Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Penipuan
Polisi Menangkap 3 Pelaku Penipuan Mengaku Kapolsek Papua yang Pindah
2018-04-12 07:13:58
 

Tampak Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary saat jumpa pers, Rabu (11/4).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap tiga pelaku penipuan TM alias ES (51), RM alias R (42) dan ES (49). Pelaku TM mengaku sebagai Kapolsek Papua yang pindah menjadi Kapolsek Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary menjelaskan bahwa kelompok pelaku penipuan ini memanfaatkan dasar kekerabatan, mereka mencari korban di googling sesama orang Sumatera Utara.

"Untuk menyakinkan korban, pelaku penipuan menggunakan bahasa daerah," ujar Ade, Rabu (11/4).

Pelaku memanggil korban 'bapak uda' atau istilah umumnya Om. Setelah pelaku yakin terhadap korbannya, baru lah pelaku menceritakan maksudnya.

"Pelaku membeli rumah di daerah kota wisata Cibubur, untuk mengambil sertifikat rumah ke notaris butuh biaya Rp 10.000.000," tutur Ade.

Kemudian korban mengirim uang kepada pelaku ke rekening CIMB Niaga. Lalu pelaku TM mengenalkan pelaku kedua RM kepada korban.

"Pelaku RM mengaku dan berpura-pura menghubungi korban, mengatakan untuk mengambil sertifikat rumah kurang Rp 22.000.000," imbuh Ade.

Selanjutnya, pelaku TM menghubungi korban dan mengatakan bahwa barang-barangnya yang dikirim dari Papua tertahan di cargo daerah Tanjung Priok.

"Pelaku butuh biaya Rp 30.000.000. untuk mengeluarkan barang-barangnya, lalu korban mentransfer kepada pelaku ke rekening BCA," ucapnya.

Peran pelaku ketiga ES membuka rekening penampung dan membagi-bagikan uang hasil penipuan.

Setelah itu pelaku melakukan penipuan lagi, mengatakan kepada korban ada motor Harley Davidson milik temannya seharga Rp 75.000.000.

"Tetapi motor tersebut akan dijual Rp 250.000.000. Pelaku minta DP motor senilai Rp 5.000.000," tuturnya.

Korban sadar merasa ditipu, melapor ke Polda Metro Jaya. Para tersangka dikenakan pasal 378 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Penipuan
 
  Hakim Kabulkan Permohonan Tahanan Kota Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda
  Sidang Dakwaan Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda Dipadati Ratusan Pendukung
  Mabes Polri Limpahkan Kasus Tersangka Ketua DPRD Alphad Syarif ke Kejari Samarinda
  Kasus Penipuan Mata Uang Virtual Bitcoin Marak di Indonesia
  Polisi Menangkap Albert Pelaku Penipuan Modus Spripim Kapolri
 
ads

  Berita Utama
Demo SP JICT ke BUMN: Kembalikan JICT Koja ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Kapolri Tito Karnavian Meminta Seluruh Jajaran Divisi Humas Polri Mendekatkan Diri dengan Media

Gedung Sasono Utomo TMII Akan Menjadi Saksi Sejarah Pembentukan Dewan Pers Independen

Prabowo Naik Ojol Ikut Kopdar Forgab Roda 02 di Sirkuit Sentul

 

  Berita Terkini
 
Demo SP JICT ke BUMN: Kembalikan JICT Koja ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Kapolri Tito Karnavian Meminta Seluruh Jajaran Divisi Humas Polri Mendekatkan Diri dengan Media

Palestina jadi Isu Utama Agenda Diplomasi Parlemen

Ikut Gerad Pique, Shakira Didakwa Menggelapkan Pajak di Spanyol Rp 233 M

Ketum PD SBY: Rakyat Menginginkan Keadilan

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2