Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Hoax
Polisi Melimpahkan Tersangka Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Ke Kejaksaan Agung
2019-03-01 02:56:34
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Penyidik Dittipidsiber Bareskrim Mabes Polri melimpahkan pembuat dan penyebar voice note Hoax 7 kontainer surat suara tercoblos di Tanjung Priok ke Kejaksaan Agung setelah sebelumnya berkas perkara penyidikan dinyatakan lengkap atau P21, Kamis (28/2).

Dalam pelimpahan tahap kedua ini, Dittipidsiber melimpahkan barang bukti (Barbuk) dan tersangka Bagus Bawana Putra didampingi oleh penyidik kepada Kejaksaan Agung.

Kasubdit 1 Dittipid Siber Bareskrim Kombes Pol. Dani Kustoni menjelaskan, tersangka Bagus Bawana Putra ditangkap di Sragen , pada 7 Januari 2019.

"Kepada penyidik Bagus Bawana Putra mengaku ide membuat, mengunggah, hingga menyebarkan konten hoaks surat suara Pemilu 2019 sudah dicoblos dalam 7 kontainer di Tanjung Priok," ujar Dani Kustoni.

Bagus mengupload melalui akun twitter miliknya dengan mention. Beberapa akun dan merekam suara, kemudian disebarkan ke beberapa temannya.

"Tersangka diketahui telah berusaha menghilangkan jejak digital, namun polisi berhasil membuntuti dan meringkusnya," imbuh Dani Kustoni.

Hal senada juga dilakukan Polda Metro Jaya, menyerahkan seorang tersangka kasus penyebaran hoaks mengenai tujuh surat suara yang tercoblos di Tanjung Priok, MIK (38) ke pihak kejaksaan.

MIK merupakan guru sekolah menengah pertama (SMP) yang ditangkap polisi di kediamannya di Cilegon, Banten pada Minggu (6/1/2019).

Ia ditangkap karena diduga menyebarkan kabar bohong mengenai adanya tujuh kontainer berisi 80 juta surat suara tercoblos lewat akun Twitter-nya.

Saat dilakukan penyidikkan, tersangka yang juga pemilik akun Twitter @chiecilihie80 ini mengatakan, tulisan yang ia buat berasal dar Facebook milik orang lain.

"Setelah kita tanyakan yang bersangkutan menyampaikan bahwa tulisan itu berasal dari FB orang, setelah kita lakukan pendalaman kembali, orang (yang dimaksud) siapa, ia tidak bisa menyampaikan siapa orang itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (28/2).

Tersangka diserahkan polisi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P 21) pada Rabu (27/2).

MIK diserahkan ke Kejati beserta dua buah amplop yang berisi barang bukti penyebaran hoaks.

Setelah KPU dan Bawaslu melakukan pengecekan bersama pihak Bea Cukai, dipastikan bahwa informasi tujuh kontainer surat suara pemilu yang sudah tercoblos adalah hoaks.(bh/as)



 
   Berita Terkait > Hoax
 
  Polda Metro Tetapkan 10 Tersangka dari 14 Kasus Hoax Soal Pandemi Covid-19 Periode April 2020
  Penyebar Hoaks Covid-19 Diancam Sanksi Kurungan dan Denda Rp1 Miliar
  Polisi Ungkap 3 Kasus Penyebaran Hoax terkait Wabah Virus Covid-19
  Buzzer Pendukung Jokowi Merajalela, YLBHI: Demokrasi Terancam Punah!
  GESIT Deklarasikan Gerakan Lawan Hoax dan Radikalisme di Sosmed
 
ads1

  Berita Utama
Masa Berlaku SIM Habis, Polda Metro Jamin Tidak Akan Menilang Pengendara Sampai 30 Juni 2020

Layanan Dibuka Kembali, Polri Beri Dispensasi Waktu Perpanjangan SIM Bagi Masyarakat Sampai 29 Juni 2020

Lakukan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020 Sepihak, Menag dinilai 'Offside'

Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS

 

ads2

  Berita Terkini
 
FPI, GNPF-Ulama dan PA 212: Pemerintah Gagal Atasi Penistaan Agama dan TKA China

Din Syamsuddin: Narasi 'PKI Tidak Akan Bangkit' Itu Narasi Pendukung Komunis

Berprestasi, 3 Personel Ditlantas Polda Metro Jaya Raih Penghargaan dari Kapolda Nana Sudjana

Luamayan, Bisa Menonton Cara Kerja Akal Sehat di Amerika

Jack Boyd Lapian Laporkan Mantan Kliennya ke Polisi Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2