Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Ahmad Dhani Kecewa, Kementerian Seni dan Industri Kreatif Dipertidak
JAKARTA, Berita HUKUM - Di Rumah Pinang Mas Pondok Indah Jakarta Selatan, Ahmad Dhani mengumumkan re

Panglima TNI Bekali Wawasan Kebangsaan Anggota DPD RI
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal Dr. Moeldoko memberikan Pembekalan dan Pemantapan Wawa

Fadli Zon: Kita Masih Waras, Tak Mau Buat Presiden Tandingan
JAKARTA, Berita HUKUM - Koalisi Indonesia Hebat (KIH) menggelar rapat Paripurna tandingan sebagai ta

Panglima TNI beri Ceramah ICIS
DEPOK, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko sebagai pembicara dalam acara Internati

Cina Tangkap Ratusan Tersangka Koruptor di Luar Negeri
CINA, Berita HUKUM - Pemerintah Cina menyatakan telah menangkap 180 orang yang dicurigai melakukan k

Quo Vadis Rancangan UU Tentang Kawasan Pariwisata Khusus
Oleh: Zaqiu Rahman, SH., MH.

INDONESIA merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan alam y

Ketua DPRD Samarinda: Mantan Kadis Bina Marga Harus Menjelaskan Dibatalkannya Lelang Proyek Semani Tahap II
SAMARINDA, Berita HUKUM - Dibatalkannya lelang proyek paket Semani tahap II dengan program multiyear

Polisi Dinilai Lamban Menangani Kasus Penipuan Milyaran Rupiah oleh Dr Chaeruddin
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kepolisian Resort Kota Samarinda wilayah hukum Polda Kalimantan Timur (Kal

   

  Berita Terkini >>
   
Ahmad Dhani Kecewa, Kementerian Seni dan Industri Kreatif Dipertidak
Panglima TNI Bekali Wawasan Kebangsaan Anggota DPD RI
Fadli Zon: Kita Masih Waras, Tak Mau Buat Presiden Tandingan
Panglima TNI beri Ceramah ICIS
Cina Tangkap Ratusan Tersangka Koruptor di Luar Negeri
Quo Vadis Rancangan UU Tentang Kawasan Pariwisata Khusus

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Ahmad Dhani Kecewa, Kementerian Seni dan Industri Kreatif Dipertidak
Fadli Zon: Kita Masih Waras, Tak Mau Buat Presiden Tandingan
Ketua DPRD Samarinda: Mantan Kadis Bina Marga Harus Menjelaskan Dibatalkannya Lelang Proyek Semani Tahap II
Polisi Dinilai Lamban Menangani Kasus Penipuan Milyaran Rupiah oleh Dr Chaeruddin
Eksistensi Artis dan Narkotika
Dipindahkan ke Bandung, KY Tidak Periksa Hakim Soeprapto

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Ganja
Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ungkap kasus narkotika jenis ganja, shabu dan heroin
Friday 19 Oct 2012 22:39:16
 
Aparat Kepolisian Dengan Barang Bukti Narkoba hasil tangkapan.(Foto:Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ungkap kasus narkotika jenis ganja, shabu dan heroin

Jakarta 18 Oktober 2012 pukul 11.00 wib, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan Press Release di Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat mendapat informasi tentang adanya transaksi Narkotika dan pengedar Narkotika. Setelah adanya informasi dimaksud, Kapolres Metro Jakarta Pusat (Kombes Pol. Drs. A. R. Yoyol) memerintahkan Kasat Res Narkoba (AKBP Apollo Sinambela) untuk segera melakukan penyelidikan.

Selanjutnya Kanit I dan Kanit II Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dan anggota ditugaskan untuk menyelidiki pelaku dan modus operasinya. Setelah jaringan dan modusnya diketahui, pada tanggal 02 Oktober 2012 di bukit duri Jakarta Selatan, tim berhasil mengamankan seorang tersangka berikut barang bukti ganja sebanyak 50 Kg. Pada tanggal 05 Oktober 2012 di jalan kebon jeruk, Jakarta Barat, diamankan juga seorang tersangka berikut barang bukti shabu sebanyak 54 Gram.

Kemudian pada tanggal 06 Oktober 2012 di matraman, jakarta pusat, Tim berhasil mengamankan seorang tersangka berikut barang bukti ganja sebanyak 1 Kg dan pada tanggal 13 Oktober 2012 di jalan condet Jakarta Timur, tim berhasil mengamankan tersangka berikut barang bukti shabu sebanyak 1 Kg dan heroin 50 Gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka merupakan pengedar Narkotika di wilayah Jakarta. Dalam melaksanakan operasinya, sebagian pengedar merupakan kaki tangan bandar yang sudah mendekam di dalam penjara.

BARANG BUKTI :
- Ganja 75 paket ( lima puluh satu Kilogram )
- Shabu 14 paket ( satu Kilogram )
- Heroin 1 paket ( lima puluh Gram )
- 3 unit alat timbang
- Motor
- 2 unit handphone
- Buku tulis yang berisi transaksi narkoba
Jumlah rupiah: sekitar Dua Milyar rupiah

MODUS OPERANDI :
Para tersangka merupakan pengedar atau penjual narkotika.
LANGKAH YANG DIAMBIL PENYIDIK :
- Melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi
- Melakukan penyelidikan terhadap jaringan
- Mengumpulkan dan mengamankan barang bukti serta melengkapi administrasi penyidikan

PASAL YANG DIKENAKAN KEPADA PARA PELAKU :
Terhadap tersangka inisial J.P dan B.N
Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Yaitu tanpa hak melawan hukum menjual, menjadi perantara jual beli, menyerahkan narkotika gol I bukan tnaman beratnya melebihi 5 Gram dan menyimpan, memiliki, menguasai, narkotika gol I bukan tanaman beratnya melebihi 5 Gram, diancam hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun dan denda minimal Rp. 1.000.000.000 (satu Milyar) maksimal 10.000.000.000 (sepuluh Milyar).

Terhadap tersangka inisial S.A dan S
Pasal 114 ayat (2) Sub 111 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Yaitu tanpa hak melawan hukum menjual, menjadi perantara jual beli, menyerahkan narkotika gol I dalambentuk tanaman beratnya melebihi 1 Kg dan menyimpan, memiliki, menguasai narkotika gol I dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 Kg, diancam hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun denda minimal Rp. 1.000.000.000 (satu Milyar) maksimal 10.000.000.000 (sepuluh Milyar).(rls/dhm/bhc/sya)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com