Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Fadli Zon
Predikat Menteri Terbaik Dunia Belum Menjadi Kebanggaan Rakyat
2018-02-13 12:46:40
 

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.(Foto: Runi/mr)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengkritisi penghargaan yang disematkan kepada Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Terbaik Dunia. Fadli menilai, pada kenyatannya masyarakat masih merasakan kesulitan ekonomi dibawa kepemimpinannya. Menurutnya, prestasi tersebut belum bisa menjadi kebanggaan rakyat Indonesia.

"Tidak bisa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Mau bangga itu jika rakyat merasa kehidupannya lebih mudah, lebih sejahtera, dan pajak tidak dicekik. Bahkan saya kira kita ada di rezim yang double - triple pajak," ungkap Fadli usai Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (12/2) sore.

Politisi F-Gerindra itu menuturkan, harus ada ukuran yang jelas yang dapat menjabarkan prestasi tersebut, sebab jika melihat kinerja Sri Mulyani di kabinet justru bertolak belakang dengan penghargaan yang diberikan. Sementara jika dilihat, apa yang ditargetkan tidak tercapai. Target pertumbuhan ekonomi tidak tercapai dari apa yang ditargetkan di APBN, bahkan jauh dari janji Presiden Jokowi yang menyasar pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen.

"Target pajak tidak tercapai, kalau berbicara pakai GDP, GDP itu bukan hanya milik kita, milik investor asing. Kemudian, cadangan devisa juga bukan murni milik kita, cadangan devisa ada dari perusahaan atau institusi asing," sambungnya.

Politisi asal dapil Jawa Barat itu menambahkan, jangan sampai penghargaan yang diberikan pihak luar karena dinilai menguntungkan mereka, bukan masyarakat Indonesia.

"Penghargaannya dari siapa untuk siapa. Kalau penghargaan dari lembaga seperti itu kan berarti mereka merasa apa yang dikerjakan oleh Ibu Sri Mulyani, memudahkan mereka. Tetapi bagi kami, saya terutama, pencapaian target tidak tercapai. Yang ada, kehidupan ekonomi kita semakin sulit," tandas Fadli.

Sebagaimana diketahui, penghargaan kepada Sri Mulyani diserahkan langsung oleh Perdana Menteri Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum yang diselenggarakan oleh World Government Summit (WGS) di Dubai, Uni Emirat Arab, baru-baru ini. Sedangkan, penilaian terhadap sosok Menteri Terbaik di dunia dilakukan oleh lembaga independen Ernst & Young.(ann/sf)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres

Tingginya Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Dipertanyakan

Elemen Warga Solo Raya Polisikan Bupati Boyolali Yang Menghina Capres Prabowo 'Asu'

Sudirman Said: Waspadai Genderuwo Ekonomi yang Grogoti Kekayaan Indonesia

 

  Berita Terkini
 
Pemkab Kaur Memperingati Hari Pahlawan Bersama Muspida

Hentikan Kenaikan Harga Beras Medium

Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres

Tingginya Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Dipertanyakan

Sukses Membludaknya Hijrah Fest: Milenial Tak Peduli Islam?

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2