Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
KPK
Rutan KPK di Gedung Merah Putih Mulai Beroperasi
2017-10-12 04:50:14
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengoperasikan Rumah Tahanan Kelas 1 Cabang KPK pada Jumat (6/10) di Jakarta. Rutan yang berkapasitas 37 tahanan itu terletak di bagian belakang Gedung Merah Putih KPK.

Ketua KPK Agus Raharjo mengatakan, pembangunan rumah tahanan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM M.HH-01.OT.01.01 tentang Tempat Tahanan pada Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai Cabang Rumah Tahanan. "Yang kami bangun sudah memenuhi spesifikasi teknis gedung dan syarat Kementerian Hukum dan HAM," katanya.

Sementara itu Sekretaris Jenderal KPK R Bimo Gunung Abdul Kadir menambahkan, spesifikasi utama bangunan berada di atas lahan 839,4 meter persegi. Rutan ini berkapasitas 37orang tahanan, terdiri atas lantai dasar dan lantai mezzanine. "Terdiri dari 29 tahanan pria dan 8 tahanan wanita," kata Bimo.

Bimo menambahkan, beberapa fasilitas juga disediakan di rutan cabang KPK ini, seperti area tunggu tamu kunjungan tahanan, ruang fasilitas tahanan, sel isolasi berkapasitas 1 orang, sel tahanan berkapasitas tiga orang dan lima orang. Ada juga ruang bersama tahanan, tempat olahraga tahanan, dan ruang poliklinik.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Bambang Sumardiono mengatakan, cabang rutan KPK ini adalah cabang rutan di luar kementerian yang ada, seperti rutan di Mako Brimob, Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Direktorat Bea Cukai, dan Kejaksaan Agung. "Aturan juga harus berjalan sesuai rutan induknya," kata dia.

Bambang mengatakan, kementeriannya akan melakukan pendampingan dan supervisi penerapan aturan dalam rutan meskipun Sistem Database Pemasyarakatan sudah dibangun. "Sehingga bisa termonitor di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan rumah tahanan di Jakarta Timur," kata dia.

Meskipun dengan ruang yang sempit, kata Bambang, rutan KPK ini telah memenuhi syarat. Tujuannya, kata dia, "Agar tahanan tidak merasa ada perbedaan perlakuan antara rutan induk dan rutan cabang."(KPK/bh/sya)




 

 
   Berita Terkait > KPK
 
  KMI: Menjaga Independensi Lembaga Anti Korupsi di Tahun Politik
  Tasdi Bupati Purbalingga Kader PDIP Kena OTT KPK
  Fadli Zon Minta KPK Usut Kasus Besar
  KPK Diharap Tidak Buat Pernyataan Berpotensi Gaduh
  Imbauan Penundaan Penetapan Tersangka, Ketua DPR: Itu Tergantung Pemerintah
 
ads

  Berita Utama
KPN-GP 2019 Gelar Deklarasi 'Kami Mau Prabowo Presiden 2019'

Demo Karyawan Pertamina: Copot Menteri BUMN dan Hentikan Jual Aset Pertamina

Fahri Hamzah: Cara Pemerintah Mengelola BUMN Mengkhawatirkan

Mobil Neno Warisman Terbakar Saat Terparkir di Depan Rumahnya

 

  Berita Terkini
 
KPN-GP 2019 Gelar Deklarasi 'Kami Mau Prabowo Presiden 2019'

Kalapas Sukamiskin Wahid Husen dan Suami Inneke Koesherawati Kena OTT KPK

Tsunami Media Maya, Kekerasan Bentuk Baru Tersembunyi

Demo Karyawan Pertamina: Copot Menteri BUMN dan Hentikan Jual Aset Pertamina

Fahri Hamzah: Cara Pemerintah Mengelola BUMN Mengkhawatirkan

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2