Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
F1
Rio Minta Dukungan Masyarakat Indonesia, Rio Haryanto Bisa Dibidik Negara Lain
2016-04-27 13:26:02
 

Bagi masyarakat Indonesia yg ingin mendukung saya bersama Merah Putih di F1 mohon ketik Rio ke 7788 (all operator).(Foto: @RHaryantoracing)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Pemuda dan Olahraga mengakui kesulitan untuk mencari dana tambahan agar Rio Haryanto dapat mengikuti semua balap F1 pada musim ini.

Meski demikian, Kemenpora menyatakan akan terus berupaya agar pembalap tim Manor yang dibidik negara lain ini tetap membawa 'Merah Putih'.

Penampilan Rio Haryanto sebagai pay driver atau pembalap yang membawa sponsor di Manor Racing memerlukan biaya 15 juta euro dan yang terkumpul saat ini adalah 5 juta euro dari Pertamina dan 3 juta euro dari keluarga Rio, kata juru bicara Kemenpora, Gatot Dewa Broto.

"Kami belum lempar handuk putih (belum menyerah), kami akui kami dalam kondisi kesulitan dan belum ada celah signifikan (untuk mencari biaya tambahan sebesar 7 juta euro) yang harus dibayar pada akhir bulan Mei," kata Gatot kepada BBC Indonesia.

Namun Gatot mengatakan pihaknya telah membuat berbagai perhitungan dan mempertahankan Rio Haryanto sebagai pembalap Indonesia lebih banyak sisi positifnya.

"Pemerintah mengambil kebijakan dengan determintasi yang tinggi (untuk mendukung Rio) ... sebagai informasi Rio itu sudah dibidik oleh negara-negara lain dan jangan kita menyesal bila dia akan tampil dengan lambang negara lain dan bukan Merah Putih lagi," tambah Gatot.

Bila dana 7 juta euro tidak terpenuhi, Rio hanya dapat mengikuti 11 balap F1 pada musim ini yang diselenggarakan di Hungaria pada tanggal 24 Juli.

'Mahal itu relatif'

Rio telah dua kali finis dalam dua Grand Prix terakhir, di Shangai, Cina, dan di Bahrain.

Gatot juga menambahkan telah mengirimkan surat kepada 16 BUMN untuk membantu menambah dana bagi Rio termasuk juga yang digalang masyarakat.

Wartawan Bola yang mengamati F1, Arief Kurniawan, mengatakan nama F1 sangat besar dan semua pihak dapat ikut mendukung.

Arief mencotohkan tiga model pay driver F1, dengan dana dari pemerintah, perusahaan swasta dan juga dana sendiri.

"Seperti Pastor Maldonado, yang mendapatkan dukungan dari pemerintahan mantan presiden Venezuela, Hugo Chavez ... Valtteri Bottas, pembalap Williams yang didukung dua perusahaan swasta Finlandia, Wihuri dan Kemppi, sementara Pedro Diniz karena berasal dari keluarga kaya Brasil, mensponsori dirinya sendiri," kata Arief.

"Dari tiga model kasus ini, siapa pun mestinya boleh merasa bertanggung jawab terhadap kelangsungan Rio di tim Manor. Di F1, mahal itu relatif mengingatexposure brand akan sangat besar setiap kali ada siaran langsung di televisi berbayar atau terestrial," tambah Arief.

Sementara, dari pantauan di media sosial twitter pada akun Rio Haryanto yang telah terverifikasi dengan 466.133 followers, mentweet Video iklan selama 0,30' yang Rio meminta dukungan Masyarakat Indonesia, Mari kita Dukung Rio Haryanto demi kejayaan MERAH PUTIH di ajang Balap Formula 1 2016 Rp. 5.000. Ketik Ok untuk ikut Donasi. Kemudian Anda akan menerima balasan : Terimakasih atas dukungan Anda melalui donasi senilai Rp. 5.000. Saya RIO HARYANTO akan berjuang sekuat tenaga demi kejayaan MERAH PUTIH.

"Bagi masyarakat Indonesia yg ingin mendukung saya bersama Merah Putih di F1 mohon ketik RIO ke 7788 s/d 17/07/16" tulis Rio. SMS donasi dapat dilakukan dari semua operator.(BBC/twitter/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi

Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur

Dipindahkan dari RSCM ke Rutan KPK, Setnov Pakai Rompi Orange dan Kursi Roda

Gubernur DKI Jakarta Gelar Apel Operasi Siaga Ibukota

 

  Berita Terkini
 
Komisi IX DPR Dalami Problem Defisit BPJS Kesehatan

Pemerintah Diingatkan untuk Tak Main-main dengan KTP-El

Panglima TNI: Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior

Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi

Program KUBE Butuh Penasihat Usaha

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2