Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Sabu Rp34 Miliar Terungkap, 1 WN Malaysia dan 1 Warga Singkawang Ditembak Mati
2017-08-08 10:10:06
 

Press Release Penyelundupan 17.541 gram shabu dari Kuching Malaysia melalui PLB Jagoi Babang Kalimantan Barat (7/8).(Foto: Istimewa)
 
SINGKAWANG, Berita HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, bersama Polda Kalimantan Barat, BNNP, dan Bea Cukai, berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 17.541 gram.

Hal itu terungkap dalam press release yang digelar di Mapolda Kalbar, Senin (7/8)).

Press release tersebut dihadiri oleh Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari, Kapolda Kalbar Irjen Pol Erwin Triwanto, Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Nasrullah, Kepala Kemenkumham Kalbar, petugas Kajati Kalbar, dan Kepala Bea Cukai Kalbar Syafrullah.

Sebanyak tujuh orang diduga pelaku penyelundupan sabu berhasil diamankan petugas. Dua di antaranya terpaksa ditembak mati karena berupaya melarikan diri dan melakukan perlawanan.

Pelaku yang meninggal adalah Ahoi warga negara Malaysia, yang berperan sebagai supplier sabu, dan Alaw warga Kota Singkawang, Kalbar, yang berperan sebagai penghubung buyer dan supplier. Keduanya dilumpuhkan dengan tembakan dan dinyatakan meninggal setiba di rumah sakit.

"Kedua tersangka tersebut, berinisial AH warga negara Malaysia, dan APE warga Indonesia (Singkawang)," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen (Pol) Arman Depari di Mapolda Kalbar, Senin (7/8).

Pelaku yang meninggal adalah Ahoi warga negara Malaysia, yang berperan sebagai supplier sabu, dan APE warga Kota Singkawang yang berperan sebagai penghubung buyer dan supplier.

Menurut Arman, atas terungkapnya kasus itu, BNN langsung melakukan pengembangan sehingga pada hari yang sama ditangkap lima tersangka berinisial RP, AV, MY, DZ dan TF.

Sabu-sabu itu mereka selundupkan dari Kuching, Malaysia melalui Pos Lintas Batas, Jagoi Babang. Dari 17,5 kg sabu yang berhasil diamankan petugas, diperkirakan harganya sebesar Rp34 miliar.

Barang bukti lain yang dibawa adalah 18 unit handphone, dua unit mobil Calya, KTP dan SIM para tersangk, uang tunai dan rekening bank.(Tribratanews.com/PNCPoldaKalbar/detak/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi
  Tangkal Narkoba, Regulasi Perlu Dibenahi
  Polisi Ungkap Jaringan Narkoba Lapas Cipinang dengan 17 Kg Sabu dan 17 Ribu Ekstasi
  Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
  Polres Jakarta Barat Mengungkap dan Memusnahkan Berbagai Jenis Narkoba
 
ads

  Berita Utama
Operasi Premanisme, Jatanras Polda Metro Tangkap 2 Pelaku Jambret Tas ATM

4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi

Polda Metro Jaya dan Perum Bulog Melakukan Operasi Pasar di Jabodetabek

Majelis Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Pungli Abun dan Elly

 

  Berita Terkini
 
Haedar: Muhammadiyah Organisasi Tengahan yang Kokoh pada Prinsip

Puluhan Ribu Anak Dirundung-Seksual di Gereja, Sekolah dan Klub Olahraga Australia

Operasi Premanisme, Jatanras Polda Metro Tangkap 2 Pelaku Jambret Tas ATM

MK Tolak Uji Aturan Iklan Rokok

MK Tolak Uji Aturan Pemakaian Toga di Pengadilan

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2