Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Penipuan
Sukro Hadi Melaporkan Pemilik PT Kalimilk Indonesia ke Bareskri Polri terkait Penipuan
2017-02-21 00:17:09
 

Tampak Hendry selaku kuasa hukum Hadi Wijaya di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/2).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Diduga telah melakukan tindak penipuan dan penggelapan uang Sukro Hadi Wijaya, melaporkan pemilik PT. Kalimilk Indonesia, Fauzan Rachmansyah ke Bareskri Polri.

Sukron Adi Wijaya didampingi kuasa hukumnya Hendry Indraguna melaporkan pemilik PT. Kalimilk Indonesia, terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang sebesar 10 Miliar rupiah.

"Iya kami datang ke Kantor Bareskrim untuk melaporkan pemilik PT. Kalimilk, yang telah menggelapkan uang klien saya sebesar 10 miliar rupiah," ujar Hendry selaku kuasa hukum Hadi Wijaya di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/2) malam.

Menurut Hendry, kejadian ini berawal sejak tahun 2013 lalu, dimana Fauzi mendatangi keluarga Hadi yang terletak di jalan Jembatan Merah Perayan Kulon Sleman, Yogyakarta.
Fauzan mengajak Hadi untuk bergabung pada perusahaan yang sedang dipimpinnya saat itu.

"Dengan kata-kata manisnya serta sikap yang baik seperti orang yang taat beragama, sehingga kami menyetujui investasi sebesar 10 Miliar dengan tujuan mendapatkan keuntungan sebanyak Rp 400 juta perbulan, sesuai yang dijanjikan Fauzan kepada kami," katanya.

Namun dipertengahan jalan kata Hadi, Fauzan tidak menempati janjinya, dan lebih memilih menghindarkan darinya, ketika kami menghubunginya untuk menanyakan tentang uang sebanyak Rp10 miliar tersebut.

Sementara itu kuasa hukum Hadi, Hendry mengatakan pihaknya sudah melakukan somasi terhadap Fauzan. Namun, setelah 3x24 jam memberi waktu kepada Fauzan tidak menghiraukan. Akhirnya Fauzan, kami laporkan atas kasus ini ke Bareskrim Mabes Polri, setelah mendengar kabar bahwa Fauzan telah meninggalkan Yogja dan memilih untuk tinggal di Jakarta.

"Dengan harapan kejadian ini tidak akan terulang kembali kepada korban yang lain selain klien kami ini, semuanya kami percayakan sepenuhnya kepada Polisi atas kasus ini," tuturnya.

Laporan tersebut diterima oleh Bareskrim Polri dengan nomor polisi LP: /189/II/2017/Bareskrim tanggal 20 Februari 2017.

Berdasarkan nomor pelaporan tersebut, pelaku dijerat pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan Uang dengan ancaman pidana penjara maksial empat tahun penjara.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Penipuan
 
  Alamaak, Mengaku Cucu Prof Moeslim Taher, Pramugari Cantik Menipu
  Pengusaha Batubara Melapor ke Propam, Diduga Diperas Oknum Penyidik Polri
  Resmob Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Penipuan Berkedok Petugas PLN
  Kuasa Hukum Dhea Imut, Henry Indraguna Resmi Melaporkan Ekspedisi DHL ke Polda Metro
  Komisaris dan Direktur Asuransi Bumi Asih Jaya di Tahan Polisi
 
ads

  Berita Utama
4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi

Polda Metro Jaya dan Perum Bulog Melakukan Operasi Pasar di Jabodetabek

Majelis Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Pungli Abun dan Elly

Mengenal Kang Ajat Cagub Jabar yang Resmi Diusung Gerindra

 

  Berita Terkini
 
Pemprov DKI akan Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Sunter

Sesko TNI Harus Menjadi Pusat Keunggulan Berkelas Dunia

4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi

Polda Metro Jaya dan Perum Bulog Melakukan Operasi Pasar di Jabodetabek

Panglima TNI: APIP Wajib Tingkatkan Kemampuan Profesionalisme

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2