Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Narkoba
Positif Gunakan Narkoba, Polisi: Lucinta Luna Ditahan di Sel Khusus
2020-02-12 20:16:07
 

Konferensi Pers penangkapan artis Lucinta Luna di Polres Metro Jakarta Barat.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Artis Lucinta Luna (LL) resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Ia ditetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti positif mengonsumsi riklona yakni obat penenang masuk kategori psikotropika.

"Positifnya benzo itu masuk salah satu obat riklona. Itu kandungannya benzo masuk psikotropika," kata Yusri, di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (12/2).

Lucinta Luna dikenal sebagai artis kontroversial. LL jadi buah bibir lantaran mengklaim dirinya sebagai perempuan tulen padahal dia adalah lelaki, yang memiliki nama lahir M Fatah.

Sebab itu, LL ditahan di sel khusus untuk sementara waktu karena polisi berhati-hati dalam menentukan lokasi penahanan.

"Yang bersangkutan berjenis kelamin perempuan di KTP-nya, tapi di paspornya dia berjenis kelamin laki-laki. Kami harus punya dasar kuat untuk menentukan lokasi penahanan," kata Yusri Yunus.

Yusri mengatakan polisi masih menunggu dasar hukum lainnya yaitu putusan sidang ganti kelamin dari pengacara LL. Pengacara LL disebut akan manyampaikan putusan sidang itu hari ini kepada polisi.

"Kami masih menunggu pengacaranya menyampaikan putusan pengadilan tersebut. Mudah-mudahan hari ini," ucapnya.

Sementara itu, tiga orang lainnya yang ditangkap bersama LL masih berstatus sebagai saksi. Dari hasil tes urine, tiga orang berinisial GD, NHM, dan DAA dinyatakan negatif.

Meski demikian polisi masih memeriksa tiga orang tersebut. Polisi juga menunggu hasil laboratorium dua pil ekstasi yang ditemukan di keranjang sampah. Keempat orang tersebut ditangkap di sebuah kamar di Apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat.

"Inisial NHM, GD, dan DAA memang negatif psikotropika. Tapi kami masih menunggu hasil laboratorium pemeriksaan dua pil ekstasi yang kami temukan serta mengecek rambut dan darah mereka," ujar Yusri.

Atas perbuatannya, LL dijerat pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 60 ayat (1) sub huruf pasal 62 juncto pasal 71 ayat (1) UUI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Polisi Temukan 3 Jenis Narkoba Saat Geledah Artis Vitalia Sesha
  Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020
  Terdakwa Erwin dan Riza Pemilik 5 Kg Sabu Dituntut Penjara Seumur Hidup
  Sambut PON XX 2020 Papua, Polda Metro Jaya Serukan 'Narkoba NO!! Prestasi YES!!
  Bareskrim Polri Dukung Yayasan GONG Indonesia Bangun Standarisasi Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba
 
ads1

  Berita Utama
Golkar Prioritaskan Kader Berpotensi di Pilkada 2020 dan Klaim Tanpa Mahar

Polisi Temukan 3 Jenis Narkoba Saat Geledah Artis Vitalia Sesha

Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020

Kampung Hukum Mahkamah Agung: E-Litigasi Wujud Peradilan Modern di Indonesia

 

ads2

  Berita Terkini
 
Medsos Berpengaruh terhadap Perkembangan Paham Intoleransi

Hadapi Rawan Pangan dan Stunting di Indonesia, Dompet Dhuafa Ajak Semua Elemen Turut Mengatasi

Jaksa Agung Melantik 3 Pejabat Esselon 1

Kakak Beradik Korban Investasi Puluhan Milyar

Golkar Prioritaskan Kader Berpotensi di Pilkada 2020 dan Klaim Tanpa Mahar

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2