Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Makar
Sekjen dan Presiden KSPI kembali Dipanggil Polda sebagai Saksi Dugaan Makar
2017-01-18 16:34:56
 

Ilustrasi. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) saat demo dan memberikan pernyataan kepada para wartawan.(Foto: BH /mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya kembali memanggil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal terkait dugaan makar. Tidak hanya Presiden KSPI, Sekretaris Jenderal KSPI Muhammad Rusdi juga kembali dipanggil pada, Rabu 18 Januari 2017 pukul 13.00 WIB.

Terkait dengan pemanggilan tersebut, keduanya menyatakan akan menghadiri pemanggilan tersebut. "Benar. Saya dipanggil sebagai saksi terkait dengan tindak pidana makar dan penghasutan untuk menjatuhkan pemerintahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 KUHP Jo Pasal 87 KUHP atas nama pelapor Ridwan Hanafi dan Kumadiyana, dengan tersangka Sri Bintang Pamungkas yang terjadi pada bulan Agustus 2016 sampai dengan tanggal 1 Desember 2016 di Jakarta," demikian ungkap Rusdi, sebagai Sekjen KSPI.

Rusdi menegaskan dirinya akan menghadiri pemanggilan tersebut. Menurutnya, pemanggilan dirinya sebagai saksi, merupakan kesempatan yang baik untuk menjelaskan bahwa organisasi serikat buruh KSPI tidak pernah merencanakan dan berpikiran untuk melakukan makar.

Tidak hanya Rusdi, Presiden KSPI Said Iqbal juga akan hadir.

"Kebetulan kami dipanggil bersamaan. Jadi saya dan bung Said Iqbal akan hadir bersamaan," katanya.

Terpisah, Said Iqbal mengatakan, dalam pemeriksaan besok, puluhan Pengacara dan ratusan buruh akan mendampinginya dalam pemeriksaan sebagai saksi terkait dengan tindak pidana makar dan penghasutan untuk menjatuhkan pemerintahan.

"Para buruh tidak terima perjuangan buruh yang menuntut PP 78/2015 direvisi dikaitkan dengan makar," tegas Iqbal.(bh/mnd)



 

 
   Berita Terkait > Makar
 
  Ahli: Frasa Makar Tak Dikenal di Negara Selain Indonesia
  5 Orang Tersangka Dugaan Permufakatan Makar Dikenakan Pasal 107 dan Pasal 110 KUHP
  Fadli Zon: Kasus Rizieq dan Makar Banyak Kejanggalan
  Sekjen dan Presiden KSPI kembali Dipanggil Polda sebagai Saksi Dugaan Makar
  Fahri Hamzah Siap Jadi Pengusul untuk Gulirkan Pansus Makar
 
ads

  Berita Utama
Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta

Partai Demokrat Serahkan Perusak Bendera dan Baliho di Pekanbaru ke Polisi

Tim Siber Bareskrim Polri Menangkap 3 Pelaku Pembobol Kartu ATM Mencapai Rp 2,5 Miliar

Fahri Hamzah Dukung Pansus Tercecernya KTP-el

 

  Berita Terkini
 
Didampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Presiden Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah di Riau

Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta

Senat AS: Hentikan Dukungan Amerika pada Arab Saudi dalam Perang di Yaman

Maduro Tuduh AS Ingin Membunuhnya dan Gulingkan Pemerintah Venezuela

Partai Demokrat Serahkan Perusak Bendera dan Baliho di Pekanbaru ke Polisi

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2