Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Pasukan AS Boleh Menyerang Taliban Setelah 2014
WASHINGTON, Berita HUKUM - Pasukan Amerika Serikat di Afghanistan akan diizinkan untuk menyerang sas

Aktivis Kutamakmur: Aceh Jangan Telan Ludah Sendiri
ACEH, Berita HUKUM - Publications and documentation fields Student Committee and the Student Kutamak

Korban Pemerasan dan Pengancaman Briptu Romi Lapor ke Propam Polda Aceh
ACEH, Berita HUKUM - Korban pemerasan dan pengancaman yang dilakukan oleh Briptu Romi oknum Polisi D

KPK Raih Penghargaan National Procurement Award 2014
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat penghargaan National Procurement

TPI Siap Siaran dan Segera Beroperasi Kembali
JAKARTA, Berita HUKUM - Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) segera akan kembali lagi beroperasi. Set

Kapal Terbesar Berlayar Menuju Rotterdam, Belanda
BELANDA, Berita HUKUM - Kapal terbesar di dunia yang mampu mengangkut anjungan minyak sudah mulai be

237 Izin Usaha Pertambangan Dicabut
PALEMBANG, Berita HUKUM - Sebanyak 237 izin usaha pertambangan di 4 provinsi di Sumatera bagian sela

Karena Hamil Yusra Selamat dari Sabetan Cemeti Rotan Algojo
ACEH, Berita Hukum - Pengadilan Negeri Syari'ah Kota Langsa pada, Jum'at (21/11) kembali mengeksekus

   

  Berita Terkini >>
   
Pasukan AS Boleh Menyerang Taliban Setelah 2014
Aktivis Kutamakmur: Aceh Jangan Telan Ludah Sendiri
Korban Pemerasan dan Pengancaman Briptu Romi Lapor ke Propam Polda Aceh
KPK Raih Penghargaan National Procurement Award 2014
TPI Siap Siaran dan Segera Beroperasi Kembali
Kapal Terbesar Berlayar Menuju Rotterdam, Belanda

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Korban Pemerasan dan Pengancaman Briptu Romi Lapor ke Propam Polda Aceh
TPI Siap Siaran dan Segera Beroperasi Kembali
237 Izin Usaha Pertambangan Dicabut
Pemilik Saham Blue Bird Taxi, Mintarsih A. Latief Ajukan Laporan ke KPPU
Dir Intelkam Polda Aceh Bantah Briptu Romi Anggota Intel
Demokrat: Kenaikan Harga BBM tak Sesuai Janji Kampanye Jokowi-JK

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Ganja
Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ungkap kasus narkotika jenis ganja, shabu dan heroin
Friday 19 Oct 2012 22:39:16
 
Aparat Kepolisian Dengan Barang Bukti Narkoba hasil tangkapan.(Foto:Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ungkap kasus narkotika jenis ganja, shabu dan heroin

Jakarta 18 Oktober 2012 pukul 11.00 wib, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan Press Release di Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat mendapat informasi tentang adanya transaksi Narkotika dan pengedar Narkotika. Setelah adanya informasi dimaksud, Kapolres Metro Jakarta Pusat (Kombes Pol. Drs. A. R. Yoyol) memerintahkan Kasat Res Narkoba (AKBP Apollo Sinambela) untuk segera melakukan penyelidikan.

Selanjutnya Kanit I dan Kanit II Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dan anggota ditugaskan untuk menyelidiki pelaku dan modus operasinya. Setelah jaringan dan modusnya diketahui, pada tanggal 02 Oktober 2012 di bukit duri Jakarta Selatan, tim berhasil mengamankan seorang tersangka berikut barang bukti ganja sebanyak 50 Kg. Pada tanggal 05 Oktober 2012 di jalan kebon jeruk, Jakarta Barat, diamankan juga seorang tersangka berikut barang bukti shabu sebanyak 54 Gram.

Kemudian pada tanggal 06 Oktober 2012 di matraman, jakarta pusat, Tim berhasil mengamankan seorang tersangka berikut barang bukti ganja sebanyak 1 Kg dan pada tanggal 13 Oktober 2012 di jalan condet Jakarta Timur, tim berhasil mengamankan tersangka berikut barang bukti shabu sebanyak 1 Kg dan heroin 50 Gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka merupakan pengedar Narkotika di wilayah Jakarta. Dalam melaksanakan operasinya, sebagian pengedar merupakan kaki tangan bandar yang sudah mendekam di dalam penjara.

BARANG BUKTI :
- Ganja 75 paket ( lima puluh satu Kilogram )
- Shabu 14 paket ( satu Kilogram )
- Heroin 1 paket ( lima puluh Gram )
- 3 unit alat timbang
- Motor
- 2 unit handphone
- Buku tulis yang berisi transaksi narkoba
Jumlah rupiah: sekitar Dua Milyar rupiah

MODUS OPERANDI :
Para tersangka merupakan pengedar atau penjual narkotika.
LANGKAH YANG DIAMBIL PENYIDIK :
- Melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi
- Melakukan penyelidikan terhadap jaringan
- Mengumpulkan dan mengamankan barang bukti serta melengkapi administrasi penyidikan

PASAL YANG DIKENAKAN KEPADA PARA PELAKU :
Terhadap tersangka inisial J.P dan B.N
Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Yaitu tanpa hak melawan hukum menjual, menjadi perantara jual beli, menyerahkan narkotika gol I bukan tnaman beratnya melebihi 5 Gram dan menyimpan, memiliki, menguasai, narkotika gol I bukan tanaman beratnya melebihi 5 Gram, diancam hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun dan denda minimal Rp. 1.000.000.000 (satu Milyar) maksimal 10.000.000.000 (sepuluh Milyar).

Terhadap tersangka inisial S.A dan S
Pasal 114 ayat (2) Sub 111 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Yaitu tanpa hak melawan hukum menjual, menjadi perantara jual beli, menyerahkan narkotika gol I dalambentuk tanaman beratnya melebihi 1 Kg dan menyimpan, memiliki, menguasai narkotika gol I dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 Kg, diancam hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun denda minimal Rp. 1.000.000.000 (satu Milyar) maksimal 10.000.000.000 (sepuluh Milyar).(rls/dhm/bhc/sya)


Bookmark and Share

   Berita Terkait

 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com