Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Polri dan Ditjen Bea Cukai Menangkap 4 Anggota Sindikat Sabu Jaringan Malaysia - Aceh - Medan
2017-10-16 20:46:16
 

Tampak Direktur IV Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto di Gedung Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, saat jumpa pers pada, Senin (16/10). (Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat IV Bareskrim Polri serta Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menangkap empat anggota sindikat pengiriman narkoba jenis Sabu jaringan Malaysia - Aceh - Medan. Polisi menangkap empat tersangka berinisial B, S, E dan MS di Selat Malaka jalur perdagangan yang strategis.

"Tim Satgas mengikuti alur perjalanan sindikat ini sejak lama, mulai penyadapan telepon. Hingga kita menemukan perahu yang digunakan mengangkut sabu. Ternyata, mereka mengambil barangnya dari Penang Malaysia dan tidak memiliki paspor," ujar Direktur IV Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto di Gedung Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, Senin (16/10).

Kasus ini terungkap menyusul pengembangan pengungkapan kasus narkoba di Medan, Sumatera Utara, pada September 2017. Tim mendapat info, tentang adanya Kapal Motor Dua Saudara dan sebuah kapal nelayan yang disinyalir membawa barang haram narkotika. Pada 12 Oktober, penyidik menghentikan kapal tersebut di sekitar perairan Ujung Laut, Selat Malaka, Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

"Petugas lalu memeriksa seluruh bagian Kapal Motor Dua Saudara. Hasilnya ditemukan dua tas dan sebungkus plastik di bagian palka kapal yang berisi kristal putih. Pengendalian pengiriman sabu ini dari dalam Lapas Medan," katanya.

Barang bukti sabu seberat 30 kilogram. "Ini kasus narkoba pertama kali yang diungkap di laut, lokasinya 27 mil dari Peureulak, Aceh Timur," tegasnya.

Modus penyamaran paket sabu tersebut dengan dikemas menggunakan plastik teh Cina berwarna kuning, diselotip dan dimasukkan ke tas. "Lalu paket tersebut diangkut dari Penang, Malaysia ke Aceh menggunakan kapal motor nelayan. Lalu dari Aceh, dibawa menggunakan mobil menuju Medan," paparnya.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar. Subsidair Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan denda minimal Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Polisi Memburu Penyuplai Sabu yang Dibawa Oknum PNS Mabes Polri ke Sel
  Tuntutan Tidak Sesuai Kesepakatan dengan Jaksa, Istri Terdakwa Keberatan
  Polisi Menangkap 2 Peserta SOTR Membawa Sabu di Kawasan Gajah Mada
  Polisi Ungkap 3 Kg Sabu Dimodifikasi dalam Sendal Jaringan Antar Provinsi
  PMJ Bersama Bea Cukai Berhasil Ungkap Ekstasi 50.000 Butir, Jaringan Jerman - Indonesia
 
ads

  Berita Utama
Melanggar Pasal, IPW: Komjen M Iriawan Lewati Batas Usia Tertinggi Pj Gubernur

Soal Penggalangan Dana Gerindra, PKS: Ide Kreatif dan Sesuai Generasi Milenial

Menanggapi Tudingan PDIP, Ketua DPP Partai Demokrat: Saat Ini Yang Panik PDIP

Anggota DPR RI PDIP Herman Hery Dilaporkan ke Polisi terkait Pengeroyokan

 

  Berita Terkini
 
Dirlantas PMJ Tengah Membahas Pemotor Masih Menerobos JLNT Casablanca

Pengamat: Kontroversi Komjen Pol Iriawan Bisa Jadi Faktor Kemenangan No Urut 3 Asyik

Melanggar Pasal, IPW: Komjen M Iriawan Lewati Batas Usia Tertinggi Pj Gubernur

Polisi Memburu Penyuplai Sabu yang Dibawa Oknum PNS Mabes Polri ke Sel

Tepis Usulan Pengangkatan Iriawan, Jokowi Seharusnya Pecat Mendagri

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2