Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Barack Obama
Pidato Farewell, Obama: Demokrasi Membutuhkan Anda
2017-01-12 07:44:43
 

Presiden kulit hitam pertama di AS ini, yang sekarang berusia 55 tahun, terpilih pada 2008 dengan pesan untuk memberikan harapan dan perubahan.(Foto: Istimewa)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Presiden AS Barack Obama menyampaikan pidato perpisahan di Chicago, merefleksikan masa jabatannya selama dua periode.

"Dari semua sisi, Amerika merupakan yang terbaik, menjadi tempat yang lebih kuat,"dibandingkan delapan tahun lalu, kata Obama.

Tetapi dia memperingatkan "demokrasi terancam ketika kita tidak menghargainya".

Dia memohon warga Amerika dari segala latar belakang untuk mempertimbangkan sesuatu dari pandangan masing-masing, dan mengatakan "Kita harus memberikan perhatian dan mendengar".

Presiden kulit hitam pertama di AS ini, yang sekarang berusia 55 tahun, terpilih pada 2008 dengan pesan untuk memberikan harapan dan perubahan.

Penggantinya, Presiden terpilih Donald Trump, telah berjanji untuk mencabut beberapa kebijakan Obama.

Trump akan dilantik pada 20 Januari mendatang.

Dengan nada suara yang lebih tinggi, Obama mengatakan peralihan kekuasaan yang damai antar presiden merupakan sebuah "tanda" dari demokrasi Amerika.

Tetapi dia mengatakan, "Demokrasi kita tidak akan bekerja tanpa sebuah kesadaran bahwa setiap orang memiliki kesempatan ekonomis".

'Kembali ke tempat semua dimulai'

Kembali ke Chicago, ketika dia pertama kali mendeklarasikan kemenangannya pada 2008, Obama menyampaikan pesan terakhir kepada warga Amerika setelah masa kampanye yang memecah belah warga selama pemilu yang memenangkan Donald Trump dari Hillary Clinton.

Dia mengatakan dia ingin kembali "di mana semua di mulai" bagi dia dan ibu negara Michelle Obama, dibandingkan menyampaikan pidato dari Gedung Putih.

Pidato yang ditujukan bagi semua warga Amerika, termasuk pendukung Trump, seperti disampaikan oleh Gedung Putih.

Perjalanan Obama ke Chicago merupakan yang terakhir sebagai presiden, dan yang ke 445 kali dengan menggunakan pesawat kepresidenan Air Force One.

Joe BidenHak atas fotoREUTERS
Image captionPresiden Obama memeluk Wakilnya Joe Biden


ObamaHak atas fotoREUTERS
Image captionObama juga berterimakasih kepada istrinya Michele, putrinya Malia dan Sasha.

Dia mengatakan pernah tinggal di kota itu sebagai anak muda, "masih berupaya untuk mencari siapa saya, mencari tujuan hidup saya,," bahwa dia "menyaksikan kekuatan keyakinan a dan harga diri orang-orang dalam menghadapi kesulitan dan kehilangan".

Lebih dari 20.000 orang diperkirakan hadir dalam acara yang berlangsung di McCormick Place, yang merupakan pusat konferensi yang terbesar di Amerika Utara dan merupakan lokasi pidato Obama kerika mengalahkan Mitt Romney dalam pemilu 2012 lalu.

Tiket diberikan secara gratis, tetapi dijual secara online lebih dari $1.000 atau sekitar Rp13 juta beberapa jam sebelum pidato.

Ibu negara Michelle Obama, Wakil Presiden Joe Biden dan istrinya Jill Biden hadir dalam acara tersebut. Lihat Video Pidato Perpisahan Obama klik disini.(BBC/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Majelis Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Pungli Abun dan Elly

Mengenal Kang Ajat Cagub Jabar yang Resmi Diusung Gerindra

Uni Eropa dan Rusia Tolak Dukung Trump Mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Hina Islam dan Alquran, Pendeta Abraham Ditangkap Bareskrim

 

  Berita Terkini
 
Usai Vonis Bebas, Abun dan Elly Langsung Dibebaskan dari Lapas

Fahri Hamzah Untuk 2019

3 Perempuan AS Menuduh Trump 'Menggerayangi' Mereka

Selama Tahun 2017 DPR Selesaikan 17 RUU

Fadli Zon Menjabat Plt Ketua DPR RI

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2