Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Perdata    
Penggelapan
Polda Kaltim Ungkap Tersangka Leni Bersama Suami dan Saudaranya Terlibat Kasus TPPU
2017-07-08 07:05:24
 

Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Drs. Safaruddin melakukan jumpa pers untuk merilis pengungkapan kasus TPPU.(Foto: Istimewa)
 
BALIKPAPAN, Berita HUKUM - Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Drs. Safaruddin bertempat di ruang rapat Polda Kaltim pada, Jumat (7/7) melakukan jumpa pers untuk merilis pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berhasil diungkapkan oleh Ditreskrimus Polda Kaltim.

Kapolda Kaltim yang di dampingi Direskrimsus Polda Kaltim Kombes Pol Yustam Alpiani dan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana membeberkan bahwa, aparat kepolisian berhasil menangkap LN seorang kasir di PT Daihatsu Jl. PM Noor, Samarinda bersama J suaminya serta MDR adik kandung LN, bersama barang bukti yang berhasil disita duamankan, 18 Unit kendaraan roda 4, 2 unit rumah dan 2 unit motor besar.

"Sebanyak 18 mobil, 2 motor dan 2 rumah jumlahnya senilai Rp 9 miliar yang berhasil kami sita. Tapi kerugian perusahaan senilai Rp 25 miliar," ujar Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin.

Dalam prakteknya Leni (29) tidak sendiri, juga bersama suami Jepri (27) dan adik kandungnya MDR (27) ketiga saat ini di tahan di Polda Kaltim.

"Pelaku kita amankan 3 orang, 1 sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Dua lagi akan segera menyusul," ujarnya.

Kapolda juga menegaskan bahwa adapun harta benda yang diduga dari hasil pencucian uang tersangka yang disita Polisi di antaranya; 2 rumah mewah senilai lebih dari Rp 700 juta, 5 unit mobil mewah kisaran Rp 400 juta hingga Rp 825 juta, 13 unit kendaraan roda empat mulai dari harga Rp 140 juta hingga Rp 240 juta, 1 motor matic senilai 28 juta dan motor Sport Yamaha R1M seharga Rp 812 Juta.

"Akibat perbuatannya tersangka dikenakan pasal 378 KUHP, 374 KUHP, dan Undang-Undang TPPU dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara," tegas Kapolda.

Sementara, pantauan pewarta BeritaHUKUM.com di kantor Kejaksaan Negeri Samarinda Jalan M Yamin Samarinda, sekitar pukul 14.30 Wita pada, Jumat (7/7) penyidik Polda Kaltim melimpahkan kasus tersangka kasus TPPU atas nama Jefriansyah tersebut ke Kejaksaan.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Komisi II DPR Soroti Keputusan MK terkait Verifikasi Faktual

Impor Beras Khianati Petani, Pemerintah Diminta Batalkan Permendag No 1 Th 2018

Ini Cara PAN Menangkan Sudirman Said - Ida Fauziyah di Pilkada Jateng

DKI Rilis Nopol dan Jenis Mobil Mewah Penunggak Pajak

 

  Berita Terkini
 
Idrus Marham Jadi Mensos, Moeldoko Jadi KSP, Agum Gumelar Wantimpres, dan Yuyu Sutisna Jadi KSAU

LBH Awalindo Serahkan Data Dugaan Korupsi Lampung Utara Ke KPK

Yerusalem, Mahmoud Abbas: Prakarsa Perdamaian Trump Adalah 'Penghinaan Abad Ini'

Akankah Kasus Mega Transfer 19 Triliun Terungkap?

KPK Tetapkan Bupati Kukar Rita Widyasari dan Pengusaha sebagai Tersangka TPPU

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2