Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Bom
Polsek Bontoala Makassar Dilempari Bom, Kapolsek Jadi Korban
2018-01-01 22:34:05
 

 
MAKASSAR, Berita HUKUM - Aksi teror Bom kali ini terjadi di Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel), aksi teror menimpa Kantor Kepolisian Sektor Kota (Polsek) Bontoala, Makkasar, yang terjadi pada, Senin (1/1/18) sekitar pukul 03.00 Wita, membuat geger warga kota Makassar, serta Kapolsek saat itu sedang bertugas selepas malam tahun baru 2018 menjadi korban.

Ledakan terjadi di Markas Polsek Bontoala diduga berasal dari lemparan benda yang diduga bom ke arah kantor Polsek Bontoala, 2 orang menjadi korban ledakan yang salah satu korbannya adalah Kapolsek Bontoala Kompol Rafiudin.

Informasi yang diperoleh pewarta BeritaHUKUM bahwa, ledakan yang berdekatan dengan Masjid Al Markas Al Islami sudah disterilkan karena sedang dilakukan olah TKP oleh jajaran Polsek Bontoala dan Polda Sulawesi Selatan.

Dalam kejadian itu, Kapolsekta Bontoala Kompol Rapiuddin dan seorang anggotanya, Brigadir Yudirsan terluka akibat terkena serpihan dari ledakan bom tersebut. Kompol Rapiuddin terluka pada lengannya dan Brigadir Yudirsan mengalami luka pada kakinya.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani dalam keterangan tertulisnya membenarkan markas Polsekta Bontoala dilempari bom. Dari keterangannya, Dicky menyebut bom yang dilempar ke dalam Polsekta Bontoala adalah jenis molotov.

"Telah terjadi pelemparan molotov di depan kantor Mapolsek Bontoala yang mengakibatkan dua orang diduga korban akibat serpihan ledakan tersebut. Brigadi Yudiswan dilarikan ke RS Bhayangkara akibat luka-lukanya yang cukup serius. Kejadian pelemparan bom disaksikan Kapolsekta Bontoala," ungkapnya.

Dicky menjelaskan, bom tersebut meledak hingga 3 kali, setelah melempar bom tersebut pelaku langsung kabur lewat belakang markas Polsekta Bontoala, yang tembus dengan halaman masjid Al Markaz Al Islami.

"Anggota yang berada di Polsekta Bontoala sempat keluar dan mengejar pelaku, namun tidak berhasil diringkus. Di belakang kantor Polsek ditemukan rangsel diduga milik pelaku. Tim Jibom tiba di TKP untuk melakukan deteksi terhadap benda yang tertinggal oleh tersangka dan melakukan sterilisasi area," tegas Dicky.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait > Bom
 
  Polsek Bontoala Makassar Dilempari Bom, Kapolsek Jadi Korban
  Densus 88 Diduga Tangkap Otak Peledakan Bom Gereja Oikumene
  Pelaku Bom Gereja Oikumene Samarinda Residivis Bom Buku
  Ketua Komisi III DPR: Waspadai Pelaku Teror di Daerah
  Intan Olivia Korban Bom Gereja Oikumene Meninggal Dunia
 
ads

  Berita Utama
Fadli Zon: Pemerintah Indonesia Istimewakan Tenaga Kerja Asing

Dewan Pers Digugat ke Pengadilan atas Perbuatan Melawan Hukum

Banyak Proyek Infrastruktur Runtuh, Jokowi Pura-Pura Tidak Tahu

Fahri Hamzah: Pemerintah Harus Segera Mencabut Perpres TKA

 

  Berita Terkini
 
Irjen Idam Azis Memimpin Serijab 6 Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Metro Jaya

Ketua DPR Minta Semua Ormas Aktif Jaga Stabilitas Politik

3 Milisi AS Dinyatakan Bersalah Berencana Ngebom Masjid di Amerika

Polda Metro Jaya Gelar Hasil Razia Miras Oplosan di 147 TKP

PSI Urutan Teratas Partai yang tak Akan Dipilih

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2