Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Obat Keras Daftar G
Subdit I Indag Ditreskrimsus PMJ Menangkap 7 Pelaku Penjual Obat Keras Daftar G
2019-02-07 14:17:12
 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono serta tim Subdit I Indag Ditreskrimsus PMJ saat jumpa pers, Kamis (7/2).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdirektorat (Subdit) 1 Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap 7 pelaku MY (19), MA (28), HS (29), MS (29), SF (29), ML (29) dan MD (18), mereka menjual obat keras masuk daftar G tanpa ijin edar. Total obat keras yang masuk daftar G yang disita berjumlah 13.003 butir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa penangkapan 7 tersangka ini, perkembangan dari kasus penangkapan tersangka di Jakarta Barat.

"Penangkapan ini hasil perkembangan kasus obat keras yang ada di Jakarta Barat. Ternyata obat keras yang masuk daftar G banyak beredar di wilayah Jakarta," terang Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (7/2).

Obat keras tersebut, tambah Argo, dijual bukan hanya di toko obat, bahkan mereka menjual di toko kosmetik.

"Obat keras daftar G yang dijual toko kosmetik Tramadol (tablet putih), Hexymer (tablet kuning), Trihexyphenidyl (Double Y), Alprazolam dan Double LL (tablet putih)," tutur Argo.

Pelaku penjual obat keras yang masuk daftar G, memperoleh obat-obatan dari sales.

Selanjutnya, Kasubdit I Indag Ditreskrimsus AKBP Sutarmo menambahkan bahwa pelaku menjual Hexymer (tablet kuning) yang telah dibungkus kecil-kecil perpaket.

"Hexymer ini adalah obat G yang masuk daftar keras dijual perpaket dan mereka jual di toko kosmetik tanpa ijin edar," kata Sutarmo.

Menurut Sutarmo, pihak orangtua agar memperhatikan anak-anaknya dan memeriksa tas sekolah, apakah ada ditemukan obat-obatan. Karena pelaku menjual obat-obatan yang masuk daftar G kepada anak sekolah SMP dan SMA, serta anak remaja.

Pelaku dikenakan pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) UU RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf a dan i, UU RI No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Obat Keras Daftar G
 
  Subdit I Indag Ditreskrimsus PMJ Menangkap 7 Pelaku Penjual Obat Keras Daftar G
 
ads

  Berita Utama
AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis Meliput Demo di DPR

Pemindahan Ibu Kota Butuh Kajian Mendalam

PAN Siap Ikuti Langkah PKS sebagai Oposisi

Pelaku Penganiyaan Wartawan Media Online Divonis 1 Bulan Penjara

 

  Berita Terkini
 
Komisi V Pertanyakan Kajian Pemerintah Terkait Pemindahan Ibu Kota

Diduga Rampas Kemerdekaan, Komunitas Jurnalis Riau Menyatakan Sikap Serta Laporkan Kejari dan Kejati Riau Kepada Kejagung RI

Presiden KSPI Akan Adukan Permasalahan ANTARA ke Presiden Jokowi, ITUC, dan ILO

Kebijakan Direksi ANTARA Dituding Sudah Melawan Nilai-Nilai Pancasila

AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis Meliput Demo di DPR

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2