di bawah tekanan untuk melonggarkan aturan terhadap narkoba.(Foto: Istimewa)
 
MEKSIKO, Berita HUKUM - Mahkamah Agung Meksiko akhirnya mengeluarkan keputusan yang melegalisasi penggunaan ganja untuk kepentingan rekreasi. Empat orang yang tergabung dalam Masyarakat Meksiko untuk Penggunaan Pribadi dan Bertanggung-jawab sekarang ini diizinkan untuk menanam dan mengisap ganja.

Mariyuana atau ganja masih belum bisa dijual di Meksiko namun beberapa kalangan mengatakan putusan pengadilan tersebut dapat melegalisasi penuh penggunaannya.

Meksiko sudah lama berkutat dalam konflik penuh kekerasan terkait kartel narkoba.

Berbagai kelompok membawa hal ini pertama kali pada tahun 2013, meminta izin untuk menanam tumbuhan mariyuana untuk kepentingan rekreasi.

Keputusan penting

Hakim pengadilan memutuskan, dengan perbandingan suara 4-1, bahwa larangan menanam ganja untuk dikonsumsi pribadi adalah inskonstitusional.

Untuk sebuah negara yang menghadapi kekerasan narkoba dalam skala besar, ini adalah suatu keputusan yang sangat penting.

Meskipun keputusan itu hanya berlaku untuk individu-individu yang membawa kasus ini ke Mahkamah Agung, sejumlah pegiat melihat hal ini sebagai langkah besar pertama.

Armando Santacruz adalah salah satu penggugat. Ia adalah seorang pengusaha terkemuka di Meksiko, ia telah mempelopori kampanye dan dan mengatakan kepada saya dia menganggap hal ini sebagai pembuka bagi langkah-langkah lainnya.

Namun pendapat rakyat Meksiko sendiri terbelah mengenai pengesahan ganja. Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto secara tegas menentang setiap perubahan kebijakan terkait obat bius, sehingga pengesahan mariyuana ini masi belum bisa digulirkan.

Preseden hukum

Betapa pun, ini bisa menjadi preseden hukum untuk aturan-aturan di masa datang tentang penggunaan dan penjualan mariyuana.

Sejumlah orang merayakan keputusan itu dengan merokok di luar gedung Mahkamah Agung.

"Jika, Mahkamah Agung mengambil langkah penting untuk melegalisasi mariyuana, atau setidaknya beberapa dari mereka, saya menyarankan agar kita sangat berhati-hati dan bertanggung jawab dalam menyusun putusan semacam itu," kata Hakim Jose Ramon Cossío, yang dalam putusan itu memberikan suara mendukung.

Ada puluhan ribu kasus pembunuhan terkait narkoba di negara ini pada setiap tahun.

Meksiko didesak untuk melonggarkan undang-undang narkoba setelah AS melegalisasi narkoba di negara-negara bagian tertentu. Pada tahun 2009, Meksiko mengesahkan kepemilikan mariyuana sampai 5 gram.(BBC/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Fadli Zon: Pemerintah Indonesia Istimewakan Tenaga Kerja Asing

Dewan Pers Digugat ke Pengadilan atas Perbuatan Melawan Hukum

Banyak Proyek Infrastruktur Runtuh, Jokowi Pura-Pura Tidak Tahu

Fahri Hamzah: Pemerintah Harus Segera Mencabut Perpres TKA

 

  Berita Terkini
 
Irjen Idam Azis Memimpin Serijab 6 Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Metro Jaya

Ketua DPR Minta Semua Ormas Aktif Jaga Stabilitas Politik

3 Milisi AS Dinyatakan Bersalah Berencana Ngebom Masjid di Amerika

Polda Metro Jaya Gelar Hasil Razia Miras Oplosan di 147 TKP

PSI Urutan Teratas Partai yang tak Akan Dipilih

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2