Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Pencurian
Resmob PMJ Menangkap 2 Tersangka Pencurian dan 3 Tersangka Kasus Ganjal ATM
2018-11-06 16:36:49
 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (6/11).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Resmob Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap D (34) dan AY (35) kasus pencurian brankas di Jakarta Timur. Tersangka D baru 1 minggu keluar dari penjara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan tersangka D yang berprofesi spesialis pencuri brankas.

"Tersangka D melompati pagar, lalu mencokel jendela kaca masuk ke toko funiture. D mencari brankas, kemudian membongkar dengan mesin bor," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (6/11).

Uang yang ada dalam brankas sebanyak Rp 455.000.000 dan ada uang 700 dolar Australia, mereka ambil. Ketika mereka ditangkap uang hasil curian tinggal sekitar Rp 180 juta.

"Uang yang mereka curi digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan bayar hutang," tambahnya.

Pada kasus ini peran tersangka AY, mengawasi lokasi yang menjadi sasaran kejahatan.

Selanjutnya, Resmob Polda Metro Jaya juga menangkap 3 tersangka ZA (29), D (40) dan LS (22) kasus ganjal ATM.

Modus tersangka memasang jebakan di mulut ATM dengan memasukan biji plastik.

"Ketika korban mengambil uang, kartu akan tertinggal di mulut ATM karena terganjal biji plastik," terang Argo.

Korban panik, ATM tidak bisa keluar. Lalu tersangka ZA pura-pura membantu dengan mengatakan coba hubungi call center.

"Korban menghubungi call center, lalu tersangka LS meminta nomor Pin untuk memblokir ATM," jelasnya.

Setelah korban pergi dari ATM, kelompok ini melakukan aksinya mengeluarkan ATM dengan menggunakan obeng. Uang korban yang ada dalam ATM, dikuras habis oleh tersangka.

Pada kasus curi brankas dan ganjal ATM, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?

Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan

Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan

Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

 

  Berita Terkini
 
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya

Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia

FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba

Bawaslu Diimbau Beri Laporan Evaluasi

Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2