Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Polisi Ungkap Jaringan Narkoba Lapas Cipinang dengan 17 Kg Sabu dan 17 Ribu Ekstasi
2017-11-27 08:30:23
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan oleh salah satu narapidana Lapas Cipinang, Jakarta Timur berinisial DS. Jaringan ini mengedarkan narkoba ke beberapa bandar kelas teri di Jakarta.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suwondo Nainggolan mengatakan dalam pengungkapan kasus ini pihaknya mengamankan empat orang diantaranya AF, HIM, MAS dan MLY dengan barang bukti 17 kg sabu dan 17 ribu pil ekstasi.

"Pada 17 November kami mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkoba dengan jumlah besar kawasan Tangerang. Saya tugaskan Kasubdit 2 AKBP Donnie Alexander untuk ditindak lanjuti, unit 3 yang dipimpin Kompol Panji Yoga, mendapatkan satu tersangka berinisial AF di Komplek Metro Permata, Karang Mulya, Tangerang dengan barang bukti 3 kg sabu," kata Suwondo di Polda Metro Jaya, Minggu (26/11).

Barang bukti dari AF awalnya didapati oleh tim sebanyak 1 kg yang disimpan dalam motor vespa. Kemudian saat digeledah di komplek tersebut pihaknya mendapatkan 2 kg sabu.

Pihaknya pun kemudian melakukan pengembangan di Jalan Abdullah 2 gang Asem, Karang Mulya, Karang Tengah, Tangerang, di rumah kekasih AF berinisial HS dengan barang bukti 14 bungkus sabu dengan berat masing-masing 1 kg. Sedangkan ekstasi yang didapatkan oleh tim sebanyak 17 plastik dengan jumlah perplastik sebanyak seribu butir pil ekstasi.

"Tersangka AF mengambil barang dari tersangka MAS alias Abay di depan Dunkin Donat di Komplek Metro Permata Katang Mulya. MAS modusnya menyimpan barang bukti di mobil Gran Max B 1838 PRI yang sudah dimodifikasi ada lobang kecil untuk menyimpan sabu dan ekstasi," jelasnya.

Menurut Nainggolan, MAS ditangkap di rumahnya di Komplek DPA RI, Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, pada (20/11) kemarin.

Setelah itu tim mengembangkan ke kurir lainnya berinsial MLY empat hari setelah MAS tertangkap yakni pada jumat (24/11).

"MLY kami tangkap di rumahnya di Belendungan, Benda, Tangerang. Mereka ini adalah kurir terakhir kami dapat saldo rekeningnya sebesar 200 juta. Untuk Narapidana, masih kami kembangkan ya," ujarnya

Kami akan kembangkan semuanya, baik dilapangan maupun yang kendalikan jaringan ini.

Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman kurungan penjara seumur hidup.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi
  Tangkal Narkoba, Regulasi Perlu Dibenahi
  Polisi Ungkap Jaringan Narkoba Lapas Cipinang dengan 17 Kg Sabu dan 17 Ribu Ekstasi
  Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
  Polres Jakarta Barat Mengungkap dan Memusnahkan Berbagai Jenis Narkoba
 
ads

  Berita Utama
4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi

Polda Metro Jaya dan Perum Bulog Melakukan Operasi Pasar di Jabodetabek

Majelis Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Pungli Abun dan Elly

Mengenal Kang Ajat Cagub Jabar yang Resmi Diusung Gerindra

 

  Berita Terkini
 
Kedua Terdakwa Kasus Pungli Komura Samarinda Gafar dan Dwi Dituntut 15 Tahun Penjara

Pemprov DKI akan Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Sunter

Sesko TNI Harus Menjadi Pusat Keunggulan Berkelas Dunia

4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi

Polda Metro Jaya dan Perum Bulog Melakukan Operasi Pasar di Jabodetabek

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2