Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Danrem 011 Lilawangsa Kunjungi Mako Yonif Batalion Infantri 111 Raider Tualang Cut
ACEH, Berita HUKUM - Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Achmad Daniel Chardin di dam

Panglima TNI Bekali 341 Siswa SMA Taruna Nusantara
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko memberikan pembekalan kepada 341 sisw

Karena Defisit, BPJS Kesehatan akan Menaikkan Iuran 43%
JAKARTA, Berita HUKUM - Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan dinaikan. Hal ini tidak

Empat Pesawat F-16 Laksanakan Latihan Kilat dan Cakra di Lanud Halim
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejak Minggu (1/3) Empat Pesawat Tempur dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi

Keppres Diperlukan untuk Susun Struktur Barekraf
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf) Triawan Munaf menghadap Presiden Jok

Mahfud MD Terkejut karena Drajat dan Tjatur Mundur dari PAN
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahfud MD tokoh nasional yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) men

Pegawai KPK Gelar Aksi Tolak Pelimpahan Kasus BG ke Kejaksaan
JAKARTA, Berita HUKUM - Hari Selasa (3/3) ini ratusan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mel

Netanyahu Bukan Bermaksud Tidak Hormati Obama
WASHINGTON, Berita HUKUM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali mengatakan bahwa prog

   

  Berita Terkini >>
   
Danrem 011 Lilawangsa Kunjungi Mako Yonif Batalion Infantri 111 Raider Tualang Cut
Panglima TNI Bekali 341 Siswa SMA Taruna Nusantara
Karena Defisit, BPJS Kesehatan akan Menaikkan Iuran 43%
Empat Pesawat F-16 Laksanakan Latihan Kilat dan Cakra di Lanud Halim
Keppres Diperlukan untuk Susun Struktur Barekraf
Mahfud MD Terkejut karena Drajat dan Tjatur Mundur dari PAN

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Karena Defisit, BPJS Kesehatan akan Menaikkan Iuran 43%
Keppres Diperlukan untuk Susun Struktur Barekraf
Mahfud MD Terkejut karena Drajat dan Tjatur Mundur dari PAN
Fredrich Yunadi Siap Jadi Ketua Umum PERADI 2015-2020
Komite II DPD RI Kritisi Kinerja Pemerintah Kabupaten Kota di Aceh
Zulkifli Berkicau 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un...' setelah Terpilih Ketum Baru PAN

SPONSOR & PARTNERS



















Pemilu    
 
Seminar
Peran Media Dalam Pemilu 2014
Tuesday 16 Jul 2013 18:37:55
 
Acara Seminar dan buka puasa bersama, yang mengambil tema, Nasional Peran Media dalam Konsulitasi Demokrasi Pada Pemilu 2014, di gedung dewan pers Jakarta Pusat, Selasa (16/7).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Acara Seminar dan buka puasa bersama, yang mengambil tema, Nasional Peran Media dalam Konsulitasi Demokrasi Pada Pemilu 2014, di gedung dewan pers Jakarta Pusat, Selasa (16/7).

Hadir sebagai pembicara dalam seminar ini, Pengurus DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati, Wakdiv Humas Mabes Polri, Brigjen Taufik, Anggota DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan Budiman Sujakmiko, Iswandi Syahputra dari (KPI), Juri Andianto (KPU).

Menurt Andi Nurpati, Bagaimana keseimbangan pemberitaan media dalam pertisipasi pemilih, dan menurut Andi sangat sulit untuk mengontrolnya, apa lagi media-media tertentu yang di milik partai politik tertentu.

Ditambahkanya, peran media sangat penting dan di harapan pada pemilu 2014 tidak ada keberpihakan berarti, Media harus mampu meningkatkan optimesme publik, jadi jangan sebaliknya membuat masyarakat menjadi apatis terhadap pemilu.

Contoh anngota dewan, di beritakan pemalas, di beritakan yang negatif dan ini akan berimbas kepada calon pemilih, mereka akan menjadi apatis.

Sementara, Budiman Sujadmiko, menganggap persoalan media kita saat ini tidak sederhana, ada orang yang memimpin partai politi dan kemudian menguasai salah satu Media, ini salah satu contoh prilaku oligarki di bangsa kita.

Saya melihat bukan karena mereka orang media, sehingga orang yang di anggap bisnisnya sukses maka pantas menjadi pemimpin publik. Menjadi Presiden itu bukan privasi melainkan publik untuk menjadi pelayan publik.

"Ada semacam prilaku oligarki, ketika anda menjadi seorang yang sangat kaya, maka akan membeli segalanya.
Bila politik bicara soal pencitraan semata," pungkas Budiman.

Brigjen Taufiq, Wakadiv Humas Mabes Polri, menganggap selama ini permasalahan kita memiliki kebebasan menyampaikan pendapat dan itu di atur dalam UU.

"Kita berkomitmen untuk melaksanakan pemilu yang damai, dan menghidarkan tindakan anarkis dengan berpolitik yang benar, juga butuh peran media masa, yang berimbang faktual dan memenimalkan opini," ujar Brigjen Taufik.

Perlunya konfirmasi terhadap sumber Informasi dalam suatu peristiwa, media on-line, menjadi sumber informasi awal, Media On-Line dijadikan pemberitaan berikutnya dari pemberitaan elektronik.

Semoga apa yang kita diskusikan dapan memberikan kontribusi politik pada bangsa ini untuk pemili legestatif dan Pemilu Presiden 2014 mendatang.(bhc/put)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Seminar

Tidak Ada Alasan Melupakan Wayang
Etika Demokrasi Perlu Peran dari Pemuda
Diperlukan Revitalisasi Makna Sumpah Pemuda Guna Semangat Kepemimpinan
PN dan Unsam Langsa Gelar Seminar Reformasi Hukum
Pemapanan Mahasiswa, 'Pelaksanaan Lelang Eksekusi Atas Jaminan Perbankan'
Tantangan Jurnalis Sangat Berat, Seperti Telur Diujung Tanduk
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com