Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
PDIP
Sambut 90 Tahun Hari Sumpah Pemuda, PDI Perjuangan Gelar Kegiatan "Satu Indonesia Kita" untuk Anak Muda
2018-10-24 04:37:48
 

PDI Perjuangan saat gelar konferensi pers terkait persiapan kegiatan dalam memperingati hari Sumpah Pemuda ke-90.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - PDI Perjuangan akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan untuk generasi muda. Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang ke-90, dan bertujuan agar anak-anak muda dapat ikut terlibat dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga, Sukur H Nababan mengatakan, anak-anak muda yang tidak sedikit jumlahnya itu memiliki hak untuk berdemokrasi dengan karakter mereka masing-masing. Ia menilai generasi muda sekarang masih cenderung apatis dalam membangun bangsa.

"Anak muda zaman now, hampir lebih dari 35 persen dari struktur yang memiliki hak di dalam proses demokrasi di republik ini. Kalau kita lihat karakter anak muda sekarang, kadang kita berpikir sulit memilih. Menarik (anak muda) sehingga mereka ikut membangun bangsa kita," ujar Sukur dalam konferensi pers persiapan peringatan hari Sumpah Pemuda dengan tema '#01INDONESIAKITA', di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (23/10).

"Kelihatan mereka apatis, tidak peduli. Kelihatan asik dunia sendiri. Tapi kami, PDI Perjuangan, memahami bahwa anak muda milenial sekarang tidak sulit untuk kita ajak berkontribusi," kata Sukur.

Serangkaian kegiatan yang melibatkan puluhan artis ibu kota ini akan dilaksanakan selama 2 hari, 27 dan 28 Oktober 2018. Sukur Nababan menjelaskan, untuk hari pertama kegiatan dimulai dengan lomba mengirimkan surat cinta untuk Tanah Air, membuat vlog dan selanjutnya diadakan diskusi bertemakan kebangsaan Indonesia.

Sukur mengatakan lomba menulis surat cinta Tanah Air merupakan masukan langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Lomba menulis surat digelar agar membiasakan anak muda kembali menulis melalui secarik kertas.

"Surat cinta untuk negeri yang merupakan ide Ketua Umum kami untuk menggagas lagi bagaimana menulis surat. Zaman kita menulis pakai tangan dan zaman pos. Sangat baik dilaksanakan," tuturnya.

Sementara pada puncak perayaan Hari Sumpah Pemuda, PDIP akan menggelar konser yang mengangkat nasionalisme dengan lantunan lagu perjuangan. Konser itu juga akan dikemas dengan karakter anak muda saat ini.

"Lagu perjuangan dan nasionalisme yang kami kemas secara milenial. Kami mengajak anak muda. Maka dengan cara seperti itu kami percaya, anak muda ke depan akan menjadi bagian, bukan lagi menjadi objek. Mereka akan menjadi bagian dari stakeholder," tutupnya.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > PDIP
 
  PDIP Dukung Gibran, Pengamat: Dinasti Politik Jokowi Dimulai
  PDIP, Maju Kena Mundur Kena
  Buntut Pembakaran Bendera PDIP, Ini Penjelasan Korlap ANAK NKRI
  Pembakar Bendera PDI Perjuangan Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
  PDIP Bersiap Buka Pintu Darurat?
 
ads1

  Berita Utama
Upaya Normalisasi Hubungan dengan Israel Tidak dapat Diterima

Ngobrol Santai Presiden Ahmad Syaikhu, Pimpin PKS dengan Cara Asyik

Inilah Alasan Din Syamsuddin dan Tengku Zulkarnain Tidak Lagi Jadi Pengurus MUI

Resmi Jadi Tersangka, Edhy Prabowo Nyatakan Mundur dari Waketum Gerindra dan Menteri KKP

 

ads2

  Berita Terkini
 
Tim Pemburu Covid-19 Siap Tindak Tegas Pelanggar Prokes di Wilayah Hukum Polda Metro

Haedar Nashir: Muslim yang Kuat adalah Muslim yang Bertangan di Atas

Wartawan di Polda Metro Jaya Jalani Rapid Test Gratis

Polri Akan Tindak Tegas Siapapun Yang Halangi Proses Penegakkan Hukum

Polri: Veronica Koman Provokator, Papua Masih Sah di Bawah NKRI

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2