Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Pendidikan
SMPN 35 Kaur Boarding School Jadi Rebutan Murid Baru
2018-07-18 07:26:18
 

Tampak suasana saat sacara penyerahan murit baru di SMPN 35 Kaur Boarding School.(Foto: BH /aty)
 
KAUR, Berita HUKUM - Pentingnya sekolah yang baik bagi anak untuk memasuki tahun ajaran sekolah baru pada 2019, Sekolah berasrama SMPN 35 Kaur menjadi rebutan para anak didik se-kabupaten Kaur.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 35 Boarding School Kaur, Drs.Edy Supriyanto, M. TPd saat menyampaikan sambutan dihadapan ratusan wali murid dan murid baru tahun 2019 mengatakan, "sekolah berasrama ini memiliki dua metode ilmu IPTIK dan IPTAK sebagai metode yang selalu diberlakukan di sekolah ini. Harapannya kepada walimurid baru untuk kerjasamanya dalam mensosialisaikan tujuan sekolah ini untuk mendidik anak yang berkarakter," kata Edy, Selasa (17/7).

Tahun ini peserta anak didik yang daftar mencapai 500 anak yang ada diseluruh Kabupaten Kaur, namun Pihak sekolah hanya menerima 100 anak yang sudah melewati berbagai seleksi. Namun, pihak sekolah memberikan batasan kepada anak didik harus dari keluarga yang kurang mampu, yang membawa bukti keterangan miskin dari kepala desa tempat domisili yang bersangkutan.

Edi menambahkan bahwa, "sekolah di asrama ini pasti ada tantangan dalam menempuh pendidikan ini selama tiga tahun, seperti jauh dari orangtua, bangun tidur diatur, makan diatur, sholat diatur, serta lainnya, Tapi dari proses pembelajaran ini secara tegas tanggung jawab pihak sekolah," ungkap Edi.

Sementara, Win Sidi salah seorang wali murid, warga desa Papahan, kecamatan Kinal, Kabupaten Kaur mengatakan, "ketertarikan di SMPN 35 Kaur ini, menilai dari alumni yang sudah tamat, sangat memiliki kelebihan dari tamatan sekolah lain. Dan sekolah ini berprestasi di kabupaten kaur. Bahkan telah banyak mendapatkan prestasi di provinsi dan nasional. Sebagai orang tua merasakan nyaman kalau anak didik belajar di sini," ungkap Winsidi.(bh/aty)



 

 
   Berita Terkait > Pendidikan
 
  Keberlangsungan SMK Ma'arif Kaur Butuh Perhatian Pemerintah dan Warga NU
  Dana Hibah Kemdikbud Rp2,5 Milyar ke SMK IT Kaur Tuai Pertanyaan Masyarakat
  RUU Pesantren dan Pendidikan Agama Harus Dikawal Khusus
  PRM Akan Beri Masukan ke DPR Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan Agama
  Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto Kini Menyandang Gelar Magister Hukum
 
ads

  Berita Utama
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang

Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M

BPN Menang 2 Gugatan di Bawaslu: Bukti Konstitusional, Bukan Makar

 

  Berita Terkini
 
Wartawan Korban Penganiyaan Mengklarifikasi terkait Jumpa Pers Pemda Kaur

Emak Emak Militan

Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat 22 Mei, Ini Pesan Muhammadiyah DKI Jakarta

Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai

Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2