Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Virus Corona
Polda Metro, Kodam Jaya dan Forkopimda DKI Jakarta Luncurkan Model Penerapan Pendisiplinan Prokes Covid-19 Berbasis Komunitas
2020-09-12 05:39:51
 

Tampak baris belakang dari kiri ke kanan: H.Lulung, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, dan tokoh agama. Baris depan, para petugas pelaksana pendisplinan prokes covid-19.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman, dan H. Lulung selaku Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta secara resmi meluncurkan model tugas pelaksanaan penerapan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 berbasis komunitas, bertempat di Blok A Pasar Tanah, Jakpus, Jum'at (11/9).

H.Lulung mengatakan, sebagai tokoh masyarakat Tanah Abang mendukung penuh upaya pemerintah daerah provinsi DKI Jakarta dalam penerapan pendisiplinan protokol kesehatan covid-19.

"Ada 18 komunitas di wilayah tanah abang siap mendukung pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk pelaksanaan penerapan pendisiplinan prokes berbasis komunitas," kata Lulung dalam sambutannya membuka acara peluncuran tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Nana Sudjana mengungkapkan, dipilihnya pasar tanah abang sebagai tempat launching penerapan pendisiplinan prokes berbasis komunitas karena pasar tanah abang merupakan salah satu klaster penyebaran virus corona.

"Pelaksanaan penerapan pendisiplinan prokes berbasis komunitas ini juga akan dilaksanakan secara serentak sampai Polres wilayah hukum Polda Metro Jaya dan juga berlaku bagi klaster-klaster lainnya seperti fasilitas umum dan perkantoran dengan mengikutsertakan komunitas yang ada di wilayah dan perkantoran setempat," papar Nana.

Menurut Nana, hal itu dilakukan sebagai upaya petugas dalam menekan jumlah kasus penyebaran covid-19 di wilayah DKI Jakarta yang semakin bertambah dari hari ke hari.

"Sampai saat ini pasien covid-19 semakin banyak dan penularannya cukup mengkhawatirkan, dimana rumah sakit di wilayah Jakarta sudah hampir penuh dengan pasien covid-19, maka perlu diambil langkah bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, agar masyarakat mempunyai kesadaran dan menerapkan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan," jelas Nana.

Sementara itu, Pangdam Jaya/Jayakarta
menyampaikan agar para pelaksana tugas pendisiplinan prokes covid-19 senantiasa lebih mengutamakan tindakan persuasif.

"Kondisi saat ini masyarakat sudah sangat terdampak akibat Pandemi Covid-19 ini maka dalam pelaksanaan penerapan pendisiplinan prokes berbasis komunitas nantinya para petugas harus mengutamakan tindakan secara persuasif kepada masyarakat yang melanggar," ujar Dudung.

Pangdam Jaya juga menghimbau masyarakat setiap melaksanakan aktivitas harus menerapkan disiplin protokol kesehatan dengan melakukan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak)," tegas Dudung.

Selain itu, Kapolda Metro Jaya menambahkan, bahwa komunitas yang akan dijadikan sebagai petugas penerapan pendisiplinan prokes akan diberikan pelatihan oleh TNI-Polri sebelum melaksanakan tugas.

Mengakhiri peluncuran tersebut, Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya dan H. Lulung menyematkan rompi dan pemakaian masker kepada para petugas yang ditunjuk untuk melaksanakan penegakan penerapan pendisiplinan prokes dari 18 komunitas Tanah Abang-Jakarta Pusat.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > Virus Corona
 
  BNPB Perlu Tingkatkan Sosialisasi Penerapan Protokol Covid-19
  Akmal Taher Mundur dari Ketua Bidang Kesehatan Satgas Covid-19
  Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Luncurkan Timsus Penindak dan Penegak Protokol Kesehatan Covid-19
  Pernyataan Pers PP Muhammadiyah: Minta Presiden Pimpin Penanganan Covid-19, Tunda RUU Ciptaker, Hingga Tinjau Kembali Pilkada
  Gara-Gara 'New Normal', Indonesia Gak Kunjung Normal
 
ads1

  Berita Utama
Anton Tabah Digdoyo: Kibarkan Bendera Setengah Tiang, PKI Nyata Dan Selalu Bikin Kacau NKRI!

Anis Byarwati: Gelontoran Dana Rp 20 Triliun Untuk Jiwasraya Mencederai Hati Rakyat

Banggar DPR Bersama Pemerintah Setujui RUU APBN TA 2021

KAMI Serukan Masyarakat Indonesia Turunkan Bendera Setengah Tiang Pada 30 September

 

ads2

  Berita Terkini
 
Said Iqbal Ancam Mogok Nasional dan Turunkan Jutaan Buruh Demo Gedung DPR Setiap Hari

Jadi Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas: Saya Menjunjung Tinggi Prinsip Kesetaraan Di Depan Hukum

Anton Tabah Digdoyo: Kibarkan Bendera Setengah Tiang, PKI Nyata Dan Selalu Bikin Kacau NKRI!

BNPB Perlu Tingkatkan Sosialisasi Penerapan Protokol Covid-19

Dekan UIN Nilai Film Jejak Khilafah di Nusantara Sebagai Propaganda yang Membabi Buta

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2