Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Anak
Polisi Tangkap Ibu Menganiaya Injak Anak dalam Video
2016-10-07 18:47:09
 

Tampak Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono dan Erlinda, M.Pd dari Anggota KPAI melakukan jumpa pers, Kamis (6/10) malam.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Cyber Crime Polda Metro Jaya menangkap seorang ibu yang dalam video Menganiaya menginjak anaknya. Video itu tersebar ramai diunggah lewat akun facebook bernama Erlangga pada (25/9), sekitar pukul 05.10 Wib pagi.

Tutut Siti Aminah (26) ditangkap di rumahnya Sukatani, Rajeg, Banten, Tangerang, Rabu (5/10). Dari tersangka Polisi mengamankan bantal yang digunakan untuk membekap wajah anaknya ketika diinjak-injak dalam video.

"Kami mengetahui keberadaan pelaku dari patroli Cyber Crime. Dan dari pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya dilakukan 26 September 2016," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, Kamis (6/10) malam.

Video di akun Facebook Erlangga tersebut ternyata adalah suami tersangka. Ia mengunggah video kekerasan istrinya ke Facebook untuk meminta pertolongan.

Video itu di rekam oleh si ibu, karena kesal melihat tingkah laku suaminya. Maksud si ibu merekam adegan itu, untuk mencari perhatian sang suami.

Dalam video berdurasi 18 detik itu terdengar suara anak yang meraung-raung sambil menangis saat diinjak-injak ibunya. Di akun Erlangga menuliskan, Tolong laporkan sektor kepolisian Yogyakarta seorang ibu psikopat ni ingin bunuh anak nya atau KPAI, pada (25/9) lalu pada pukul 5.10 Wib pagi.

Lalu ia mengunggah lagi video yang sama, namun dengan mengkonfirmasi bahwa posisi ibu tersebut adalah di Bekasi bukan di Yogyakarta. "Maaf ibu kejam ini posisinya dibekasi, bukan Jogyakarta. Tolong bantuannya untuk melaporkan yang berwajib."

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 76 C jo Pasal 80 UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 3 tahun 6 bulan penjara.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Anak
 
  Haedar Nashir: Beruswah Khasanah dalam Mendidik Anak
  LBH Anak Bangsa Aceh Utara Diduga Tipu Kliennya Ratusan Juta Rupiah
  Ratusan anak Kalibaru Ikut Kelas Pendidikan Karakter Bertajuk Klasik dan Asik
  Tim Srikandi Cisadane Tangerang Kota Tangkap 2 Perempuan Diduga Melakukan Bullying Anak
  KPAI: Apapun Alasannya, Stop Kekerasan!
 
ads

  Berita Utama
Mediasi Gagal, SPRI dan PPWI Meja-hijaukan Dewan Pers

SMPN 35 Kaur Boarding School Jadi Rebutan Murid Baru

Tiba di Tanah Air, Juara Lari Muhammad Zohri Disambut Haru

Gerakan HMS Berikan Data BCA Milik Rakyat, Imbas BLBI, Namun Ditolak KPK

 

  Berita Terkini
 
Dewan Pers Mangkir Sidang Ke-7 PMH, Wilson: Dewan Pers Tidak Beradab

Dampak Perang Dagang AS-China, Rupiah Makin Terdepresiasi

Fahri Hamzah Pertanyakan Data BPS Mengenai Angka Garis Kemiskinan

Mediasi Gagal, SPRI dan PPWI Meja-hijaukan Dewan Pers

Legislator Sesalkan Pendirian Kantor Bersama Polisi Indonesia - China di Kalbar

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2