Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Kapolri
Pengamat Sebut Sosok Calon Pengganti Kapolri Ini Punya Chemistry dengan Jokowi
2021-01-01 19:22:42
 

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo pada saat memberikan keterangan pers.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Eksekutif Etos Indonesian Institute, Iskandarsyah menyebut, sosok Listyo Sigit Prabowo memiliki rekam jejak yang baik selama mengabdi di institusi kepolisian republik Indonesia (Polri).

Atas dasar itu Iskandarsyah pun meyakini Jenderal bintang tiga ini sebagai calon yang layak menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Sejauh ini saya melihat Pak Sigit punya portofolio dan track record yang sangat bagus sangat baik. Secara Integritas, Loyalitas beliau sudah teruji," kata Iskandarsyah dalam diskusi virtual bertajuk "Sustainable Polri" yang diselenggarakan Jaringan Aktivis Muslim Indonesia (JAMMI) pada Rabu (30/12).

Sebelumnya, pengamat yang akrab disapa Bang Is ini telah membeberkan hasil catatan jumlah nama-nama yang masuk dalam bursa calon kapolri.

"Terdapat 10 orang komjen yang masuk dalam bursa calon Kapolri mengantikan Kapolri Idham Azis. Itu menurut catatan kami 6 orang di antaranya bertugas di Internal Korps dan 4 orang di luar antara lain di BNPT, BIN, BSSN" terangnya.

Diantara nama-nama itu, lanjut Bang Is, memiliki kekuatan dan potensi yang baik dan unggul dalam memimpin institusi polri kedepannya. Namun, lanjutnya hal demikian tetap menjadi hak prerogatif presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan

"Dalam hal ini saya melihat semua calon punya kekuatan dan punya potensi untuk memimpin Institusi Kepolisian, tapi kembali lagi sebenarnya ini hak prerogatif Presiden Jokowi. Presiden nyaman dengan siapa? Kemistriannya cocok dengan siapa?," cetusnya.

Bang Is juga mengungkapkan, nama Listyo Sigit Prabowo meroket dikarenakan dirinya sejak lama mengawal presiden baik semasa menjabat Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi RI 1. Namun demikian kata iskandar tergantung kenyamanan dan pilihan presiden Joko Widodo dalam memilih Kapolri menggantikan Idham Azis.

"Disisi yang lain banyak sekali publik membicarakan soal sosok Listyo Sigit Prabowo yang sudah sejak lama bersama Pak Presiden mulai dari Solo ke DKI-1 dan RI-1 jadi sebenarnya Pak Sigit yang lebih bertemu chemistry-nya dengan Pak Presiden," pungkasnya.(bh/amp)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
HNW: Masyarakat Menolak Penghapusan Santunan Korban Covid-19

Waketum MUI: Kerumunan Jokowi dan Rizieq Cukup Dihukum Denda

Jokowi Bagi Suvenir Picu Kerumunan di NTT, Munarman: Bisa Kena Pasal Penghasutan

Masyarakat Yang Tolak Vaksin Harus Jadi Perhatian Pemerintah

 

ads2

  Berita Terkini
 
Pengadaan Makan Tahanan, Polres Metro Jakarta Barat Keluarkan Anggaran Senilai Rp 6,5 Miliar

Polres Metro Jakarta Selatan Segera Umumkan Pemenang Tender Pengadaan Peralatan Kantor Senilai Rp 1,9 Miliar

Samsat Cikokol Adakan Pelayanan Khusus Pemilik STNK & BPKB yang Rusak atau Hilang Akibat Banjir

Mendikbud Apresiasi PTM yang Raih Gelar Universitas Islam Terbaik Dunia 2021

Usai Dipecat, Darmizal dan 7 Kader Ini akan PTUN-kan Ketum PD AHY

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2