BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Residivis Terlibat Jaringan Peredaran Sabu Seberat 6,5 Kg
JAKARTA, Berita HUKUM - BNN kembali mengungkap upaya peredaran narkoba yang dilakukan oleh dua tersa

Mobil Google Lampaui Batas Kecepatan
CALIFORNIA, Berita HUKUM - Mobil Google, yang bisa mengemudi sendiri, diprogram untuk melaju hingga

Keputusan MK Harus Dihormati
JAKARTA, Berita HUKUM - Apapun keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menyangkut sengketa pilpres harus

SBY Resmikan Menara Bendera Tertinggi di Indonesia
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mer

Tanah Longsor di Hiroshima, Puluhan Tewas
JEPANG, Berita HUKUM - Sedikitnya 27 orang tewas dalam tanah longsor yang melanda Hiroshima, Jepang,

Publik Apresiasi KanalKPK TV
JAKARTA, Berita HUKUM - Minggu siang (17/8) lalu di pelataran Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta.

DPRK Aceh Utara Bahas KUPA dan PPAS-P
ACEH, Berita HUKUM - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara menggelar Rapat Paripurna K

Tim Prabowo-Hatta Desak Komnas HAM Klarifikasi Pernyataan Novelius Pigai
JAKARTA, Berita HUKUM - Beberapa hari terakhir marak pemberitaan mengenai kedatangan Novela Nawipa y

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Residivis Terlibat Jaringan Peredaran Sabu Seberat 6,5 Kg
Mobil Google Lampaui Batas Kecepatan
Keputusan MK Harus Dihormati
SBY Resmikan Menara Bendera Tertinggi di Indonesia
Tanah Longsor di Hiroshima, Puluhan Tewas
Publik Apresiasi KanalKPK TV

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
DPRK Aceh Utara Bahas KUPA dan PPAS-P
Tim Prabowo-Hatta Desak Komnas HAM Klarifikasi Pernyataan Novelius Pigai
Tim Hukum Prabowo-Hatta Yakin Akan Menangkan Gugatan di DKPP
DPRK Setujui 3 Raqan Kabupaten Aceh Utara
Bukti Tim Prabowo-Hatta Terlalu Kuat untuk Ditolak dalam Sidang MK
Pernyataan Yulianis, Diduga Fahri Hamzah Ikut Kecipratan Uang dari Nazaruddin

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Pemilu    
 
Seminar
Peran Media Dalam Pemilu 2014
Tuesday 16 Jul 2013 18:37:55
 
Acara Seminar dan buka puasa bersama, yang mengambil tema, Nasional Peran Media dalam Konsulitasi Demokrasi Pada Pemilu 2014, di gedung dewan pers Jakarta Pusat, Selasa (16/7).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Acara Seminar dan buka puasa bersama, yang mengambil tema, Nasional Peran Media dalam Konsulitasi Demokrasi Pada Pemilu 2014, di gedung dewan pers Jakarta Pusat, Selasa (16/7).

Hadir sebagai pembicara dalam seminar ini, Pengurus DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati, Wakdiv Humas Mabes Polri, Brigjen Taufik, Anggota DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan Budiman Sujakmiko, Iswandi Syahputra dari (KPI), Juri Andianto (KPU).

Menurt Andi Nurpati, Bagaimana keseimbangan pemberitaan media dalam pertisipasi pemilih, dan menurut Andi sangat sulit untuk mengontrolnya, apa lagi media-media tertentu yang di milik partai politik tertentu.

Ditambahkanya, peran media sangat penting dan di harapan pada pemilu 2014 tidak ada keberpihakan berarti, Media harus mampu meningkatkan optimesme publik, jadi jangan sebaliknya membuat masyarakat menjadi apatis terhadap pemilu.

Contoh anngota dewan, di beritakan pemalas, di beritakan yang negatif dan ini akan berimbas kepada calon pemilih, mereka akan menjadi apatis.

Sementara, Budiman Sujadmiko, menganggap persoalan media kita saat ini tidak sederhana, ada orang yang memimpin partai politi dan kemudian menguasai salah satu Media, ini salah satu contoh prilaku oligarki di bangsa kita.

Saya melihat bukan karena mereka orang media, sehingga orang yang di anggap bisnisnya sukses maka pantas menjadi pemimpin publik. Menjadi Presiden itu bukan privasi melainkan publik untuk menjadi pelayan publik.

"Ada semacam prilaku oligarki, ketika anda menjadi seorang yang sangat kaya, maka akan membeli segalanya.
Bila politik bicara soal pencitraan semata," pungkas Budiman.

Brigjen Taufiq, Wakadiv Humas Mabes Polri, menganggap selama ini permasalahan kita memiliki kebebasan menyampaikan pendapat dan itu di atur dalam UU.

"Kita berkomitmen untuk melaksanakan pemilu yang damai, dan menghidarkan tindakan anarkis dengan berpolitik yang benar, juga butuh peran media masa, yang berimbang faktual dan memenimalkan opini," ujar Brigjen Taufik.

Perlunya konfirmasi terhadap sumber Informasi dalam suatu peristiwa, media on-line, menjadi sumber informasi awal, Media On-Line dijadikan pemberitaan berikutnya dari pemberitaan elektronik.

Semoga apa yang kita diskusikan dapan memberikan kontribusi politik pada bangsa ini untuk pemili legestatif dan Pemilu Presiden 2014 mendatang.(bhc/put)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait

 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com