Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Ruwatan #ZebraCross Kebun Sirih Dalam
JAKARTA, Berita HUKUM - Di akhir pekan penghujung bulan Oktober ini, sekitar pukul 15.00 Wib hingga

Sofyan Djalil dan Konsep yang Belum Tuntas
Oleh: Edy Mulyadi*

ADA yang baru dari drama persiapan pengumuman kabinet Jokowi-JK. Nama Sofyan D

Mesir Umumkan Status Darurat di Sinai
MESIR, Berita HUKUM - Mesir menetapkan status darurat selama tiga bulan di sebagian wilayah semenanj

Ratusan Ekor Sapi Mati Akibat Kekeringan
KUPANG, Berita HUKUM- Ratusan ekor sapi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT)

UU Administrasi Pemerintahan Mewujudkan Pemerintahan Yang Good Governance?
Oleh: Mardisontori, LLM

DIPENGHUJUNG periode keanggotaan DPR RI tahun 2009-2014, Pemerintah be

KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
ACEH, Berita HUKUM - Guru Pendidikan Agama Islam yang mengajar pada SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA di

Prajurit TNI Renovasi Rumah Penduduk Miskin di Kediri
KEDIRI, Berita HUKUM - Ratusan prajurit TNI berbaur dengan warga masyarakat melakukan aksi mulia den

Tidak Ada ‘Auto Pilot’, Wapres Bantah Pemerintah Tidak Jalan
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menegaskan, tidak ada istilah ‘auto pilo

   

  Berita Terkini >>
   
Ruwatan #ZebraCross Kebun Sirih Dalam
Sofyan Djalil dan Konsep yang Belum Tuntas
Mesir Umumkan Status Darurat di Sinai
Ratusan Ekor Sapi Mati Akibat Kekeringan
UU Administrasi Pemerintahan Mewujudkan Pemerintahan Yang Good Governance?
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Ruwatan #ZebraCross Kebun Sirih Dalam
Sofyan Djalil dan Konsep yang Belum Tuntas
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
Menimbang Kualitas yang Berhak Menduduki Kursi Puncak Adhyaksa
Panda Nababan: Melibatkan KPK dan PPTAK Itu Ide Megawati Bukan dari Presiden Jokowi
Mengenal Lebih Dalam Tata Cara Pembentukan UU di DPR

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Ganja
Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ungkap kasus narkotika jenis ganja, shabu dan heroin
Friday 19 Oct 2012 22:39:16
 
Aparat Kepolisian Dengan Barang Bukti Narkoba hasil tangkapan.(Foto:Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ungkap kasus narkotika jenis ganja, shabu dan heroin

Jakarta – 18 Oktober 2012 pukul 11.00 wib, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan Press Release di Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat mendapat informasi tentang adanya transaksi Narkotika dan pengedar Narkotika. Setelah adanya informasi dimaksud, Kapolres Metro Jakarta Pusat (Kombes Pol. Drs. A. R. Yoyol) memerintahkan Kasat Res Narkoba (AKBP Apollo Sinambela) untuk segera melakukan penyelidikan.

Selanjutnya Kanit I dan Kanit II Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dan anggota ditugaskan untuk menyelidiki pelaku dan modus operasinya. Setelah jaringan dan modusnya diketahui, pada tanggal 02 Oktober 2012 di bukit duri Jakarta Selatan, tim berhasil mengamankan seorang tersangka berikut barang bukti ganja sebanyak 50 Kg. Pada tanggal 05 Oktober 2012 di jalan kebon jeruk, Jakarta Barat, diamankan juga seorang tersangka berikut barang bukti shabu sebanyak 54 Gram.

Kemudian pada tanggal 06 Oktober 2012 di matraman, jakarta pusat, Tim berhasil mengamankan seorang tersangka berikut barang bukti ganja sebanyak 1 Kg dan pada tanggal 13 Oktober 2012 di jalan condet Jakarta Timur, tim berhasil mengamankan tersangka berikut barang bukti shabu sebanyak 1 Kg dan heroin 50 Gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka merupakan pengedar Narkotika di wilayah Jakarta. Dalam melaksanakan operasinya, sebagian pengedar merupakan kaki tangan bandar yang sudah mendekam di dalam penjara.

BARANG BUKTI :
- Ganja 75 paket ( lima puluh satu Kilogram )
- Shabu 14 paket ( satu Kilogram )
- Heroin 1 paket ( lima puluh Gram )
- 3 unit alat timbang
- Motor
- 2 unit handphone
- Buku tulis yang berisi transaksi narkoba
Jumlah rupiah: sekitar Dua Milyar rupiah

MODUS OPERANDI :
Para tersangka merupakan pengedar atau penjual narkotika.
LANGKAH YANG DIAMBIL PENYIDIK :
- Melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi
- Melakukan penyelidikan terhadap jaringan
- Mengumpulkan dan mengamankan barang bukti serta melengkapi administrasi penyidikan

PASAL YANG DIKENAKAN KEPADA PARA PELAKU :
Terhadap tersangka inisial J.P dan B.N
Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Yaitu tanpa hak melawan hukum menjual, menjadi perantara jual beli, menyerahkan narkotika gol I bukan tnaman beratnya melebihi 5 Gram dan menyimpan, memiliki, menguasai, narkotika gol I bukan tanaman beratnya melebihi 5 Gram, diancam hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun dan denda minimal Rp. 1.000.000.000 (satu Milyar) maksimal 10.000.000.000 (sepuluh Milyar).

Terhadap tersangka inisial S.A dan S
Pasal 114 ayat (2) Sub 111 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Yaitu tanpa hak melawan hukum menjual, menjadi perantara jual beli, menyerahkan narkotika gol I dalambentuk tanaman beratnya melebihi 1 Kg dan menyimpan, memiliki, menguasai narkotika gol I dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 Kg, diancam hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun denda minimal Rp. 1.000.000.000 (satu Milyar) maksimal 10.000.000.000 (sepuluh Milyar).(rls/dhm/bhc/sya)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com