Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Sembako
Polisi Menggerebek PD Masa Harapan yang Melakukan Penipuan Kemasan Beras Kualitas Bagus
2017-05-23 20:45:01
 

Tampak Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat dan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono dilokasi gudang PD Masa Harapan, Jakarta, Selasa (23/5).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya menggerebek gudang PD Masa Harapan yang melakukan penimbunan beras, gula rafinasi dan gula kristal di Jalan Sumur Batu Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat. Gudang tersebut melakukan kegiatan ilegal atau pengelabuhan, memindahkan beras berkualitas rendah ke dalam kemasan lain.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Satgas Krimsus Polda Metro Jaya melakukan kegiatan ini berdasarkan informasi masyarakat dalam rangka menjaga stok pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri sesuai perintah Presiden.

"Kami berharap dengan tindakan ini, harganya stabil, tidak ada penimbunan atau kartel," ujar Argo dilokasi gudang PD Masa Harapan, Jakarta, Selasa (23/5).

Sehingga menjelang Ramadan ini tidak ada kenaikan harga secara tajam, pemerintah bisa mengendalikan harga di pasar.

Selanjutnya, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan pemilik usaha menipu konsumen dengan mengubah kemasan beras, seolah-olah berkualitas tinggi.

"Beras dari kemasan karung 50 kilogram yang berkualitas rendah dipindah ke dalam kemasan 5 kilogram dengan logo beras berkualitas baik," ungkap Wahyu.

Pemindahan beras yang berasal dari Jawa Barat, ke dalam kemasan beras merek Bunga Ramos Sentra dan Pandan Wangi Cianjur. Beras merek Bunga Ramos Sentra dan Pandan Wangi memang dikenal berkualitas bagus.

"Dari pemindahan beras dari karung besar ke karung kecil, mendapat untung sebesar Rp 245 ribu," jelas Wahyu.

Kegiatan usaha PD Masa Harapan sudah 20 tahun, tetapi kalau untuk kegiatan ilegal sudah dilakukan sejak 4 tahun yang lalu. Pemasarkannya dilakukan di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

Untuk kegiatan gula rafinasi dan gula kristal, mereka tidak menggunakan SNI yang berlaku wajib.

Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 120 ayat (1) juncto Pasal 53 ayat (1) huruf b UU RI No.3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, Pasal 106 juncto Pasal 24 ayat (1), Pasa 107 juncto 29 ayat (1) dan Pasal 113 juncto Pasal 57 ayat (2) UU RI No.7 Tahun 2014 tentang Pedagangan; Pasal 139 juncto Pasal 84 ayat (1) UU RI No.18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 UU RI No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Sembako
 
  Polda Metro Jaya Melaunching Gerakan Stabilisasi Pangan Menjelang Hari Raya Idul Fitri
  Sidak Kapolda di Pasar Segiri Samarinda, Harga Bawang dan Telur Masih Tinggi
  Polisi Menggerebek PD Masa Harapan yang Melakukan Penipuan Kemasan Beras Kualitas Bagus
  Ketua Dekot Gorontalo: Menimbun Barang Adalah Tindakan Kriminal
  Jelang Lebaran, DPR Akan Fokuskan Pengawasan pada Ketersediaan Sembako
 
ads

  Berita Utama
Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa

Komjen Pol Syafruddin Dilantik Menjadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur

PB HMI akan Berperan Aktif Dukung Bawaslu dan Polri Sukseskan Pemilu Damai 2019

Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup 7 Ruas Tol Selama Asian Games 2018

 

  Berita Terkini
 
Sidang Tahunan dan Sidang Bersama Berlangsung Khidmat

Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa

Ketua DPR Minta Generasi Milenial Aktif Perkuat Demokrasi

Fadli Zon Imbau Pemerintah Indonesia Secepatnya Cegah Karhutla

Hakim Menanyakan Apakah Peraturan Dewan Pers Berakibat Ada Wartawan Dilaporkan Ke Polisi?

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2