Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
Survei CRC: Mayoritas Muslim Memilih Prabowo-Sandi
2019-02-10 21:17:41
 

Terima kasih kepada seluruh pejuang politik Partai Gerindra. Terus bergerak dan berjuang demi tercapainya Indonesia menang yang adil dan makmur!.(Foto: @Gerindra)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga riset Celebes Riset Center (CRC) menyatakan, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin didominasi oleh pemilih non muslim. Sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto didominasi pemilih dari kalangan Islam.

"Jokowi-Ma'ruf cenderung didukung pemilih non muslim, angkanya sebesar 87,1 persen. Sedangkan pemilih Islam yang memilih hanya mencapai 51,9 persen," kata Direktur Eksekutif CRC Herman Heizer di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (10/2).

Sedangkan Prabowo-Sandi sebaliknya, yakni masyarakat muslim mendominasi kelas pemilih paslon nomo 02, sedangkan pemilih non muslim sebanyak 5,6 persen.

Sementara itu, berdasarkan klasifikasi wilayahnya, kata Herman, pasangan calon Jokowi-Ma'ruf didominasi oleh pemilih pedesaan, yakni 65,6 persen sedangkan di perkotaan hanya mencapai 44,9 persen.

"Untuk Prabowo-Sandi cenderung didominasi pemilih perkotaan, yakni sebesar 39,6 persen sedangkan di pedesaan 24,2 persen," jelas Herman.

Adapun lingkup penelitian adalah seluruh rakyat Indonesia yang sudah memiliki hak pilih yang sudah berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling dan memiliki toleransi kesalahan dugaan plus minus 2,83 persen pada selang kepercayaan 95.0 persen. Sampel berasal dari 34 provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional.

Hasil CRC menunjukkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalami peningkatan di beberapa daerah terutama Sumatera dan Maluku. Sebaliknya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengalami penurunan. Bahkan di Sumatera Prabowo-Sandi unggul.

Di Sumatera, elektabilitas Prabowo-Sandi 44,8 persen, sementara Jokowi-Ma'ruf hanya 37,6 persen. Elektabilitas Prabowo-Sandi melonjak dari sebelumnya tertinggal 37,1 persen pada September 2018.

Hasil elektabilitas berdasarkan pulau ini sejalan dengan sebaran demografi berdasarkan suku. Prabowo unggul di kalangan pemilih bersuku Minangkabau yakni 73,1 persen, Aceh 90,5 persen, dan Batak 67,7 persen.

Sementara, Prabowo juga memimpin di kalangan pengusaha yakni 42,9 persen. Prabowo juga unggul dalam pemilih terpelajar atau lulus perguruan tinggi dengan 44 persen suara sedangkan Jokowi 41,8 persen.(dr/mr/jawapos/cnnindonesia/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Demi Keutuhan NKRI, Jokowi-Titiek Soeharto Jadi Rekonsiliasi Politik Damai
  PKS: Lebih Baik Prabowo Nyatakan sebagai Oposisi ke Jokowi
  Rekonsiliasi dan Konstalasi Politik Pasca MRT
  Rekonsiliasi Trah Jokowi-Titiek, Mungkinkah Jadi Solusi Cegah Perpecahan Bangsa?
  Urungkan Niat Rekonsiliasi, Prabowo Selamat
 
ads

  Berita Utama
AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis Meliput Demo di DPR

Pemindahan Ibu Kota Butuh Kajian Mendalam

PAN Siap Ikuti Langkah PKS sebagai Oposisi

Pelaku Penganiyaan Wartawan Media Online Divonis 1 Bulan Penjara

 

  Berita Terkini
 
Komisi V Pertanyakan Kajian Pemerintah Terkait Pemindahan Ibu Kota

Diduga Rampas Kemerdekaan, Komunitas Jurnalis Riau Menyatakan Sikap Serta Laporkan Kejari dan Kejati Riau Kepada Kejagung RI

Presiden KSPI Akan Adukan Permasalahan ANTARA ke Presiden Jokowi, ITUC, dan ILO

Kebijakan Direksi ANTARA Dituding Sudah Melawan Nilai-Nilai Pancasila

AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis Meliput Demo di DPR

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2