Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    

Rutan Brimob tak Disalahkan Perketat Jaga Nazaruddin
Tuesday 16 Aug 2011 16:32:12
 

M Nazaruddin (Foto: Istimewa/RIZ)
 
JAKARTA-Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Patrialis Akbar tidak menyalahkan larangan kunjungan membesuk Nazaruddin di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua. "Ada aturan mainnya. Rutan ini tentunya ada aturan internal," kata dia kepada wartawan di gedung DPR, Selasa (16/8).

Pernyataan ini menangapi sikap sepupu Nazaruddin, M Nasir dan OC Kaligis serta rombongan Komisi III DPR yang mengeluhkan kebijakan Rutan Mako Brimob yang melarangnya menjenguk tersangka kasus Wisma Atlet di tahanan itu. Namun, Menkumham enggan komentar bahwa kedatangan para anggota Dewan itu ada kesan pemaksaan untuk bisa masuk menemui Nazaruddin.

"No comment soal pemaksaan atau tidak. Anggota Komisi III kan wakil rakyat, tentu di sana ada prosedur. Tapi kalau anggota DPR ingin lihat rakyatnya, ya tidak apa-apa," tutur politisi PAN yang sepertinya membela sikap koleganya di DPR itu.

Patrialis menegaskan kembali bahwa ada proses yang ditetapkan di Rutan mako Brimob. Namun, jika sudah menjadi tahanan tentunya kebebasan fisiknya pun sudah diambil oleh negara.

Jika Komisi III DPR diperbolehkan masuk oleh petugas berarti tidak menyalahi aturan. Sebab, petugas yang mengizinkan pasti juga sudah berkoordinasi dengan atasannya. Namun, kata dia, mungkin yang dipermasalahkan adalah proses prosedurnya dalam menjenguk tahanan yang harus diperhatikan, seperti apakah waktu kunjungan telah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPR RI Komisi III akhirnya bisa bertemu dengan Nazaruddin di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Senin (15/8) kemarin. Meski telah dilarang membawa alat perekam suara atau gambar, ternyata hal itu mereka abaikan. Pertemua mereka disiarkan sebuah stasiun teve swasta.(mic/rob)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Bawaslu Putuskan Deklarasi Gubernur Ganjar Pranowo dan 31 Kepala Daerah Langgar Aturan

Panitia Munajat 212: Pernyataan Pers Klarifikasi Soal Kekerasan terhadap Jurnalis

Wakil Ketua DPR: Dana Desa Perintah UU Bukan Jokowi

Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan Shabu 30 Kg dalam Lampu Downlight Asal Malaysia

 

  Berita Terkini
 
Bawaslu Putuskan Deklarasi Gubernur Ganjar Pranowo dan 31 Kepala Daerah Langgar Aturan

Wacana Pembentukan Pansus Freeport Mulai Mengemuka

Pesan Istri Sandiaga Uno untuk Milenial: Jangan Golput

Insinyur dan Sarjana Teknik ATN/STTN/ISTN Dukung Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin

Panitia Munajat 212: Pernyataan Pers Klarifikasi Soal Kekerasan terhadap Jurnalis

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2